Runtut.com

Mahasiswa KKN UNISDA 23 hadirkan Inovasi UMKM Desa Sambungrejo melalui penyuluhan TOGA (Tanaman Obat Keluarga), Wedang Rempah, dan Digitalisasi Pemasaran

Mahasiswa KKN UNISDA Lamongan menyelenggarakan praktik penanaman TOGA, produksi wedang rempah, dan pelatihan e-commerce sebagai upaya pemberdayaan masyarakat.

3 menit baca
96
Mahasiswa KKN UNISDA 23 hadirkan Inovasi UMKM Desa Sambungrejo melalui penyuluhan TOGA (Tanaman Obat Keluarga), Wedang Rempah, dan Digitalisasi Pemasaran
Dokumentasi kegiatan — Dokumen pribadi

Lamongan – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Universitas Darul 'Ulum (UNISDA) Lamongan mengadakan kegiatan: “Sosialisasi dan Penyuluhan Praktik TOGA, Produksi Wedang Rempah, dan Pelatihan E-Commerce Shopee”. Kegiatan ini diselenggarakan pada Hari Jum’at, 17 Juli 2026 dan bertempat di Balai Desa Sambungrejo, Kecamatan Modo, Kabupaten Lamongan. Dihadiri mulai dari seluruh perangkat desa, pelaku UMKM, kelompok PKK, beserta beberapa elemen masyarakat desa sebagai peserta. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat Desa Sambungrejo tentang pemanfaatan terkait tanaman obat menjadi wedang rempah yang kaya akan khasiat, serta menjadi produk inovasi yang bernilai jual tinggi.

Kegiatan ini dibuka dengan sambutan dari Koordinator Desa, Arifahtul Akbar. Dilanjutkan dengan sambutan dari Kepala Desa Sambungrejo, Saeman. Beliau berharap kegiatan kali ini dapat memberikan pemahamanan serta menumbuh kesadaran kepada seluruh elemen masyarakat Desa Sambungrejo, “Harapan kami, setelah adanya penyuluhan ini, masyarakat Desa Sambungrejo mulai membiasakan diri untuk mengonsumsi minuman herbal, terutama yang berasal dari tanaman obat di sekitar rumah, jadi penggunaan obat-obatan bisa dikurangi dan tidak ketergantungan, khususnya buat mengatasi keluhan ringan.”

Setelah beberapa sambutan, selanjutnya masuk ke sesi acara praktik budidaya TOGA (Tanaman Obat Keluarga) seperti, jahe, kencur, laos, kunyit, serai, bersama ibu-ibu PKK dan dipandu oleh Kak Salsa dan Kak Adam selaku mahasiswa KKN UNISDA Lamongan. Sebelum praktik, Kak Salsa menyampaikan materi tentang manfaat dari beberapa tanaman TOGA. Kemudian, Kak Adam mengajak relawan dari kelompok PKK untuk melakukan praktik penanaman TOGA. Dimulai dari penyiapan media tanam berupa campuran antara sekam dan tanah yang dimasukkan ke dalam polybag, kemudian bibit yang sudah bertunas ditanam ke dalam polybag. Kak Adam juga menambahkan bahwa tanaman harus disiram setiap pagi dan sore untuk menjaga bibit tetap dalam keadaan lembab dan tidak kering.

Budidaya TOGA (Tanaman Obat Keluarga)
Budidaya TOGA (Tanaman Obat Keluarga) — Dokumen pribadi

Memasuki kegiatan selanjutnya, yakni penyuluhan dan pelatihan pembuatan wedang rempah (Uwuh dan teh sereh jahe) yang dipandu oleh Kak Charis juga Kak Nisa. Sama seperti sebelumnya, Kak Nisa menerangkan manfaat dari setiap rempah-rempah yang akan digunakan untuk membuat wedang Uwuh dan teh sereh jahe. Dilanjut dengan praktik pembuatan wedang Uwuh sebagai salah satu sampel berbagai macam olahan minuman yang bisa dihasilkan oleh rempah-rempah.

Selanjutnya, peserta memperoleh pendampingan dalam pengemasan produk, pembuatan akun toko di Shopee, penyusunan katalog produk, serta strategi pemasaran digital yang dipandu oleh Kak Firda. Tujuannya produk ini tidak hanya memiliki nilai jual, tetapi juga mampu menjangkau pasar yang lebih luas dan meningkatkan penjualan. Selain itu, setiap sesi diberi kesempatan untuk tanya jawab lalu diberikan reward.

Penyuluhan TOGA (Tanaman Obat Keluarga), Wedang Rempah, dan Digitalisasi Pemasaran
Penyuluhan TOGA (Tanaman Obat Keluarga), Wedang Rempah, dan Digitalisasi Pemasaran — Dokumen pribadi

Melalui penyuluhan ini, mahasiswa KKN UNISDA mengharap terjalin sinergi yang erat antara mahasiswa dengan seluruh elemen masyarakat. Diharapkan semangat kolaborasi dan inovasi yang telah dibangun sejak awal dapat menjadi landasan dalam menghadirkan kontribusi nyata bagi kemajuan Desa Sambungrejo, sekaligus memperkaya pengalaman mahasiswa dalam mengaplikasikan ilmu pengetahuan secara langsung kepada masyarakat. “Harapan kami, apa yang sudah dipelajari hari ini tidak hanya berhenti di pelatihan saja, tetapi benar-benar dipraktikkan oleh masyarakat. Mudah-mudahan TOGA ini bisa menjadi awal munculnya produk-produk lokal dari Desa Sambungrejo yang berkualitas, punya nilai jual, dan bisa dipasarkan lebih luas melalui media digital. Yang paling penting, semoga kegiatan ini bisa memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Desa Sambungrejo.” ujar Koordinator Desa KKN UNISDA Lamongan.

Punya keberatan terhadap pemberitaan ini? Ajukan Hak Jawab

Komentar

Email tidak akan dipublikasikan. Komentar dimoderasi sebelum tampil.

Memuat komentar...

Artikel Terkait

Lihat semua
Pembuatan Kurikulum dan Maintenance Ruang Belajar Oleh Kelompok 4 KKN STIT Hidayatunnajah Bekasi di TPQ Insan Mutiara
Ruang Kampus

Pembuatan Kurikulum dan Maintenance Ruang Belajar Oleh Kelompok 4 KKN STIT Hidayatunnajah Bekasi di TPQ Insan Mutiara

Mahasiswa KKN 4 STIT Hidayatunnajah Bekasi gelar pengabdian masyarakat di TPQ Insan Mutiara lewat penyusunan kurikulum dan perbaikan fasilitas belajar.

Ferdian Trikusuma· 1 minggu lalu
KBGO Makin Marak Terjadi di Perguruan Tinggi, Pentingnya Pemahaman Gender di Kampus
Ruang Kampus

KBGO Makin Marak Terjadi di Perguruan Tinggi, Pentingnya Pemahaman Gender di Kampus

Kasus Kekerasan Berbasis Gender Online (KBGO) mulai mencuat di beberapa Perguruan Tinggi. Hal ini menunjukkan urgensi pendidikan gender di lingkungan kampus.

Khalda Syifa Ramadhani· 1 minggu lalu
Parkir Kampus Semrawut: Salah Mahasiswa atau Manajemen?
Ruang Kampus

Parkir Kampus Semrawut: Salah Mahasiswa atau Manajemen?

Puluhan sepeda motor memenuhi area parkir kampus Universitas Pamulang. Keterbatasan lahan membuat sebagian mahasiswa memarkir kendaraan di trotoar dan

Wardah Hafizhah· 2 minggu lalu
HIMA PBIN Universitas Cipasung Resmi Dikukuhkan Warek III di Tengah Semangat Mahasiswa Baru
Ruang Kampus

HIMA PBIN Universitas Cipasung Resmi Dikukuhkan Warek III di Tengah Semangat Mahasiswa Baru

HIMA Pendidikan Bahasa Indonesia (PBIN) Universitas Cipasung resmi dikukuhkan oleh Warek III pada orientasi mahasiswa baru (Momaru), Rabu (23/9/2026).

Maya Sintasari· 2 minggu lalu
KKN-T Unesa Olah Minyak Jelantah Menjadi Lilin Aromaterapi Bernilai Ekonomi di Desa Patokpicis
Ruang Kampus

KKN-T Unesa Olah Minyak Jelantah Menjadi Lilin Aromaterapi Bernilai Ekonomi di Desa Patokpicis

Program pelatihan pembuatan lilin aromaterapi berbahan dasar minyak jelantah merupakan keterampilan mengolah limbah menjadi produk bernilai jual

Naura Nancy Adellia · 3 minggu lalu
Langkah Mantap Menuju PIMNAS: Tim PKM-PM SERASI Paparkan Hasil Intervensi di PKP2
Ruang Kampus

Langkah Mantap Menuju PIMNAS: Tim PKM-PM SERASI Paparkan Hasil Intervensi di PKP2

Mahasiswa PKM STIKes Widya Dharma Husada terapkan terapi Tree of Life bagi WBS PSBL Harapan Sentosa 2 guna pulihkan konsep diri dan interaksi sosial.

Ferdian Trikusuma· 3 minggu lalu