Runtut.com

Parkir Kampus Semrawut: Salah Mahasiswa atau Manajemen?

Puluhan sepeda motor memenuhi area parkir kampus Universitas Pamulang. Keterbatasan lahan membuat sebagian mahasiswa memarkir kendaraan di trotoar dan

2 menit baca
8
Area parkir kampus
Area parkir kampus — Dokumentasi Pribadi

Parkir Kampus Semrawut, Siapa yang Harus Berbenah?

Deretan sepeda motor di trotoar dan bahu jalan masih menjadi pemandangan sehari-hari di banyak kampus, termasuk di Universitas Pamulang. Mahasiswa dan pengelola kampus kerap saling menunjuk. Padahal, persoalan ini sulit dibebankan pada satu pihak saja.

Bagi mahasiswa, parkir adalah soal waktu. Kelas pagi tidak menunggu mereka yang masih berputar mencari petak kosong. Ketika lahan resmi penuh, trotoar menjadi pilihan terdekat. Satu motor yang dibiarkan biasanya diikuti motor lain.

Dari sisi pengelola, pertambahan mahasiswa tidak diimbangi penambahan lahan parkir. [Isi dengan data dari kampus Anda: kapasitas parkir dibandingkan jumlah kendaraan harian.] Arus keluar-masuk kendaraan juga belum tertata, dan petugas keamanan jarang menindak pelanggar.

Namun, keterbatasan fasilitas tidak membenarkan pelanggaran. Motor di trotoar memaksa pejalan kaki turun ke badan jalan dan berisiko tertabrak.

Solusinya perlu datang dari kedua pihak. Kampus dapat menghitung ulang daya tampung parkir, menambah lahan atau membangun gedung parkir bertingkat, memasang rambu yang jelas, dan menegakkan aturan secara konsisten. Sistem parkir berbasis kartu mahasiswa juga layak dipertimbangkan agar ketersediaan slot dapat dipantau. Mahasiswa, di sisi lain, dapat berangkat lebih pagi, mematuhi rambu, dan menyampaikan keluhan lewat lembaga kemahasiswaan.

Parkir yang tertib tidak akan terwujud bila hanya satu pihak yang berbenah. Selama kampus belum menyediakan ruang yang memadai, aturan sulit ditegakkan. Selama mahasiswa masih memilih jalan pintas, ruang sebanyak apa pun tidak akan cukup.

Artikel ini ditulis oleh Wardah Hafizhah. Mahasiswa Manajemen S1, Universitas Pamulang, sebagai tugas mata kuliah Perencanaan SDM di bawah bimbingan bapak DODI PRASADA S.E., M.M.

Tentang Penulis
WH
Wardah Hafizhah

Nama saya Wardah Hafizhah. Saya merupakan mahasiswi Universitas Pamulang, Program Studi S1 Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis. Saat ini saya sedang menempuh pendidikan untuk memperdalam pengetahuan dan keterampilan di bidang manajemen

Artikel ini merupakan tulisan kontribusi. Isi dan pendapat sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis dan tidak mencerminkan sikap redaksi Runtut.com.

Punya keberatan terhadap pemberitaan ini? Ajukan Hak Jawab

Komentar

Email tidak akan dipublikasikan. Komentar dimoderasi sebelum tampil.

Memuat komentar...

Artikel Terkait

Lihat semua
Pembuatan Kurikulum dan Maintenance Ruang Belajar Oleh Kelompok 4 KKN STIT Hidayatunnajah Bekasi di TPQ Insan Mutiara
Ruang Kampus

Pembuatan Kurikulum dan Maintenance Ruang Belajar Oleh Kelompok 4 KKN STIT Hidayatunnajah Bekasi di TPQ Insan Mutiara

Mahasiswa KKN 4 STIT Hidayatunnajah Bekasi gelar pengabdian masyarakat di TPQ Insan Mutiara lewat penyusunan kurikulum dan perbaikan fasilitas belajar.

Ferdian Trikusuma· 2 minggu lalu
KBGO Makin Marak Terjadi di Perguruan Tinggi, Pentingnya Pemahaman Gender di Kampus
Ruang Kampus

KBGO Makin Marak Terjadi di Perguruan Tinggi, Pentingnya Pemahaman Gender di Kampus

Kasus Kekerasan Berbasis Gender Online (KBGO) mulai mencuat di beberapa Perguruan Tinggi. Hal ini menunjukkan urgensi pendidikan gender di lingkungan kampus.

Khalda Syifa Ramadhani· 2 minggu lalu
HIMA PBIN Universitas Cipasung Resmi Dikukuhkan Warek III di Tengah Semangat Mahasiswa Baru
Ruang Kampus

HIMA PBIN Universitas Cipasung Resmi Dikukuhkan Warek III di Tengah Semangat Mahasiswa Baru

HIMA Pendidikan Bahasa Indonesia (PBIN) Universitas Cipasung resmi dikukuhkan oleh Warek III pada orientasi mahasiswa baru (Momaru), Rabu (23/9/2026).

Maya Sintasari· 3 minggu lalu
KKN-T Unesa Olah Minyak Jelantah Menjadi Lilin Aromaterapi Bernilai Ekonomi di Desa Patokpicis
Ruang Kampus

KKN-T Unesa Olah Minyak Jelantah Menjadi Lilin Aromaterapi Bernilai Ekonomi di Desa Patokpicis

Program pelatihan pembuatan lilin aromaterapi berbahan dasar minyak jelantah merupakan keterampilan mengolah limbah menjadi produk bernilai jual

Naura Nancy Adellia · 21 September 2026
Langkah Mantap Menuju PIMNAS: Tim PKM-PM SERASI Paparkan Hasil Intervensi di PKP2
Ruang Kampus

Langkah Mantap Menuju PIMNAS: Tim PKM-PM SERASI Paparkan Hasil Intervensi di PKP2

Mahasiswa PKM STIKes Widya Dharma Husada terapkan terapi Tree of Life bagi WBS PSBL Harapan Sentosa 2 guna pulihkan konsep diri dan interaksi sosial.

Ferdian Trikusuma· 21 September 2026
Kembangkan Aplikasi BMI Berbasis IoT, Mahasiswa KKN UNY Dukung SDG 3 di Posyandu Dusun Terwilen 
Ruang Kampus

Kembangkan Aplikasi BMI Berbasis IoT, Mahasiswa KKN UNY Dukung SDG 3 di Posyandu Dusun Terwilen 

Mahasiswa KKN UNY kembangkan aplikasi BMI berbasis IoT untuk Posyandu Dusun Terwilen, Sleman guna permudah kader catat hasil ukur kesehatan lansia.

Ferdian Trikusuma· 21 September 2026