Runtut.com

Milad ke-24 Lazismu, Barry Adhitya Resmi Jabat Direktur Utama

Barry Adhitya resmi dilantik jadi Dirut Lazismu Pusat di Milad ke-24. Komitmen perkuat 4 pilar: syariah, program, teknologi & integritas

5 menit baca
15
Milad ke-24 Lazismu, Barry Adhitya Resmi Jabat Direktur Utama
Direktur Utama Lazismu Pusat yang baru Barry Adhitya periode 2026 - 2027, ditandai dengan proses penandatanganan yang disaksikan langsung oleh Bendahara Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Hilman Latief dan Ketua Badan Pengurus Lazismu Pusat — Foto : Lazismu Pusat

Bersamaan dengan itu, logo milad Lazismu ke-24 diluncurkan yang disaksikan secara luring oleh seluruh pimpinan majelis, lembaga dan ortom Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Lazismu se-Indonesia dan para tamu undangan mitra Lazismu.

Dalam amanahnya, Bendahara Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Hilman Latief, mengatakan, pemilihan direktur utama menurut pedoman Lazismu yang baru ditetapkan oleh Pimpinan Pusat Muhammadiyah.

"Perubahan ini merupakan langkah progresif. Terima kasih kepada seluruh jajaran Lazismu di Indonesia. Kita menyadari bahwa menghimpun dana ZISKA tidak mudah, demikian pula mengelolanya secara bertanggung jawab," ujarnya.

“Maka manajemen risiko dalam renstra Lazismu yang baru menjadi penting mengingat persiapan audit membutuhkan itu. Karena saya harus menjaga risiko uangnya semakin besar Lazismu tentu sumber daya manusianya semakin banyak ini suatu keniscayaan”, pungkasnya.

Impiannya, ke depan Lazismu menjadi salah satu perwakilan lembaga di Muhammadiyah yang memiliki visibilitas dalam memperkuat ekosistem ekonomi syariah. Semua ekosistem ada, dari transaksi, model dan auditnya. Audit syariah dan ketentuan PSAK-nya juga khusus karena berbeda dengan perbankan.

Karena itu, sambung Hilman, saya betul-betul berikan amanah kepada seluruh badan pengurs Lazismu dan direksi baru untuk perkuat ekosistem ekonomi syariah bersama mitra.

Ini tidak mudah butuh perjuangan dari aspek sosial ke bisnis begitu sebaliknya. Maka tata kelola dan kemitraan melalui produk program baru seperti perbankan dan produk teknologi baru harus direncanakan dengan matang.

Sementara itu, Ketua Badan Pengurus Lazismu Pusat Ahmad Imam Mujadid Rais mengatakan pergantian direktur utama merupakan bagian dari rotasi kepemimpinan yang lazim dilakukan untuk memperkuat organisasi.

"Perubahan adalah keniscayaan. Karena itu, Lazismu harus semakin solid dan terintegrasi dalam menghadapi berbagai tantangan, termasuk proses audit dan penguatan tata kelola," katanya.

Pada Milad ke-24 yang diperingati Sabtu (4/7/2026), Lazismu mengusung tema "Integrasi Menguatkan Dampak" sebagai komitmen membangun ekosistem ZISKA yang semakin terintegrasi dan memberi manfaat lebih luas bagi masyarakat.

Punya keberatan terhadap pemberitaan ini? Ajukan Hak Jawab

Komentar

Email tidak akan dipublikasikan. Komentar dimoderasi sebelum tampil.

Memuat komentar...

Artikel Terkait

Lihat semua
Kerugian Karhutla 2026 Mencapai Rp167 Triliun, Dampaknya Meluas ke Kesehatan dan Ekonomi
Ekonomi

Kerugian Karhutla 2026 Mencapai Rp167 Triliun, Dampaknya Meluas ke Kesehatan dan Ekonomi

Kerugian karhutla Indonesia pada 2026 diperkirakan mencapai Rp167 triliun. Dampaknya mencakup gangguan ekonomi, biaya kesehatan, dan produktivitas masyarakat.

Lusianti Dwi Cahyani· 2 minggu lalu
Dari BI-Rate ke Cicilan, Perjalanan Panjang Bunga Acuan
Ekonomi

Dari BI-Rate ke Cicilan, Perjalanan Panjang Bunga Acuan

Mengapa BI-Rate naik atau turun tak langsung mengubah cicilan dan bunga deposito? Ini perjalanan suku bunga acuan hingga ke dompet, lengkap dengan simulasi.

Tegar Herlambang· 7 Oktober 2026
Kenapa Harga Cabai Gampang Meroket? Ini Ilmu Ekonominya
Ekonomi

Kenapa Harga Cabai Gampang Meroket? Ini Ilmu Ekonominya

Harga cabai bisa jatuh di bawah Rp10 ribu lalu meroket puluhan ribu. Ini penjelasan ekonominya, dari permintaan yang inelastis sampai rantai distribusi.

Tegar Herlambang· 6 Oktober 2026
BI Tahan Bunga 5,75 Persen, Rupiah Belum Lepas dari Tekanan
Ekonomi

BI Tahan Bunga 5,75 Persen, Rupiah Belum Lepas dari Tekanan

Bank Indonesia menahan BI-Rate 5,75 persen untuk ketiga kalinya. Rupiah masih bergerak di sekitar Rp17.900 per dolar AS di tengah harga minyak tinggi.

Tegar Herlambang· 6 Oktober 2026
Inflasi September 3,28 Persen, Cabai dan Emas Jadi Pemicu
Ekonomi

Inflasi September 3,28 Persen, Cabai dan Emas Jadi Pemicu

BPS mencatat inflasi September 2026 sebesar 3,28 persen secara tahunan. Cabai rawit, daging ayam, dan emas perhiasan jadi pendorong utamanya.

Tegar Herlambang· 5 Oktober 2026
APBN 2027 Disahkan, Pemerintah Tetapkan Defisit 2,4 Persen untuk Jaga Pertumbuhan Ekonomi
Ekonomi

APBN 2027 Disahkan, Pemerintah Tetapkan Defisit 2,4 Persen untuk Jaga Pertumbuhan Ekonomi

Pemerintah menyiapkan delapan fokus pembangunan dalam APBN 2027, mulai dari pangan, energi, pendidikan, hingga penguatan ekonomi masyarakat.

Rachmaddani Rizki Saputra· 30 September 2026