Sleman – Mahasiswa KKN Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) yang ditempatkan di Dusun Terwilen, Kalurahan Margodadi, mengembangkan aplikasi berbasis Android bertajuk “Pengembangan Aplikasi BMI” untuk mendukung kegiatan Posyandu. Program kerja individu tersebut menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera.
Aplikasi tersebut dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan Posyandu di Dusun Terwilen dengan memanfaatkan teknologi Internet of Things (IoT). Aplikasi pertama kali diimplementasikan pada Sabtu pagi (19/9/2026) dalam kegiatan Posyandu lansia yang berlangsung di rumah Kepala Dukuh Terwilen.
Dalam pelaksanaannya, aplikasi digunakan untuk membantu proses pengukuran tinggi dan berat badan sekaligus mengolah hasil pengukuran untuk menghitung Indeks Massa Tubuh (IMT). Hasil pengukuran dapat langsung ditampilkan melalui perangkat Android sehingga membantu kader dalam proses pencatatan data.
Program tersebut mendapat dukungan dari kader kesehatan Dusun Terwilen yang terlibat sebagai mitra dalam pelaksanaan sekaligus pengguna aplikasi. Proses pengembangan dan pengujian aplikasi melibatkan lima mahasiswa. Sebelum diterapkan dalam kegiatan Posyandu, aplikasi terlebih dahulu melalui tahap uji coba untuk memastikan sistem dapat digunakan dengan baik.
Bu Wido, salah satu kader Posyandu Dusun Terwilen, mengatakan aplikasi tersebut membantu mempercepat proses pencatatan hasil pengukuran.








