Runtut.com

Tim Dosen Unesa Dorong Kemandirian Ekonomi PMI Hong Kong Lewat Pelatihan Bisnis Digital

Tim Dosen Unesa bekali PMI Hong Kong keterampilan bisnis digital untuk memperkuat kemandirian ekonomi

3 menit baca
10
Tim Dosen Unesa Dorong Kemandirian Ekonomi PMI Hong Kong Lewat Pelatihan Bisnis Digital
Tim dosen Unesa dalam pelatihan bisnis digital bersama PMI Hong Kong — Dok. Pribadi

Hong Kong – Ribuan pekerja migran Indonesia (PMI) di luar negeri memiliki peluang besar untuk mengembangkan usaha digital. Melihat potensi tersebut, tim dosen Universitas Negeri Surabaya (Unesa) memberikan pendampingan kewirausahaan digital bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Hong Kong melalui program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Internasional.

Program Studi S-2 Administrasi Publik dan S-1 Ilmu Administrasi Negara, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisipol) Unesa berkolaborasi dengan Pimpinan Cabang Istimewa (PCIA) Aisyiyah Hong Kong menggelar kegiatan bertajuk “Penguatan Ekonomi PMI di Hong Kong melalui Program Side-Hustle Mendukung Pencapaian SDGs 8” di Causeway Bay, Hong Kong pada Juli 2026.

Kegiatan tersebut diarahkan untuk membekali PMI dengan keterampilan memanfaatkan teknologi digital sebagai peluang ekonomi tambahan. Melalui pelatihan ini, peserta dikenalkan dengan strategi membangun usaha berbasis media sosial yang dapat dijalankan secara fleksibel di sela aktivitas pekerjaan.

Ketua tim PKM, Suci Megawati mengatakan, masih terdapat PMI yang belum memiliki keterampilan kewirausahaan digital sebagai persiapan membangun kemandirian ekonomi setelah kembali ke Indonesia.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin mendorong para PMI memanfaatkan media sosial sebagai sarana membangun peluang ekonomi. Harapannya, keterampilan yang diperoleh dapat menjadi bekal untuk menciptakan usaha mandiri ketika kembali ke Indonesia," ujarnya.

Menurutnya, perkembangan ekonomi digital membuka ruang baru bagi masyarakat, termasuk PMI, untuk mengembangkan potensi usaha tanpa terbatas oleh lokasi. Media sosial dapat menjadi pintu masuk untuk mengenalkan produk, membangun jejaring pelanggan, hingga menciptakan sumber pendapatan baru.

Koordinator Program Studi S-1 Ilmu Administrasi Negara Unesa, Eva Hany Fanida menyampaikan apresiasi atas kolaborasi bersama PCIA Hong Kong. Ia menyebut program ini menjadi bentuk kontribusi perguruan tinggi dalam menghadirkan pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

“Program ini memberikan keterampilan yang relevan dengan perkembangan ekonomi digital dan dapat diterapkan secara langsung oleh pekerja migran, sekaligus sebagai komitmen perguruan tinggi terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) poin ke-8 mengenai pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi,” ujarnya.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Prodi S-2 Administrasi Publik dan Prodi S-1 Ilmu Administrasi Negara Unesa bersama PCIA Hong Kong turut melakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) sebagai penguatan kerja sama pemberdayaan masyarakat.

Peserta mendapatkan materi mengenai pemanfaatan platform digital, khususnya TikTok, untuk mengembangkan bisnis daring. Materi mencakup pengenalan fitur TikTok, pendaftaran TikTok Shop, program afiliasi, hingga peluang profesi digital seperti TikTok Influencer, TikTok Consultant, dan TikTok Manager.

Tim dosen juga mendampingi peserta menyusun strategi pembuatan konten yang sederhana, autentik, dan dekat dengan kehidupan sehari-hari. Pendekatan tersebut diharapkan mampu membantu PMI membangun identitas digital sekaligus memperluas peluang pemasaran.

Ketua PCIA Hong Kong, Ebta Dwi Anggraini menyambut positif program ini. Menurutnya, kolaborasi bersama Unesa membuka akses baru bagi komunitas PMI untuk memperoleh pengetahuan dan keterampilan yang dapat mendukung peningkatan ekonomi.

Ia turut membagikan pengalaman dalam memperoleh penghasilan tambahan melalui Facebook Pro dan Instagram Reels. Pengalaman tersebut menjadi gambaran bahwa media sosial dapat dikembangkan sebagai sumber pendapatan apabila dikelola secara konsisten.

Adapun tim dosen yang terlibat dalam kegiatan tersebut terdiri atas Tjitjik Rahaju, M. Farid Ma’ruf, Fitrotun Niswah, Firre An Suprapto, Wilda Sumarsyah, Nuh Krama Hadianto, Suci Megawati, Meirinawati, Indah Prabawati, Ajie Hanif Muzaqi, dan Ardiyansah.

Punya keberatan terhadap pemberitaan ini? Ajukan Hak Jawab

Komentar

Email tidak akan dipublikasikan. Komentar dimoderasi sebelum tampil.

Memuat komentar...

Artikel Terkait

Lihat semua
Pembuatan Kurikulum dan Maintenance Ruang Belajar Oleh Kelompok 4 KKN STIT Hidayatunnajah Bekasi di TPQ Insan Mutiara
Ruang Kampus

Pembuatan Kurikulum dan Maintenance Ruang Belajar Oleh Kelompok 4 KKN STIT Hidayatunnajah Bekasi di TPQ Insan Mutiara

Mahasiswa KKN 4 STIT Hidayatunnajah Bekasi gelar pengabdian masyarakat di TPQ Insan Mutiara lewat penyusunan kurikulum dan perbaikan fasilitas belajar.

Ferdian Trikusuma· 17 jam lalu
KBGO Makin Marak Terjadi di Perguruan Tinggi, Pentingnya Pemahaman Gender di Kampus
Ruang Kampus

KBGO Makin Marak Terjadi di Perguruan Tinggi, Pentingnya Pemahaman Gender di Kampus

Kasus Kekerasan Berbasis Gender Online (KBGO) mulai mencuat di beberapa Perguruan Tinggi. Hal ini menunjukkan urgensi pendidikan gender di lingkungan kampus.

Khalda Syifa Ramadhani· 4 hari lalu
Parkir Kampus Semrawut: Salah Mahasiswa atau Manajemen?
Ruang Kampus

Parkir Kampus Semrawut: Salah Mahasiswa atau Manajemen?

Puluhan sepeda motor memenuhi area parkir kampus Universitas Pamulang. Keterbatasan lahan membuat sebagian mahasiswa memarkir kendaraan di trotoar dan

Wardah Hafizhah· 5 hari lalu
HIMA PBIN Universitas Cipasung Resmi Dikukuhkan Warek III di Tengah Semangat Mahasiswa Baru
Ruang Kampus

HIMA PBIN Universitas Cipasung Resmi Dikukuhkan Warek III di Tengah Semangat Mahasiswa Baru

HIMA Pendidikan Bahasa Indonesia (PBIN) Universitas Cipasung resmi dikukuhkan oleh Warek III pada orientasi mahasiswa baru (Momaru), Rabu (23/9/2026).

Maya Sintasari· 1 minggu lalu
KKN-T Unesa Olah Minyak Jelantah Menjadi Lilin Aromaterapi Bernilai Ekonomi di Desa Patokpicis
Ruang Kampus

KKN-T Unesa Olah Minyak Jelantah Menjadi Lilin Aromaterapi Bernilai Ekonomi di Desa Patokpicis

Program pelatihan pembuatan lilin aromaterapi berbahan dasar minyak jelantah merupakan keterampilan mengolah limbah menjadi produk bernilai jual

Naura Nancy Adellia · 2 minggu lalu
Langkah Mantap Menuju PIMNAS: Tim PKM-PM SERASI Paparkan Hasil Intervensi di PKP2
Ruang Kampus

Langkah Mantap Menuju PIMNAS: Tim PKM-PM SERASI Paparkan Hasil Intervensi di PKP2

Mahasiswa PKM STIKes Widya Dharma Husada terapkan terapi Tree of Life bagi WBS PSBL Harapan Sentosa 2 guna pulihkan konsep diri dan interaksi sosial.

Ferdian Trikusuma· 2 minggu lalu