Runtut.com
InternasionalBreaking News

Lonjakan Harga Gas LNG Eropa Tembus 100 Euro Bayangi Krisis Energi Musim Dingin

Melonjak tiga kali lipat, harga gas LNG di Eropa menyentuh level tertinggi dalam 4 tahun dan memicu ancaman krisis energi musim dingin.

3 menit baca
3
Kapal pengangkut LNG.
Kapal pengangkut LNG. — aerial-drone/AdobeStock

RUNTUT.COM – Krisis energi global kembali membayangi kawasan Benua Eropa setelah harga gas alam cair atau liquefied natural gas (LNG) di Eropa meroket tajam hingga menyentuh level tertinggi dalam kurun waktu empat tahun terakhir. Lonjakan harga yang drastis ini mengingatkan kembali pada memori kelam krisis energi parah yang sempat melanda kawasan tersebut pada akhir tahun 2022 silam.

Berdasarkan perdagangan di bursa energi berjangka Belanda (Dutch TTF) pada Selasa (28/10) waktu setempat, kontrak gas alam berjangka bulan depan dilaporkan melonjak lebih dari 4 persen hingga menyentuh angka 100,9 euro per megawatt-jam (MWh). 

Angka fantastis ini menandai kali pertama acuan harga gas Eropa tersebut melampaui level psikologis 100 euro sejak Desember 2022, ketika pasar energi dunia terguncang hebat akibat meletusnya perang di Ukraina.

Lonjakan harga yang masif ini merefleksikan kerentanan struktural ekonomi Eropa terhadap dinamika geopolitik global mengingat tingkat ketergantungan pasokan energi dari luar negeri yang sangat tinggi. 

Catatan pasar menunjukkan bahwa sebelum eskalasi konflik di kawasan yang melibatkan Iran pada awal tahun ini, harga kontrak berjangka TTF sempat stabil di kisaran 30 euro per MWh. Artinya, nilai komoditas energi tersebut kini telah meroket lebih dari tiga kali lipat dalam kurun waktu kurang dari setahun.

Tren kenaikan harga yang agresif ini semakin tak terkendali seiring dengan kepanikan pasar dalam mempercepat proses pengisian cadangan energi menjelang datangnya musim dingin. 

Punya keberatan terhadap pemberitaan ini? Ajukan Hak Jawab

Komentar

Email tidak akan dipublikasikan. Komentar dimoderasi sebelum tampil.

Memuat komentar...

Artikel Terkait

Lihat semua
Buntut Hinaan pada Mao Zedong, Mbappe Kehilangan Rp544 Milyar dan Diboikot TiongkokBreaking
Internasional

Buntut Hinaan pada Mao Zedong, Mbappe Kehilangan Rp544 Milyar dan Diboikot Tiongkok

Ejek Mao Zedong, Kylian Mbappe rilis permintaan maaf terbuka usai terancam boikot media dan pemutusan sponsor dari Tiongkok.

Rani Masida· 1 jam lalu
Kemenangan Gerakan Mahasiswa Serbia Buka Jalan Reformasi, Pemerintahan Baru Hadapi Ujian
Internasional

Kemenangan Gerakan Mahasiswa Serbia Buka Jalan Reformasi, Pemerintahan Baru Hadapi Ujian

Studentska Lista resmi mengakhiri dominasi Aleksandar Vučić. Hasil pemilu sekaligus menjadi momentum penting bagi gerakan pro-demokrasi anak muda di benua Eropa

Lusianti Dwi Cahyani· 1 jam lalu
Apa Dampak Pemilu Israel terhadap Prospek Gencatan Senjata di Timur Tengah?Breaking
Internasional

Apa Dampak Pemilu Israel terhadap Prospek Gencatan Senjata di Timur Tengah?

Kebuntuan Pemilu Israel memunculkan pertanyaan tentang arah kebijakan Gaza, konflik dengan Iran, dan hubungan diplomatik Israel dengan negara sekutunya.

Rani Masida· 2 jam lalu
Setelah 14 Tahun, Indonesia dan Tiongkok Kembali Gelar Latihan Militer Bersama
Internasional

Setelah 14 Tahun, Indonesia dan Tiongkok Kembali Gelar Latihan Militer Bersama

Setelah vakum selama 14 tahun, Indonesia dan Tiongkok resmi memulihkan kerja sama militer lewat latihan antiteror bersama "Sharp Knife 2026"

Rani Masida· 1 hari lalu
Sejarah Perlawanan Mahasiswa Serbia dalam Mengguncang Dominasi Aleksandar Vučić
Internasional

Sejarah Perlawanan Mahasiswa Serbia dalam Mengguncang Dominasi Aleksandar Vučić

Gerakan mahasiswa Serbia melalui Student List memenangkan pemilu parlemen 2026 dan mengakhiri dominasi politik Aleksandar Vučić setelah protes antikorupsi.

Rani Masida· 2 hari lalu
Perbatasan Korea Memanas, Moncong Artileri Korut Terpantau Jelas dari Korsel
Internasional

Perbatasan Korea Memanas, Moncong Artileri Korut Terpantau Jelas dari Korsel

Eskalasi militer di perbatasan Korea kembali memanas seiring penampakan artileri swagerak Pyongyang yang disiagakan terbuka di Kaepung.

Rani Masida· 4 hari lalu