Runtut.com

Bukan Soal Perang Dunia III, Ini Alasan Utama Inggris, Jepang, dan AS Minta Warganya Menyimpan Stok Makanan Darurat

Dikira sinyal krisis global, imbauan menyetok makanan di Inggris, Jepang, dan AS ternyata murni kampanye kesiapsiagaan menghadapi bencana alam. Simak alasannya!

4 menit baca
Runtut.com
Inggris, Jepang, dan AS mengimbau warga menyiapkan stok makanan darurat untuk menghadapi bencana, pemadaman listrik, dan gangguan layanan publik. — Getty Images/@Gregory Dziedzic

3. Amerika Serikat Menghimbau Kesiapsiagaan Rumah Tangga

Pemerintah Amerika Serikat melalui Federal Emergency Management Agency (FEMA) mendorong masyarakat menyiapkan perlengkapan darurat untuk menghadapi bencana dan gangguan layanan publik.

Risiko yang diantisipasi mencakup badai tropis, banjir, badai musim dingin, kebakaran hutan, pemadaman listrik berskala luas, serta keadaan darurat lain yang dapat mengganggu aktivitas masyarakat.

Bencana tersebut dapat menyebabkan masyarakat terisolasi, memutus pasokan listrik dan air bersih, serta menghambat distribusi barang akibat kerusakan atau penutupan akses jalan.

Di wilayah yang mengalami suhu ekstrem, pemadaman listrik juga dapat mengganggu sistem pemanas ruangan dan meningkatkan risiko kesehatan. Persediaan mandiri membantu masyarakat memenuhi kebutuhan dasar sembari menunggu layanan darurat dan distribusi bantuan kembali berjalan.

Oleh karena itu, FEMA menganjurkan masyarakat menyiapkan perlengkapan darurat untuk menghadapi keadaan ketika bantuan belum dapat segera dijangkau. Persediaan tersebut meliputi:

  1. Kebutuhan dasar: Menyediakan sekitar satu galon atau 3,8 liter air per orang per hari untuk kebutuhan minum dan sanitasi dasar, serta persediaan makanan tahan lama untuk sedikitnya tiga hari.

  2. Peralatan darurat: Menyiapkan senter, radio penerima informasi cuaca darurat, baterai cadangan, peluit untuk meminta pertolongan, serta peralatan yang diperlukan untuk mematikan saluran gas atau air apabila terjadi kebocoran dan situasi mengharuskannya.

  3. Dokumen dan informasi wilayah: Menyimpan salinan dokumen penting dalam wadah kedap air, menyiapkan peta wilayah dalam bentuk cetak untuk mengantisipasi gangguan GPS atau internet, serta menyediakan obat-obatan dan kacamata cadangan jika diperlukan.

Punya keberatan terhadap pemberitaan ini? Ajukan Hak Jawab

Komentar

Email tidak akan dipublikasikan. Komentar dimoderasi sebelum tampil.

Memuat komentar...

Artikel Terkait

Lihat semua
Biaya Bahan Bakar Melonjak, Ratusan Penumpang Kapal Pesiar Mewah Amerika Serikat Terdampar di Kamboja
Internasional

Biaya Bahan Bakar Melonjak, Ratusan Penumpang Kapal Pesiar Mewah Amerika Serikat Terdampar di Kamboja

Ratusan penumpang penumpang kapal pesiar mewah Villa Vie Odyssey terpaksa diturunkan di Kamboja usai operator kapal gagal menutupi lonjakan biaya BBM.

Rani Masida· 6 jam lalu
Lonjakan Harga Gas LNG Eropa Tembus 100 Euro Bayangi Krisis Energi Musim Dingin
Internasional

Lonjakan Harga Gas LNG Eropa Tembus 100 Euro Bayangi Krisis Energi Musim Dingin

Melonjak tiga kali lipat, harga gas LNG di Eropa menyentuh level tertinggi dalam 4 tahun dan memicu ancaman krisis energi musim dingin.

Rani Masida· 1 hari lalu
Buntut Hinaan pada Mao Zedong, Mbappe Kehilangan Rp544 Milyar dan Diboikot Tiongkok
Internasional

Buntut Hinaan pada Mao Zedong, Mbappe Kehilangan Rp544 Milyar dan Diboikot Tiongkok

Ejek Mao Zedong, Kylian Mbappe rilis permintaan maaf terbuka usai terancam boikot media dan pemutusan sponsor dari Tiongkok.

Rani Masida· 1 hari lalu
Kemenangan Gerakan Mahasiswa Serbia Buka Jalan Reformasi, Pemerintahan Baru Hadapi Ujian
Internasional

Kemenangan Gerakan Mahasiswa Serbia Buka Jalan Reformasi, Pemerintahan Baru Hadapi Ujian

Studentska Lista resmi mengakhiri dominasi Aleksandar Vučić. Hasil pemilu sekaligus menjadi momentum penting bagi gerakan pro-demokrasi anak muda di benua Eropa

Lusianti Dwi Cahyani· 1 hari lalu
Apa Dampak Pemilu Israel terhadap Prospek Gencatan Senjata di Timur Tengah?
Internasional

Apa Dampak Pemilu Israel terhadap Prospek Gencatan Senjata di Timur Tengah?

Kebuntuan Pemilu Israel memunculkan pertanyaan tentang arah kebijakan Gaza, konflik dengan Iran, dan hubungan diplomatik Israel dengan negara sekutunya.

Rani Masida· 1 hari lalu
Setelah 14 Tahun, Indonesia dan Tiongkok Kembali Gelar Latihan Militer Bersama
Internasional

Setelah 14 Tahun, Indonesia dan Tiongkok Kembali Gelar Latihan Militer Bersama

Setelah vakum selama 14 tahun, Indonesia dan Tiongkok resmi memulihkan kerja sama militer lewat latihan antiteror bersama "Sharp Knife 2026"

Rani Masida· 2 hari lalu