Runtut.com

Kepemimpinan Baru Iran Disorot, Pezeshkian dan Mojtaba Khamenei Bahas Isu Strategis

Pezeshkian bertemu Mojtaba Khamenei pada akhir Juli 2026 untuk membahas isu militer, ekonomi, serta tantangan Iran.

2 menit baca
6
Kepemimpinan Baru Iran Disorot, Pezeshkian dan Mojtaba Khamenei Bahas Isu Strategis
Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei, putra dari Ayatollah Ali Khamenei — Doc. Anadolu

TEHERAN — Presiden Iran Masoud Pezeshkian diketahui kembali melakukan pertemuan dengan Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei pada akhir Juli 2026. Pertemuan tersebut menjadi sorotan karena Mojtaba masih jarang tampil di ruang publik sejak menggantikan posisi ayahnya, Ali Khamenei, sebagai pemimpin tertinggi Iran pada awal Maret lalu.

Laporan media pemerintah Iran menyebutkan, pertemuan antara Pezeshkian dan Mojtaba membahas sejumlah isu strategis negara, mulai dari kondisi militer, dampak konflik dengan Amerika Serikat (AS), hingga persoalan ekonomi yang berkaitan dengan kebutuhan masyarakat.

Selain membahas keamanan nasional, kedua tokoh tersebut turut membicarakan pengelolaan sumber daya, stabilitas devisa, penggunaan energi, serta hubungan ekonomi Iran dengan negara-negara mitra. Agenda tersebut mencerminkan tantangan utama pemerintah Iran yang saat ini berhadapan dengan tekanan geopolitik dan kebutuhan menjaga stabilitas ekonomi domestik.

Pertemuan itu berlangsung menjelang memasuki tahun ketiga masa pemerintahan Pezeshkian. Informasi mengenai pertemuan tersebut baru disampaikan media pemerintah Iran pada Minggu (9/8/2026), setelah sebelumnya aktivitas Mojtaba lebih banyak dilakukan melalui pernyataan tertulis tanpa kemunculan langsung di hadapan publik.

Media Iran menyebut pertemuan Masoud Pezeshkian dan Mojtaba Khamenei membahas keamanan nasional, ekonomi, serta arah kebijakan Iran.
Media Iran menyebut pertemuan Masoud Pezeshkian dan Mojtaba Khamenei membahas keamanan nasional, ekonomi, serta arah kebijakan Iran. — X/@IRNA_1313

Minimnya penampilan Mojtaba sejak menjabat sebagai pemimpin tertinggi Iran menimbulkan perhatian internasional. Publikasi mengenai aktivitasnya selama beberapa bulan terakhir relatif terbatas, terutama setelah Iran mengalami konflik militer dengan AS dan Israel yang dimulai pada 28 Februari lalu.

Mojtaba sebelumnya dilaporkan mengalami luka serius akibat serangan gabungan AS dan Israel dalam konflik tersebut. Namun, pemerintah Iran belum memberikan penjelasan rinci mengenai kondisi kesehatannya. Serangan itu juga menewaskan Ali Khamenei serta sejumlah anggota keluarga Khamenei.

Kondisi tersebut membuat keberadaan Mojtaba menjadi salah satu perhatian dalam dinamika politik Iran. Ia bahkan tidak terlihat secara langsung dalam prosesi pemakaman ayahnya yang berlangsung besar-besaran beberapa waktu lalu.

Sebelum pertemuan akhir Juli terungkap, Pezeshkian sempat memberikan pernyataan berbeda mengenai komunikasi dengan Mojtaba. Pada 21 Juli, Pezeshkian menyebut hubungan komunikasi dengan pemimpin tertinggi Iran itu semakin meningkat. Namun, pada awal Agustus, ia menyatakan komunikasi dengan Mojtaba berada dalam kondisi yang sulit.

Pada Mei 2026, media pemerintah Iran juga pernah melaporkan pertemuan antara Pezeshkian dan Mojtaba selama beberapa jam. Pertemuan tersebut menjadi salah satu aktivitas resmi pertama yang dipublikasikan setelah Mojtaba mengambil alih posisi pemimpin tertinggi Iran.

Punya keberatan terhadap pemberitaan ini? Ajukan Hak Jawab

Komentar

Email tidak akan dipublikasikan. Komentar dimoderasi sebelum tampil.

Memuat komentar...

Artikel Terkait

Lihat semua
Bukan Soal Perang Dunia III, Ini Alasan Utama Inggris, Jepang, dan AS Minta Warganya Menyimpan Stok Makanan Darurat
Internasional

Bukan Soal Perang Dunia III, Ini Alasan Utama Inggris, Jepang, dan AS Minta Warganya Menyimpan Stok Makanan Darurat

Dikira sinyal krisis global, imbauan menyetok makanan di Inggris, Jepang, dan AS ternyata murni kampanye kesiapsiagaan menghadapi bencana alam. Simak alasannya!

Lusianti Dwi Cahyani· 12 jam lalu
Biaya Bahan Bakar Melonjak, Ratusan Penumpang Kapal Pesiar Mewah Amerika Serikat Terdampar di Kamboja
Internasional

Biaya Bahan Bakar Melonjak, Ratusan Penumpang Kapal Pesiar Mewah Amerika Serikat Terdampar di Kamboja

Ratusan penumpang penumpang kapal pesiar mewah Villa Vie Odyssey terpaksa diturunkan di Kamboja usai operator kapal gagal menutupi lonjakan biaya BBM.

Rani Masida· 14 jam lalu
Lonjakan Harga Gas LNG Eropa Tembus 100 Euro Bayangi Krisis Energi Musim Dingin
Internasional

Lonjakan Harga Gas LNG Eropa Tembus 100 Euro Bayangi Krisis Energi Musim Dingin

Melonjak tiga kali lipat, harga gas LNG di Eropa menyentuh level tertinggi dalam 4 tahun dan memicu ancaman krisis energi musim dingin.

Rani Masida· 1 hari lalu
Buntut Hinaan pada Mao Zedong, Mbappe Kehilangan Rp544 Milyar dan Diboikot Tiongkok
Internasional

Buntut Hinaan pada Mao Zedong, Mbappe Kehilangan Rp544 Milyar dan Diboikot Tiongkok

Ejek Mao Zedong, Kylian Mbappe rilis permintaan maaf terbuka usai terancam boikot media dan pemutusan sponsor dari Tiongkok.

Rani Masida· 1 hari lalu
Kemenangan Gerakan Mahasiswa Serbia Buka Jalan Reformasi, Pemerintahan Baru Hadapi Ujian
Internasional

Kemenangan Gerakan Mahasiswa Serbia Buka Jalan Reformasi, Pemerintahan Baru Hadapi Ujian

Studentska Lista resmi mengakhiri dominasi Aleksandar Vučić. Hasil pemilu sekaligus menjadi momentum penting bagi gerakan pro-demokrasi anak muda di benua Eropa

Lusianti Dwi Cahyani· 1 hari lalu
Apa Dampak Pemilu Israel terhadap Prospek Gencatan Senjata di Timur Tengah?
Internasional

Apa Dampak Pemilu Israel terhadap Prospek Gencatan Senjata di Timur Tengah?

Kebuntuan Pemilu Israel memunculkan pertanyaan tentang arah kebijakan Gaza, konflik dengan Iran, dan hubungan diplomatik Israel dengan negara sekutunya.

Rani Masida· 1 hari lalu