Runtut.com

KKN-T Unesa Kenalkan Ecoprint untuk Asah Kreativitas dan Kepedulian Lingkungan Siswa SD di Malang

Pelatihan kerajianan kreatif berbasis bahan alam dan pemanfaatan teknik ecoprint melatih motorik serta kesabaran siswa saat proses pembuatan

2 menit baca
26
Proses Pembuatan Ecoprint
Proses Pembuatan Ecoprint — Dokumentasi Pribadi

JAWA TIMUR - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Universitas Negeri Surabaya (Unesa) mengenalkan teknik ecoprint kepada siswa SDN Patokpicis 3, Malang, sebagai upaya mengembangkan kreativitas, keterampilan motorik, serta kepedulian terhadap pemanfaatan bahan alam.

Kegiatan tersebut memanfaatkan vegetasi lokal sebagai media pembelajaran seni yang dikemas melalui praktik langsung dan interaktif.

Program yang berlangsung pada 2–4 September 2026 ini membimbing siswa kelas 4, 5, dan 6 untuk mengenal proses pembuatan motif alami menggunakan dedaunan serta bunga yang tersedia di lingkungan sekitar.

Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKN-T Unesa memberikan pemahaman dasar mengenai tahapan ecoprint, mulai dari memilih bahan alami, menyusun daun pada permukaan kain, membuat pola, hingga proses fiksasi warna secara sederhana.

Pendekatan pembelajaran dilakukan melalui praktik agar siswa dapat memahami konsep seni sekaligus mengenal manfaat tumbuhan di sekitar mereka.

Antusiasme siswa terlihat selama kegiatan berlangsung. Para peserta mengikuti setiap tahapan dengan aktif, terutama karena kegiatan tersebut berkaitan dengan bidang seni rupa yang menjadi salah satu pembelajaran yang diminati siswa.

Salah satu pengalaman tersebut disampaikan oleh Arleta. Ia mengungkapkan bahwa kegiatan ecoprint memberikan pengalaman menyenangkan sekaligus memperluas wawasan mengenai teknik kreatif berbasis bahan alami.

“Kegiatan ecoprint ini sangat menyenangkan serta memberi kami wawasan yang baru,” ujarnya.

Melalui program ramah lingkungan ini, kelompok mahasiswa KKN-T Unesa berupaya menghadirkan metode pembelajaran yang menggabungkan unsur seni, kreativitas, dan pendidikan lingkungan.

Ecoprint menjadi salah satu alternatif kegiatan edukatif yang dapat membantu siswa mengembangkan kemampuan berpikir kreatif melalui proses eksplorasi bahan yang tersedia di sekitar mereka.

Selain memberikan pengalaman baru bagi siswa, kegiatan ini juga menjadi dorongan bagi tenaga pendidik untuk mengembangkan metode pembelajaran yang lebih kontekstual dan ramah lingkungan. Pemanfaatan bahan alami dalam aktivitas seni dinilai dapat menjadi pendekatan pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan perkembangan anak.

Tentang Penulis
NN
Naura Nancy Adellia

Mahasiswa Aktif Universitas Negeri Surabaya Jurusan S1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Artikel ini merupakan tulisan kontribusi. Isi dan pendapat sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis dan tidak mencerminkan sikap redaksi Runtut.com.

Punya keberatan terhadap pemberitaan ini? Ajukan Hak Jawab

Komentar

Email tidak akan dipublikasikan. Komentar dimoderasi sebelum tampil.

Memuat komentar...

Artikel Terkait

Lihat semua
Pembuatan Kurikulum dan Maintenance Ruang Belajar Oleh Kelompok 4 KKN STIT Hidayatunnajah Bekasi di TPQ Insan Mutiara
Ruang Kampus

Pembuatan Kurikulum dan Maintenance Ruang Belajar Oleh Kelompok 4 KKN STIT Hidayatunnajah Bekasi di TPQ Insan Mutiara

Mahasiswa KKN 4 STIT Hidayatunnajah Bekasi gelar pengabdian masyarakat di TPQ Insan Mutiara lewat penyusunan kurikulum dan perbaikan fasilitas belajar.

Ferdian Trikusuma· 5 hari lalu
KBGO Makin Marak Terjadi di Perguruan Tinggi, Pentingnya Pemahaman Gender di Kampus
Ruang Kampus

KBGO Makin Marak Terjadi di Perguruan Tinggi, Pentingnya Pemahaman Gender di Kampus

Kasus Kekerasan Berbasis Gender Online (KBGO) mulai mencuat di beberapa Perguruan Tinggi. Hal ini menunjukkan urgensi pendidikan gender di lingkungan kampus.

Khalda Syifa Ramadhani· 1 minggu lalu
Parkir Kampus Semrawut: Salah Mahasiswa atau Manajemen?
Ruang Kampus

Parkir Kampus Semrawut: Salah Mahasiswa atau Manajemen?

Puluhan sepeda motor memenuhi area parkir kampus Universitas Pamulang. Keterbatasan lahan membuat sebagian mahasiswa memarkir kendaraan di trotoar dan

Wardah Hafizhah· 1 minggu lalu
HIMA PBIN Universitas Cipasung Resmi Dikukuhkan Warek III di Tengah Semangat Mahasiswa Baru
Ruang Kampus

HIMA PBIN Universitas Cipasung Resmi Dikukuhkan Warek III di Tengah Semangat Mahasiswa Baru

HIMA Pendidikan Bahasa Indonesia (PBIN) Universitas Cipasung resmi dikukuhkan oleh Warek III pada orientasi mahasiswa baru (Momaru), Rabu (23/9/2026).

Maya Sintasari· 2 minggu lalu
KKN-T Unesa Olah Minyak Jelantah Menjadi Lilin Aromaterapi Bernilai Ekonomi di Desa Patokpicis
Ruang Kampus

KKN-T Unesa Olah Minyak Jelantah Menjadi Lilin Aromaterapi Bernilai Ekonomi di Desa Patokpicis

Program pelatihan pembuatan lilin aromaterapi berbahan dasar minyak jelantah merupakan keterampilan mengolah limbah menjadi produk bernilai jual

Naura Nancy Adellia · 2 minggu lalu
Langkah Mantap Menuju PIMNAS: Tim PKM-PM SERASI Paparkan Hasil Intervensi di PKP2
Ruang Kampus

Langkah Mantap Menuju PIMNAS: Tim PKM-PM SERASI Paparkan Hasil Intervensi di PKP2

Mahasiswa PKM STIKes Widya Dharma Husada terapkan terapi Tree of Life bagi WBS PSBL Harapan Sentosa 2 guna pulihkan konsep diri dan interaksi sosial.

Ferdian Trikusuma· 2 minggu lalu