JAWA TIMUR - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Universitas Negeri Surabaya (Unesa) mengolah limbah minyak jelantah menjadi lilin aromaterapi melalui pelatihan pemberdayaan masyarakat di Balai Desa Patokpicis, Malang pada 15 September 2026.
Kegiatan tersebut bertujuan mengenalkan alternatif pengelolaan limbah rumah tangga sekaligus membuka peluang usaha berbasis ekonomi kreatif bagi warga. Pelatihan yang digelar di balai desa tersebut menyasar warga dan kelompok ibu-ibu Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK).
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN-T Unesa memberikan pendampingan mengenai pemanfaatan minyak goreng bekas yang selama ini kerap dibuang dan berpotensi mencemari lingkungan apabila tidak dikelola dengan baik.
Dalam pelaksanaannya, peserta diperkenalkan dengan tahapan pembuatan lilin aromaterapi berbahan dasar minyak jelantah.
Mahasiswa mendampingi proses produksi mulai dari pemurnian minyak, pencampuran bahan pendukung, penambahan minyak esensial sebagai aroma, hingga tahap akhir berupa penuangan cairan lilin ke dalam wadah.
Pengolahan tersebut menjadi bentuk pemanfaatan kembali limbah rumah tangga agar memiliki nilai guna. Minyak jelantah yang sebelumnya tidak terpakai dapat diubah menjadi produk kreatif yang berpotensi dikembangkan sebagai barang bernilai jual.
Selain pelatihan produksi, mahasiswa KKN-T Unesa juga memberikan edukasi mengenai pengelolaan usaha sederhana. Peserta diajak memahami konsep dasar manajemen keuangan melalui simulasi perhitungan Harga Pokok Penjualan (HPP).
Materi tersebut mencakup penghitungan modal produksi, penentuan harga jual, hingga gambaran potensi keuntungan. Dengan pemahaman tersebut, masyarakat diharapkan memiliki dasar dalam mengembangkan produk apabila ingin menjadikannya sebagai usaha skala rumah tangga.
Antusiasme peserta terlihat selama kegiatan berlangsung. Warga dan ibu-ibu PKK mengikuti setiap proses pembuatan dengan aktif, mulai dari memahami manfaat minyak jelantah hingga mencoba langsung tahapan produksi lilin aromaterapi.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN-T Unesa berupaya menghubungkan aspek lingkungan dengan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Pengolahan limbah menjadi produk kreatif menjadi salah satu pendekatan untuk meningkatkan kesadaran warga terhadap pentingnya pengelolaan sampah rumah tangga.
Produk lilin aromaterapi tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan pribadi maupun menjadi rintisan usaha kelompok yang mendukung aktivitas ekonomi lokal.









