Jangan sampai liburan ke luar negeri terhambat karena persiapan yang terlewat. Simak dokumen wajib, aturan visa, hingga syarat bukti finansial sebelum berangkat
4. Atur Anggaran dan Metode Pembayaran
Sebelum berangkat, buat perkiraan pengeluaran selama perjalanan. Anggaran sebaiknya mencakup transportasi, penginapan, makanan, tiket wisata, belanja, dan dana darurat.
Periksa juga metode pembayaran yang umum digunakan di negara tujuan. Pastikan kartu debit atau kredit dapat digunakan untuk transaksi internasional, serta cari tahu kemungkinan biaya tambahan dari bank. Membawa uang tunai secukupnya juga bisa membantu ketika menemukan tempat yang belum menerima pembayaran nontunai.
Jangan lupa memeriksa ketentuan bea cukai terkait uang tunai yang dibawa. Di beberapa negara, jumlah tertentu wajib dilaporkan saat kedatangan atau keberangkatan.
5. Pastikan Internet dan Transportasi Tersedia
Koneksi internet akan membantu wisatawan mengakses peta, memesan transportasi, mencari informasi tempat wisata, dan berkomunikasi selama perjalanan. Sebelum berangkat, cari tahu pilihan internet yang tersedia, seperti roaming internasional, kartu SIM lokal, atau eSIM.
Unduh pula peta dan informasi perjalanan yang diperlukan agar tetap bisa diakses secara luring. Jika menggunakan transportasi umum, pelajari rute dari bandara menuju penginapan serta pilihan transportasi untuk berpindah tempat.
Persiapan sederhana ini bisa menghemat waktu dan mengurangi kebingungan ketika tiba di negara tujuan.
6. Periksa Aturan Barang Bawaan dan Kebutuhan Kesehatan
Setiap maskapai memiliki ketentuan mengenai berat bagasi, ukuran koper, dan barang yang boleh dibawa ke kabin. Periksa aturan tersebut sebelum mengemas barang agar tidak perlu membayar biaya tambahan atau meninggalkan barang di bandara.
Perhatikan pula aturan bea cukai negara tujuan, terutama untuk obat-obatan, makanan, dan barang tertentu yang dibatasi atau memerlukan dokumen khusus. Jika membawa obat resep, simpan dalam kemasan aslinya dan bawa dokumen pendukung apabila diperlukan.
Asuransi perjalanan juga layak dipertimbangkan untuk mengantisipasi kejadian tidak terduga, seperti gangguan perjalanan atau kebutuhan medis. Beberapa negara dan jenis visa bahkan menetapkan asuransi medis perjalanan sebagai salah satu persyaratan.
Punya keberatan terhadap pemberitaan ini? Ajukan Hak Jawab