Runtut.com
InternasionalBreaking News

Lonjakan Harga Gas LNG Eropa Tembus 100 Euro Bayangi Krisis Energi Musim Dingin

Melonjak tiga kali lipat, harga gas LNG di Eropa menyentuh level tertinggi dalam 4 tahun dan memicu ancaman krisis energi musim dingin.

3 menit baca
3
Kapal pengangkut LNG.
Kapal pengangkut LNG. — aerial-drone/AdobeStock

Situasi tersebut diperparah oleh kekhawatiran geopolitik yang terus berlanjut, termasuk spekulasi potensi eskalasi militer lanjutan di kawasan Timur Tengah yang melibatkan Amerika Serikat (AS) pasca-pemilu paruh waktu. Ketegangan global ini secara langsung mendongkrak biaya premi risiko komoditas energi di pasar internasional.

Tidak hanya faktor konflik eksternal, kebijakan internal Uni Eropa turut memperbesar volatilitas harga di pasar gas regional. Berdasarkan jadwal resmi, Uni Eropa bersiap memberlakukan embargo total terhadap seluruh impor gas alam asal Rusia mulai Januari mendatang. 

Kebijakan strategis jangka panjang untuk melepaskan diri dari ketergantungan energi Moskow ini di satu sisi menjadi langkah kemandirian, namun di sisi lain memicu instabilitas pasokan jangka pendek yang membebani industri serta konsumen domestik.

Kendati upaya pengisian cadangan terus digenjot, data dari Badan Kerja Sama Regulator Energi Uni Eropa (ACER) per 21 Oktober mencatat bahwa tingkat penyimpanan gas alam di antara negara-negara anggota baru mencapai 75 persen dari total kapasitas maksimal. 

Angka tersebut sendiri masih berada jauh di bawah target ambisius yang dicanangkan Uni Eropa, di mana volume cadangan gas di dalam negeri seharusnya sudah harus mencapai minimal 90 persen menjelang batas waktu 1 November setiap tahunnya.

Kombinasi antara hambatan geopolitik, lonjakan permintaan musiman, tenggat waktu sanksi impor, serta minimnya cadangan strategis membuat pasar energi Eropa berada dalam posisi yang sangat rentan. 

Para analis memperkirakan volatilitas harga gas ini masih akan terus berlanjut dalam beberapa pekan ke depan seiring dengan semakin dekatnya bulan-bulan musim dingin dan ketidakpastian pasokan global yang belum menunjukkan tanda-tanda mereda.

Punya keberatan terhadap pemberitaan ini? Ajukan Hak Jawab

Komentar

Email tidak akan dipublikasikan. Komentar dimoderasi sebelum tampil.

Memuat komentar...

Artikel Terkait

Lihat semua
Buntut Hinaan pada Mao Zedong, Mbappe Kehilangan Rp544 Milyar dan Diboikot TiongkokBreaking
Internasional

Buntut Hinaan pada Mao Zedong, Mbappe Kehilangan Rp544 Milyar dan Diboikot Tiongkok

Ejek Mao Zedong, Kylian Mbappe rilis permintaan maaf terbuka usai terancam boikot media dan pemutusan sponsor dari Tiongkok.

Rani Masida· 2 jam lalu
Kemenangan Gerakan Mahasiswa Serbia Buka Jalan Reformasi, Pemerintahan Baru Hadapi Ujian
Internasional

Kemenangan Gerakan Mahasiswa Serbia Buka Jalan Reformasi, Pemerintahan Baru Hadapi Ujian

Studentska Lista resmi mengakhiri dominasi Aleksandar Vučić. Hasil pemilu sekaligus menjadi momentum penting bagi gerakan pro-demokrasi anak muda di benua Eropa

Lusianti Dwi Cahyani· 2 jam lalu
Apa Dampak Pemilu Israel terhadap Prospek Gencatan Senjata di Timur Tengah?Breaking
Internasional

Apa Dampak Pemilu Israel terhadap Prospek Gencatan Senjata di Timur Tengah?

Kebuntuan Pemilu Israel memunculkan pertanyaan tentang arah kebijakan Gaza, konflik dengan Iran, dan hubungan diplomatik Israel dengan negara sekutunya.

Rani Masida· 3 jam lalu
Setelah 14 Tahun, Indonesia dan Tiongkok Kembali Gelar Latihan Militer Bersama
Internasional

Setelah 14 Tahun, Indonesia dan Tiongkok Kembali Gelar Latihan Militer Bersama

Setelah vakum selama 14 tahun, Indonesia dan Tiongkok resmi memulihkan kerja sama militer lewat latihan antiteror bersama "Sharp Knife 2026"

Rani Masida· 1 hari lalu
Sejarah Perlawanan Mahasiswa Serbia dalam Mengguncang Dominasi Aleksandar Vučić
Internasional

Sejarah Perlawanan Mahasiswa Serbia dalam Mengguncang Dominasi Aleksandar Vučić

Gerakan mahasiswa Serbia melalui Student List memenangkan pemilu parlemen 2026 dan mengakhiri dominasi politik Aleksandar Vučić setelah protes antikorupsi.

Rani Masida· 2 hari lalu
Perbatasan Korea Memanas, Moncong Artileri Korut Terpantau Jelas dari Korsel
Internasional

Perbatasan Korea Memanas, Moncong Artileri Korut Terpantau Jelas dari Korsel

Eskalasi militer di perbatasan Korea kembali memanas seiring penampakan artileri swagerak Pyongyang yang disiagakan terbuka di Kaepung.

Rani Masida· 4 hari lalu