Bersamaan dengan itu, logo milad Lazismu ke-24 diluncurkan yang disaksikan secara luring oleh seluruh pimpinan majelis, lembaga dan ortom Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Lazismu se-Indonesia dan para tamu undangan mitra Lazismu.
Dalam amanahnya, Bendahara Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Hilman Latief, mengatakan, pemilihan direktur utama menurut pedoman Lazismu yang baru ditetapkan oleh Pimpinan Pusat Muhammadiyah.
"Perubahan ini merupakan langkah progresif. Terima kasih kepada seluruh jajaran Lazismu di Indonesia. Kita menyadari bahwa menghimpun dana ZISKA tidak mudah, demikian pula mengelolanya secara bertanggung jawab," ujarnya.
“Maka manajemen risiko dalam renstra Lazismu yang baru menjadi penting mengingat persiapan audit membutuhkan itu. Karena saya harus menjaga risiko uangnya semakin besar Lazismu tentu sumber daya manusianya semakin banyak ini suatu keniscayaan”, pungkasnya.
Impiannya, ke depan Lazismu menjadi salah satu perwakilan lembaga di Muhammadiyah yang memiliki visibilitas dalam memperkuat ekosistem ekonomi syariah. Semua ekosistem ada, dari transaksi, model dan auditnya. Audit syariah dan ketentuan PSAK-nya juga khusus karena berbeda dengan perbankan.







