#Sastra
10 artikel

Trilogi Surya dalam Lajur Semesta
Sebab yang terbiasa memberi, boleh pula lelah menadah sunyi.

Fiksi Mini Temukan Ladang Subur di Era Scrolling
Sastra kilat di era serba cepat. Mengapa fiksi mini jadi gejala kesusastraan yang berkembang pesat di media sosial? Kenali sejarah hingga formula uniknya!

Mengeja Negeri Waktu Dini Hari
Mengarungi sunyi dan remah cemas yang tumpah pada keheningan jam 1 pagi. Kumpulan puisi 'Mengeja Negeri Waktu Dini Hari' karya Nurul Hidayah.

Naik dengan Kupu-kupu, Jatuh di Meja Kuasa: Ketika Kritik Berbalut Bahasa Cinta
Belakangan ini, anak muda lebih suka mengawinkan diksi-diksi cinta dengan kebijakan rezim yang makin di luar nalar. Simak trend satire politik masa kini!

Lebih Dekat dengan Anne Carson, Sastrawan Peraih Nobel 2026 yang Mempertemukan Puisi dan Filsafat Klasik
Anne Carson raih Hadiah Nobel Sastra 2026 atas keberanian dan inovasinya dalam menciptakan bentuk sastra kontemporer melalui dialog dengan tradisi klasik.

Profil Asrul Sani, Trio Pembaharu Puisi Indonesia
engenal Asrul Sani, sastrawan pelopor Angkatan '45, sutradara, dan penulis skenario "Lewat Djam Malam" yang berdedikasi tinggi di seni Indonesia.

Manusia yang Selalu Online dan Tuhan yang Tak Pernah Dihubungi
Makin banyak yang disapa, kian jauh yang dilupa. Membaca ironi manusia modern dalam puisi “Doa Orang yang Sibuk 24 Jam Sehari Berkantor di Ponselnya."

Menilik Sejarah Hadiah Nobel Sastra, Penghargaan Prestisius bagi Penulis Dunia
Setiap Oktober, dunia menanti pengumuman Hadiah Nobel Sastra. Lantas, bagaimana awal perjalanan panjang penghargaan ini dari awal hingga sekarang?

Menziarahi Sunyi Lisa: Krisis Eksistensial dalam lagu "Pulang ke Rahim Ibunya" Karya Jason Ranti
Mengapa manusia modern rentan mengalami kehampaan spiritual di tengah kebebasan mutlak? Lewat tokoh fiktif bernama Lisa dalam lagu "Pulang ke Rahim Ibunya"

Bagaimana jika Perjuangan Terbesar dalam Hidup Justru Tidak Menghasilkan Apa Pun?
Review novel klasik The Old Man and the Sea: kisah seorang nelayan tua yang merefleksikan makna perjuangan, harapan, dan harga diri manusia.
