Runtut.com

Pembuatan Kurikulum dan Maintenance Ruang Belajar Oleh Kelompok 4 KKN STIT Hidayatunnajah Bekasi di TPQ Insan Mutiara

Mahasiswa KKN 4 STIT Hidayatunnajah Bekasi gelar pengabdian masyarakat di TPQ Insan Mutiara lewat penyusunan kurikulum dan perbaikan fasilitas belajar.

2 menit baca
1
Pembuatan Kurikulum dan Maintenance Ruang Belajar Oleh Kelompok 4 KKN STIT Hidayatunnajah Bekasi di TPQ Insan Mutiara
Dokumentasi Bersama Mahasiswa KKN STIT Hidayatunnajah — Tim KKNSTIT Hidayatunnajah

RUNTUT.COM - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 4 STIT Hidayatunnajah Bekasi menggelar pengabdian masyarakat di TPQ Insan Mutiara pada 3–22 Agustus 2026. Program ini difokuskan pada dua agenda utama, yakni penyusunan kurikulum pendidikan dan pemeliharaan (maintenance) sarana prasarana TPQ.

Pada aspek pendidikan, penyusunan kurikulum dirancang agar TPQ Insan Mutiara memiliki pedoman pembelajaran yang lebih terarah dan sistematis. Kurikulum ini disesuaikan dengan kebutuhan santri, mencakup pembelajaran Al-Qur’an, hafalan, tajwid, makharijul huruf, hingga pembentukan karakter Islami. Lewat kurikulum yang terstruktur, para pengajar kini memiliki acuan yang jelas terkait tujuan, materi, dan tahapan belajar.

Di samping pengembangan akademik, mahasiswa juga turun tangan membenahi fisik bangunan TPQ. Langkah pemeliharaan ini meliputi pemasangan plafon baru dan penambalan bagian tembok yang berlubang. Meski bersifat perbaikan sederhana, inisiatif ini bertujuan menciptakan ruang belajar yang lebih layak, rapi, dan nyaman bagi kelangsungan belajar mengajar.

Ketua Kelompok 4 KKN STIT Hidayatunnajah Bekasi menyatakan bahwa program ini merupakan bentuk kontribusi yang berorientasi pada keberlanjutan pengelolaan lembaga pendidikan, bukan sekadar menggugurkan kewajiban akademik.

"Kami berusaha membantu TPQ Insan Mutiara dari dua sisi, yaitu pengembangan pembelajaran melalui kurikulum dan lingkungan belajar lewat perbaikan sarana prasarana. Harapannya, manfaat ini bisa terus dilanjutkan oleh pihak TPQ setelah KKN selesai," ungkapnya.

Selama hampir tiga pekan masa pengabdian, kelompok mahasiswa ini juga menyelenggarakan berbagai program penunjang kompetensi santri. Beberapa di antaranya meliputi pembelajaran bahasa Arab pemula, Arabic Fun Class, aneka perlombaan, hingga program kepedulian lingkungan bertajuk BABEKU (Barang Bekas Kusumbangkan).

Rangkaian pengabdian ini resmi diakhiri dengan seremonial penutupan, pembagian hadiah, penyerahan kenang-kenangan, serta penarikan mahasiswa oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL). Melalui kolaborasi lintas program ini, Kelompok 4 KKN STIT Hidayatunnajah Bekasi berharap hubungan baik dengan TPQ Insan Mutiara terus terjaga dan warisan program mereka memberikan dampak jangka panjang bagi kualitas pendidikan setempat.

Punya keberatan terhadap pemberitaan ini? Ajukan Hak Jawab

Komentar

Email tidak akan dipublikasikan. Komentar dimoderasi sebelum tampil.

Memuat komentar...

Artikel Terkait

Lihat semua
KBGO Makin Marak Terjadi di Perguruan Tinggi, Pentingnya Pemahaman Gender di Kampus
Ruang Kampus

KBGO Makin Marak Terjadi di Perguruan Tinggi, Pentingnya Pemahaman Gender di Kampus

Kasus Kekerasan Berbasis Gender Online (KBGO) mulai mencuat di beberapa Perguruan Tinggi. Hal ini menunjukkan urgensi pendidikan gender di lingkungan kampus.

Khalda Syifa Ramadhani· 3 hari lalu
Parkir Kampus Semrawut: Salah Mahasiswa atau Manajemen?
Ruang Kampus

Parkir Kampus Semrawut: Salah Mahasiswa atau Manajemen?

Puluhan sepeda motor memenuhi area parkir kampus Universitas Pamulang. Keterbatasan lahan membuat sebagian mahasiswa memarkir kendaraan di trotoar dan

Wardah Hafizhah· 5 hari lalu
HIMA PBIN Universitas Cipasung Resmi Dikukuhkan Warek III di Tengah Semangat Mahasiswa Baru
Ruang Kampus

HIMA PBIN Universitas Cipasung Resmi Dikukuhkan Warek III di Tengah Semangat Mahasiswa Baru

HIMA Pendidikan Bahasa Indonesia (PBIN) Universitas Cipasung resmi dikukuhkan oleh Warek III pada orientasi mahasiswa baru (Momaru), Rabu (23/9/2026).

Maya Sintasari· 1 minggu lalu
KKN-T Unesa Olah Minyak Jelantah Menjadi Lilin Aromaterapi Bernilai Ekonomi di Desa Patokpicis
Ruang Kampus

KKN-T Unesa Olah Minyak Jelantah Menjadi Lilin Aromaterapi Bernilai Ekonomi di Desa Patokpicis

Program pelatihan pembuatan lilin aromaterapi berbahan dasar minyak jelantah merupakan keterampilan mengolah limbah menjadi produk bernilai jual

Naura Nancy Adellia · 2 minggu lalu
Langkah Mantap Menuju PIMNAS: Tim PKM-PM SERASI Paparkan Hasil Intervensi di PKP2
Ruang Kampus

Langkah Mantap Menuju PIMNAS: Tim PKM-PM SERASI Paparkan Hasil Intervensi di PKP2

Mahasiswa PKM STIKes Widya Dharma Husada terapkan terapi Tree of Life bagi WBS PSBL Harapan Sentosa 2 guna pulihkan konsep diri dan interaksi sosial.

Ferdian Trikusuma· 2 minggu lalu
Kembangkan Aplikasi BMI Berbasis IoT, Mahasiswa KKN UNY Dukung SDG 3 di Posyandu Dusun Terwilen 
Ruang Kampus

Kembangkan Aplikasi BMI Berbasis IoT, Mahasiswa KKN UNY Dukung SDG 3 di Posyandu Dusun Terwilen 

Mahasiswa KKN UNY kembangkan aplikasi BMI berbasis IoT untuk Posyandu Dusun Terwilen, Sleman guna permudah kader catat hasil ukur kesehatan lansia.

Ferdian Trikusuma· 2 minggu lalu