AMERIKA SERIKAT — Model rekayasa wahana DAVINCI (Deep Atmosphere Venus Investigation of Noble gases, Chemistry, and Imaging) milik Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat (NASA) berhasil melewati pengujian panas ekstrem sebagai persiapan untuk misi eksplorasi atmosfer Venus.

Pengujian tersebut dilakukan dengan memanaskan model wahana hingga suhu 465 derajat Celsius, mendekati kondisi lingkungan ekstrem di permukaan planet tersebut.

Uji ketahanan DAVINCI berlangsung pada 28 Agustus hingga 10 September 2026 di fasilitas Rex Heat Treat. Dalam proses pengujian, model wahana yang memiliki bentuk menyerupai bola yoga ditempatkan di dalam ruang pemanas khusus berlapis keramik untuk mensimulasikan kondisi saat wahana melakukan perjalanan turun menuju permukaan Venus.

Mengutip NASA, suhu ruang pengujian dinaikkan hingga 465 derajat Celsius dalam waktu sekitar satu jam. Proses tersebut dibuat menyerupai tingkat pemanasan yang akan dialami wahana ketika memasuki atmosfer Venus selama kurang lebih 55 hingga 60 menit sebelum mencapai permukaan planet.

Pengujian dilakukan sebanyak enam kali siklus pemanasan. Hasilnya, model rekayasa DAVINCI mampu bertahan tanpa mengalami kerusakan pada seluruh rangkaian uji. Keberhasilan tersebut menjadi bagian dari tahapan persiapan teknologi sebelum wahana menjalankan misi penelitian terhadap salah satu planet terpanas di tata surya.

Selama proses pengujian, lebih dari 100 sensor termal dipasang untuk memantau kondisi perangkat yang mewakili instrumen ilmiah di dalam wahana. Sensor tersebut digunakan untuk melihat kemampuan sistem perlindungan wahana dalam menjaga perangkat penelitian dari paparan suhu tinggi.

Selain mampu bertahan dalam kondisi ekstrem, desain DAVINCI juga dibuat agar tetap dapat melakukan pengambilan data selama perjalanan menuju permukaan Venus. Wahana ini memiliki saluran khusus yang memungkinkan gas atmosfer masuk untuk dianalisis tanpa mengganggu perlindungan terhadap instrumen di dalamnya.

Dalam misi eksplorasinya, DAVINCI akan membawa berbagai instrumen ilmiah untuk mempelajari komposisi kimia, struktur, serta karakteristik atmosfer Venus. Data tersebut diharapkan dapat membantu ilmuwan memahami bagaimana kondisi Venus terbentuk dan mengalami perubahan sepanjang sejarah planet tersebut.

Wahana ini juga dilengkapi kamera yang dirancang untuk mengambil gambar permukaan Venus dengan resolusi tinggi. Hasil pengamatan tersebut akan digunakan untuk membantu pembuatan peta tiga dimensi wilayah permukaan planet.

Melalui misi DAVINCI, ilmuwan berupaya mengungkap lebih jauh sejarah Venus, termasuk kemungkinan planet tersebut pernah memiliki lingkungan yang berbeda pada masa lalu. Salah satu pertanyaan yang ingin dijawab adalah apakah Venus pernah memiliki lautan atau kondisi yang memungkinkan munculnya lingkungan pendukung kehidupan.