Runtut.com

Pemerintah Rilis Perpres Ojol, Batasi Potongan Komisi Aplikator Maksimal 8 Persen

Sah! Pemerintah rilis Perpres 27/2026. Menhub Dudy Purwagandhi tegaskan potongan komisi aplikator maksimal 8% demi pendapatan bersih mitra pengemudi.

2 menit baca
7
Runtut.com
Konferensi Pers pimpinan DPR RI dan pemerintah terkait pengumuman Perpres bagi ojek online — YouTube/TV Parlemen

JAKARTA — Pemerintah bersama pimpinan DPR RI resmi menerbitkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 27 Tahun 2026 tentang Perlindungan Ekosistem Transportasi Berbasis Digital. Melalui aturan ini, pemerintah menetapkan batas maksimal potongan dari perusahaan aplikator sebesar 8 persen.  

Dalam konferensi pers bersama yang berlangsung di Gedung DRR, Senayan, Jakarta pada Kamis (8/10/2026), Menteri Perhubungan Republik Indonesia, Dudy Purwagandhi menjelaskan bahwa penerbitan kebijakan ini merupakan langkah konkret untuk memberikan kepastian kepada para pengemudi ojek online (ojol) di tanah air.

“Alhamdulillah setelah sekian tahun pimpinan pengaturan mengenai ojek online akhirnya bisa kita, pemerintah, Presiden Prabowo bisa mengeluarkan dan memberikan kepastian kepada rekan-rekan pengemudi ojek online,” kata Dudy (8/10/2026).

Dudy juga menerangkan terkait biaya layanan platform. "Kami sebagai pemangku transportasi umum terkait dengan ojek online sebagai bagian dari Perpres yang dikeluarkan, kami telah mengeluarkan Keputusan Menteri Perhubungan yang diberlakukan per-tanggal 1 Juni kemarin di mana salah satu yang paling ditunggu-tunggu sebagaimana yang disampaikan oleh Presiden bahwa pengaturan biaya platform delapan persen itu kami tuangkan di dalam Keputusan Menteri Perhubungan,” tambahnya.

Pengemudi ojek online saat melintas di jalanan umum
Pengemudi ojek online saat melintas di jalanan umum — Sumber: pexels.com

Dudy mengemukakan, langkah ini sebagai respons langsung atas arahan Presiden guna menjawab harapan para mitra pengemudi di lapangan.

Melalui skema baru ini, pengemudi ojol dipastikan mengantongi pendapatan bersih minimal 92 persen dari setiap transaksi perjalanan.

Menjadi Rujukan Sektor Lain

Lebih lanjut, regulasi batas tarif ini tidak hanya menyasar pada angkutan penumpang saja. Melalui Perpres Nomor 27 Tahun 2026, jangkauan aturan kini diperluas secara menyeluruh ke sektor jasa pengantaran barang hingga pesan-antar makanan digital.

Dudy menyebutkan bahwa aturan tarif dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub) ini akan menjadi salah satu rujukan bagi kementerian lain dalam menyusun teknis logistik.

“Begitu juga kami sebagai pengampu mengatur mengenai tarif. Jadi nanti tarif adalah salah satu referensi yang akan menjadi rujukan kementerian di antaranya Kementerian Komdigi dalam melakukan pengaturan mengenai pengangkutan barang dan makanan,” ujar Dudy (8/10/2026).

Untuk memastikan regulasi berjalan tanpa tumpang tindih, pemerintah juga sepakat menunjuk Kementerian UMKM sebagai pengampu utama ekosistem ini. Kementerian UMKM bersama Kemenhub dan Komdigi (Kementerian Komunikasi dan Digital) akan tergabung dalam forum komunikasi khusus untuk memonitor kepatuhan perusahaan aplikator secara berkala, dengan target seluruh aturan turunan rampung pada 31 Desember 2026.

Punya keberatan terhadap pemberitaan ini? Ajukan Hak Jawab

Komentar

Email tidak akan dipublikasikan. Komentar dimoderasi sebelum tampil.

Memuat komentar...

Artikel Terkait

Lihat semua
KMP Batumandi Terbakar, 460 Penumpang dan Kru Selamat
Nasional

KMP Batumandi Terbakar, 460 Penumpang dan Kru Selamat

Kapal Motor Penumpang (KMP) Batumandi milik PT ASDP terbakar saat hendak bersandar di Dermaga VI Pelabuhan Merak, Banten. 460 jiwa dengan selamat.

Lusianti Dwi Cahyani· 1 minggu lalu
Kebakaran di Gunung Sumbing Kian Meluas, Pemadaman Api Terkendala Medan Terjal
Nasional

Kebakaran di Gunung Sumbing Kian Meluas, Pemadaman Api Terkendala Medan Terjal

Kebakaran di Gunung Sumbing makin meluas. Terjalnya medan di gunung, keterbatasan sumber air, serta sulitnya akses menjadi kendala utama yang dialami petugas.

Nurul Hidayah· 1 minggu lalu
Pemerintah Respons Aksi Greenpeace dan Aspirasi Mahasiswa, Siapkan Stimulus Rp26,34 Triliun untuk Tekan Biaya Hidup
Nasional

Pemerintah Respons Aksi Greenpeace dan Aspirasi Mahasiswa, Siapkan Stimulus Rp26,34 Triliun untuk Tekan Biaya Hidup

Pemerintah merespons kritik Greenpeace soal krisis iklim dan biaya hidup serta lima tuntutan mahasiswa terkait lingkungan, ekonomi, demokrasi, dan pendidikan.

Rachmaddani Rizki Saputra· 1 minggu lalu
Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Demo Mahasiswa di Tugu Tani Soroti Isu Karhutla hingga Biaya Pendidikan
Nasional

Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Demo Mahasiswa di Tugu Tani Soroti Isu Karhutla hingga Biaya Pendidikan

Dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran diwarnai aksi mahasiswa di Jakarta suarakan lima tuntutan terkait lingkungan, ekonomi, dan pendidikan.

Rachmaddani Rizki Saputra· 1 minggu lalu
Krisis Iklim dan Biaya Hidup Jadi Pesan Utama Aksi Greenpeace di Bundaran HI
Nasional

Krisis Iklim dan Biaya Hidup Jadi Pesan Utama Aksi Greenpeace di Bundaran HI

Greenpeace Indonesia bentangkan dua spanduk raksasa di Bundaran HI dan mengajak warga mengirim karangan bunga digital untuk menyuarakan krisis iklim.

Rachmaddani Rizki Saputra· 1 minggu lalu
Delapan Jam Diperiksa, Enam Aktivis Greenpeace Dibebaskan Usai Aksi di Bundaran HI
Nasional

Delapan Jam Diperiksa, Enam Aktivis Greenpeace Dibebaskan Usai Aksi di Bundaran HI

Panjat Monumen Bundaran HI, Greenpeace bongkar fakta mengejutkan: 41% warga tertekan akibat harga pangan melonjak gara-gara krisis iklim!

Lusianti Dwi Cahyani· 1 minggu lalu