Mengarungi sunyi dan remah cemas yang tumpah pada keheningan jam 1 pagi. Kumpulan puisi 'Mengeja Negeri Waktu Dini Hari' karya Nurul Hidayah.
— dok. REUTERSBagaimana Mungkin?
bagaimana mungkin
langit lebih dulu menguning
daripada seonggok tahi
yang kubuang tadi pagi
bagaimana mungkin
yang paling busuk
rupanya bukan ampas di jamban,
melainkan tangan yang melempar api;
lalu menuduh kemarau panjang
Magelang, 2026
Secangkir Kopi untuk Buruh Tani
Pak ... berapa harga lelahmu hari ini?
bermandikan keringat, menanam janji
saban pagi datang untuk mengasuh
memberi makan pada bayi kehidupan
tiap terik:
menyisihkan waktu tuk’ menepi
di saung sibuk menakar mimpi
yang barangkali bisa dibayar dengan secangkir kopi
"Pak ... berapa harga lelahmu hari ini?" tanya angin lewat
hening.
padi asyik bergoyang
sudah tahu harga dirinya jatuh
sejak tubuhnya direngkuh hama yang enggan pergi.
Magelang, 2026
Punya keberatan terhadap pemberitaan ini? Ajukan Hak Jawab