WASHINGTON — Kondisi kesehatan mantan Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden dilaporkan memburuk setelah kanker prostat yang dideritanya menyebar ke bagian tubuh lain. Putra Biden, Hunter Biden, menyebut penyakit tersebut telah berkembang hingga menyebabkan ayahnya mengalami rasa sakit yang cukup berat.

Hunter Biden mengungkapkan bahwa kanker prostat yang dialami Joe Biden telah mengalami metastasis atau penyebaran ke tulang dan jaringan lain. Pernyataan itu disampaikan dalam sebuah wawancara yang membahas kondisi kesehatan mantan presiden AS tersebut.

“Kankernya telah menyebar, bermetastasis ke tulang dan lebih jauh lagi,” ujar Hunter Biden.

Menurut Hunter, perkembangan penyakit tersebut berdampak pada aktivitas harian Joe Biden. Ia menyebut kondisi itu membuat ayahnya mengalami keterbatasan akibat rasa sakit yang ditimbulkan oleh penyebaran kanker.

Pihak juru bicara Joe Biden belum memberikan tanggapan terkait pernyataan Hunter Biden mengenai kondisi kesehatan terbaru mantan presiden berusia 83 tahun tersebut.

Joe Biden pertama kali mengumumkan dirinya menderita kanker prostat pada Mei 2025, beberapa bulan setelah menyelesaikan masa jabatan sebagai Presiden AS. Saat itu, pihak Biden menyampaikan bahwa penyakit yang dialaminya merupakan kanker prostat agresif yang telah menyebar ke tulang.

Sejak diagnosis tersebut, Biden menjalani sejumlah langkah pengobatan, termasuk terapi radiasi dan terapi hormon. Perawatan tersebut dilakukan untuk membantu mengendalikan perkembangan sel kanker serta menjaga kondisi kesehatannya.

Selama menjabat sebagai Presiden AS periode 2021–2025, kondisi fisik Biden menjadi perhatian publik. Ia tercatat sebagai presiden tertua yang terpilih dalam sejarah Amerika Serikat setelah memenangkan pemilihan presiden pada 2020.

Meski menjalani pengobatan, Biden masih menghadiri sejumlah kegiatan publik. Pada Juni 2026, ia menghadiri acara peresmian Perpustakaan Kepresidenan Barack Obama di Chicago. Kehadiran tersebut menjadi salah satu aktivitas publik Biden setelah menjalani perawatan kanker.

Sebelum menjadi presiden, Biden memiliki pengalaman panjang dalam pemerintahan AS. Ia pernah menjabat sebagai wakil presiden mendampingi Barack Obama selama dua periode, yakni pada 2009 hingga 2017.

Selain aktivitas politik, Biden juga masih memiliki agenda penerbitan karya pribadi. Memoarnya dijadwalkan terbit pada 17 November mendatang dan akan mengangkat perjalanan hidup serta pengalaman politiknya selama lebih dari lima dekade.

Kasus kesehatan Biden kembali menjadi perhatian karena kanker prostat termasuk penyakit yang memiliki tingkat keparahan berbeda tergantung pada stadium, penyebaran, dan respons pasien terhadap pengobatan. Penyebaran kanker ke tulang menjadi salah satu kondisi yang membutuhkan penanganan medis berkelanjutan untuk mengelola gejala dan mempertahankan kualitas hidup pasien.