Runtut.com

Lolos Pendanaan PKM-KC 2026, VERO Mahasiswa UB Dorong Pendidikan Inklusif Berbasis AI

Mahasiswa Universitas Brawijaya lolos pendanaan PKM-KC 2026 melalui VERO, LMS berbasis AI mendukung pendidikan inklusif bagi mahasiswa tunarungu & tunawicara

4 menit baca
49
Mahasiswa Universitas Brawijaya lolos pendanaan PKM-KC 2026 melalui VERO, LMS berbasis AI yang mendukung pendidikan inklusif bagi mahasiswa tunarungu dan tunawicara.
Tim PKM-KC Universitas Brawijaya bersama dosen pembimbing dalam pengembangan VERO (Voice Recognition and Openness). — Dok. Pribadi

MALANG—Di tengah masih terbatasnya akses pembelajaran yang inklusif bagi mahasiswa tunarungu dan tunawicara, tim mahasiswa Universitas Brawijaya menghadirkan inovasi VERO (Voice Recognition and Openness), sebuah Learning Management System (LMS) berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) yang mampu mendukung komunikasi dua arah melalui teknologi penerjemah bahasa isyarat secara langsung. Inovasi tersebut berhasil memperoleh pendanaan dalam Program Kreativitas Mahasiswa Karsa Cipta (PKM-KC) 2026 sebagai upaya menghadirkan solusi teknologi yang lebih inklusif di lingkungan pendidikan tinggi. 

Program ini dilaksanakan di bawah bimbingan Dr. Arif Widyatama, S.E., M.S.A. oleh tim mahasiswa yang diketuai oleh Daffa Ahmad Al Attas bersama Rafif Nabiha, Naurah Wasyilah, Maqrodza Najwa Putri Fadilah, serta Amanda Aulia Gusetya. Melalui kolaborasi lintas bidang tersebut, tim mengembangkan VERO sebagai solusi atas tantangan komunikasi yang masih menjadi hambatan dalam proses pembelajaran bagi mahasiswa tunarungu dan tunawicara. 

Di Indonesia, implementasi pendidikan inklusif masih terkendala hambatan komunikasi yang signifikan. Meskipun banyak perguruan tinggi telah mengadopsi LMS, sebagian besar platform tersebut belum dilengkapi fitur aksesibilitas yang mampu mendukung penerjemahan bahasa isyarat secara real-time. Kesenjangan ini memaksa mahasiswa penyandang disabilitas tunarungu dan tunawicara untuk terus bergantung pada penerjemah manual, sehingga kesetaraan akses belajar belum tercipta secara optimal.

Kondisi ini mendorong tim PKM Universitas Brawijaya untuk menghadirkan solusi inovatif melalui VERO. Sistem tersebut dirancang sebagai LMS inklusif yang mengintegrasikan teknologi AI, computer vision, dan voice processing untuk menciptakan ekosistem pembelajaran yang lebih setara dan adaptif.

VERO memiliki berbagai fitur unggulan yang dirancang untuk meningkatkan aksesibilitas pembelajaran. Beberapa fitur utama yang dikembangkan meliputi penerjemahan bahasa isyarat ke Bahasa Indonesia secara real-time, speech-to-text, text-to-speech, digital whiteboard, diskusi daring interaktif, hingga presentasi kelas dengan captioning otomatis. Dengan fitur-fitur ini, komunikasi antara mahasiswa disabilitas dan non-disabilitas dapat berlangsung lebih efektif tanpa bergantung sepenuhnya pada penerjemah manual.

Keunggulan utama VERO terletak pada integrasi perangkat lunak dan perangkat keras yang saling mendukung. Selain platform berbasis web, sistem ini juga dilengkapi dengan modul kamera berbasis computer vision yang berfungsi sebagai unit pemrosesan visual tambahan. Teknologi ini memungkinkan sistem membaca gerakan bahasa isyarat secara lebih akurat dan stabil tanpa membebani perangkat utama pengguna.

Dalam tahap pengembangan awal, tim memfokuskan sistem pada pengenalan 26 gestur alfabet (A–Z) serta 12 kosakata dasar interaksi akademik berbasis Sistem Isyarat Bahasa Indonesia (SIBI) dan Bahasa Isyarat Indonesia (BISINDO). Selanjutnya, sistem akan terus dikembangkan melalui penambahan dataset dan perluasan kosakata agar mampu mendukung komunikasi yang lebih kompleks.

Punya keberatan terhadap pemberitaan ini? Ajukan Hak Jawab

Komentar

Email tidak akan dipublikasikan. Komentar dimoderasi sebelum tampil.

Memuat komentar...

Artikel Terkait

Lihat semua
Pembuatan Kurikulum dan Maintenance Ruang Belajar Oleh Kelompok 4 KKN STIT Hidayatunnajah Bekasi di TPQ Insan Mutiara
Ruang Kampus

Pembuatan Kurikulum dan Maintenance Ruang Belajar Oleh Kelompok 4 KKN STIT Hidayatunnajah Bekasi di TPQ Insan Mutiara

Mahasiswa KKN 4 STIT Hidayatunnajah Bekasi gelar pengabdian masyarakat di TPQ Insan Mutiara lewat penyusunan kurikulum dan perbaikan fasilitas belajar.

Ferdian Trikusuma· 1 minggu lalu
KBGO Makin Marak Terjadi di Perguruan Tinggi, Pentingnya Pemahaman Gender di Kampus
Ruang Kampus

KBGO Makin Marak Terjadi di Perguruan Tinggi, Pentingnya Pemahaman Gender di Kampus

Kasus Kekerasan Berbasis Gender Online (KBGO) mulai mencuat di beberapa Perguruan Tinggi. Hal ini menunjukkan urgensi pendidikan gender di lingkungan kampus.

Khalda Syifa Ramadhani· 2 minggu lalu
Parkir Kampus Semrawut: Salah Mahasiswa atau Manajemen?
Ruang Kampus

Parkir Kampus Semrawut: Salah Mahasiswa atau Manajemen?

Puluhan sepeda motor memenuhi area parkir kampus Universitas Pamulang. Keterbatasan lahan membuat sebagian mahasiswa memarkir kendaraan di trotoar dan

Wardah Hafizhah· 2 minggu lalu
HIMA PBIN Universitas Cipasung Resmi Dikukuhkan Warek III di Tengah Semangat Mahasiswa Baru
Ruang Kampus

HIMA PBIN Universitas Cipasung Resmi Dikukuhkan Warek III di Tengah Semangat Mahasiswa Baru

HIMA Pendidikan Bahasa Indonesia (PBIN) Universitas Cipasung resmi dikukuhkan oleh Warek III pada orientasi mahasiswa baru (Momaru), Rabu (23/9/2026).

Maya Sintasari· 3 minggu lalu
KKN-T Unesa Olah Minyak Jelantah Menjadi Lilin Aromaterapi Bernilai Ekonomi di Desa Patokpicis
Ruang Kampus

KKN-T Unesa Olah Minyak Jelantah Menjadi Lilin Aromaterapi Bernilai Ekonomi di Desa Patokpicis

Program pelatihan pembuatan lilin aromaterapi berbahan dasar minyak jelantah merupakan keterampilan mengolah limbah menjadi produk bernilai jual

Naura Nancy Adellia · 3 minggu lalu
Langkah Mantap Menuju PIMNAS: Tim PKM-PM SERASI Paparkan Hasil Intervensi di PKP2
Ruang Kampus

Langkah Mantap Menuju PIMNAS: Tim PKM-PM SERASI Paparkan Hasil Intervensi di PKP2

Mahasiswa PKM STIKes Widya Dharma Husada terapkan terapi Tree of Life bagi WBS PSBL Harapan Sentosa 2 guna pulihkan konsep diri dan interaksi sosial.

Ferdian Trikusuma· 3 minggu lalu