Runtut.com

Festival Kembang Api di Meksiko Berujung Tragedi, Ledakan Tewaskan 10 Orang dan Lukai Puluhan Warga

Ledakan kembang api dalam festival rakyat Meksiko membuka perhatian terhadap risiko keselamatan tradisi yang melibatkan bahan mudah terbakar.

2 menit baca
6
Runtut.com
Ilustrasi suasana festival warga Santa Maria Canchesda, Meksiko, sebelum insiden ledakan kembang api mengubah perayaan menjadi tragedi. — Getty Images/@rawfile redux

MEKSIKO — Sedikitnya 10 orang tewas dan sekitar 60 lainnya mengalami luka-luka setelah ledakan kembang api terjadi dalam sebuah festival tradisional di Santa Maria Canchesda, wilayah Temascalcingo, Meksiko tengah. Ledakan tersebut memicu kebakaran besar, merusak sejumlah bangunan, serta membuat warga yang berada di lokasi berhamburan menyelamatkan diri.

Peristiwa itu terjadi pada Sabtu (5/9/2026) saat masyarakat setempat menggelar rangkaian ritual festival desa. Pemerintah wilayah setempat mengonfirmasi jumlah korban meninggal dan terluka akibat insiden yang melibatkan penggunaan kembang api dalam kegiatan budaya tersebut.

Berdasarkan rekaman video yang beredar, warga saat itu tengah mengikuti arak-arakan dengan membawa patung banteng berbahan jerami yang dihiasi kembang api atau dikenal sebagai sapi petasan. Kembang api yang terpasang pada patung tersebut kemudian menyembur ketika prosesi berlangsung.

Ledakan besar terjadi setelah percikan api diduga menyambar persediaan kembang api yang disimpan di area sekitar gereja desa. Api dengan cepat membesar dan menjalar ke kawasan alun-alun kota. Kekuatan ledakan dilaporkan menyebabkan sejumlah dinding bangunan roboh.

Petugas penyelamat langsung diterjunkan untuk memadamkan api, mengevakuasi warga, serta mencari korban yang kemungkinan masih tertimbun reruntuhan. Aparat setempat menyebut jumlah korban dapat berubah seiring proses pencarian dan penanganan di lokasi kejadian.

Keuskupan Atlacomulco, wilayah yang berada tidak jauh dari lokasi ledakan, menyampaikan bahwa dua imam turut menjadi korban luka dalam peristiwa tersebut. Keduanya dilaporkan mengalami cedera, tetapi kondisi mereka tidak membahayakan nyawa.

“Kami bersatu dalam doa bagi mereka yang telah kehilangan nyawa, keluarga dan orang-orang terkasih mereka, serta mereka yang terluka dan semua orang yang saat ini mengalami masa-masa penuh rasa sakit dan kekhawatiran,” kata Keuskupan Atlacomulco melalui pernyataan di media sosial, Selasa (8/9/2026).

Sementara itu, Kantor Kejaksaan Agung Meksiko menyatakan penyebab pasti ledakan masih dalam penyelidikan. Aparat tengah mengumpulkan informasi untuk mengetahui faktor yang menyebabkan kembang api memicu ledakan besar dalam festival tersebut.

Penggunaan kembang api dalam festival masyarakat Meksiko telah beberapa kali menimbulkan kecelakaan fatal. Pada Juli 2018, ledakan di sebuah pabrik kembang api di Tultepec, wilayah utara Mexico City, menewaskan 24 orang. Dua tahun sebelumnya, ledakan di pasar kembang api kawasan yang sama menyebabkan 42 orang meninggal dunia.

Rangkaian insiden tersebut kembali memunculkan perhatian terhadap aspek keselamatan dalam penggunaan bahan peledak untuk kegiatan budaya dan keagamaan.

Punya keberatan terhadap pemberitaan ini? Ajukan Hak Jawab

Komentar

Email tidak akan dipublikasikan. Komentar dimoderasi sebelum tampil.

Memuat komentar...

Artikel Terkait

Lihat semua
Jembatan China–Korea Utara Resmi Dibuka Setelah Mangkrak 12 Tahun
Internasional

Jembatan China–Korea Utara Resmi Dibuka Setelah Mangkrak 12 Tahun

Jembatan China–Korea Utara resmi beroperasi setelah tertunda 12 tahun. Infrastruktur ini membuka peluang peningkatan perdagangan dan konektivitas kedua negara.

Rachmaddani Rizki Saputra· 1 hari lalu
Ribuan Mahasiswa Albania Turun ke Jalan, Desak Perdana Menteri Mundur
Internasional

Ribuan Mahasiswa Albania Turun ke Jalan, Desak Perdana Menteri Mundur

Gelombang protes mahasiswa di Albania makin memanas menuntut PM Edi Rama mundur. Unjuk rasa meluas ke berbagai kota diiringi isu korupsi dan sengketa lahan.

Mila Nabilah· 1 hari lalu
Pilot Laporkan Penumpukan Es Sebelum Pesawat Piper PA-46 Jatuh di Wisconsin
Internasional

Pilot Laporkan Penumpukan Es Sebelum Pesawat Piper PA-46 Jatuh di Wisconsin

Pesawat Piper PA-46 Malibu jatuh di Wisconsin dan menewaskan enam orang. Pilot sempat melaporkan penumpukan es sebelum kehilangan kontak.

Lusianti Dwi Cahyani· 2 hari lalu
Mirwan Suwarso Ingin Ubah Como 1907 Layaknya Disney, Sepak Bola Bukan Satu-satunya Bisnis
Internasional

Mirwan Suwarso Ingin Ubah Como 1907 Layaknya Disney, Sepak Bola Bukan Satu-satunya Bisnis

Presiden Como 1907 Mirwan Suwarso ingin mengembangkan klub dengan model bisnis ala Disney, memadukan sepak bola, fashion, merchandise, media, dan pariwisata.

Ferdian Trikusuma· 3 hari lalu
Eksplorasi Minyak, Gas, dan Mineral Berskala Besar Akan Dimulai di Greenland
Internasional

Eksplorasi Minyak, Gas, dan Mineral Berskala Besar Akan Dimulai di Greenland

Presiden AS, Donald Trump mengumumkan pada Rabu (14/10/206), akan melakukan eksplorasi berskala besar atas minyak, gas, dan mineral di Greenland.

Andini Putri Lestari· 4 hari lalu
Calvin Verdonk Ukir Sejarah, Jadi WNI Pertama yang Tampil di Liga Champions Eropa
Internasional

Calvin Verdonk Ukir Sejarah, Jadi WNI Pertama yang Tampil di Liga Champions Eropa

Calvin Verdonk mencatat sejarah sebagai pemain berstatus WNI pertama yang tampil di Liga Champions saat Lille menghadapi Arsenal di Emirates Stadium.

Ferdian Trikusuma· 4 hari lalu