MALANG – Kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Negeri Malang Belajar Bersama Masyarakat (UM BBM) menggelar pelatihan digital marketing bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Kasembon, Rabu (8/7/2026). Kegiatan ini bertujuan mengoptimalkan penggunaan media sosial sebagai sarana pemasaran untuk memperluas jangkauan pasar produk lokal.
Nayla Ika, selaku koordinator desa UM BBM menyatakan, inisiatif ini diambil berdasarkan hasil observasi lapangan yang menunjukkan bahwa mayoritas pelaku UMKM di Desa Kasembon belum merambah pemasaran digital. Kondisi ini membuat pemasaran produk terbatas pada skala lokal, sehingga diperlukan intervensi teknologi untuk meningkatkan daya saing usaha.
Pelatihan yang berlangsung sejak pagi hari ini mencakup materi teknis yang komprehensif. Peserta dibekali keterampilan pengambilan footage foto dan video, teknik penyuntingan konten melalui aplikasi Canva dan CapCut, hingga pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) untuk pembuatan caption serta poster promosi.
Pemateri kegiatan, Nauval Zaky, menjelaskan bahwa materi tersebut dirancang agar peserta mampu mengelola konten secara mandiri.
"Tadi saya menyampaikan materi terkait teknik editing foto dan video seperti CapCut dan Canva, serta materi tentang prompt untuk caption. Ada beberapa materi yang disampaikan secara kondisional seperti pengelolaan akun TikTok dan pembuatan poster dari AI," ujar Nauval.
Penyelenggaraan pelatihan ini disambut antusias oleh para pelaku usaha. Ibu Nurul, pemilik UMKM kripik setempat, mengaku baru pertama kali mendapatkan wawasan mendalam mengenai tata cara berjualan secara daring.
"Manfaatnya sangat besar sekali, khususnya bagi saya. Semoga Bapak/Ibu yang ikut kegiatan ini tadi, materi yang disampaikan bisa lebih bermanfaat karena sebelumnya tidak tahu dunia jual beli secara online. Jadi sedikit demi sedikit bisa tahu dan paham," ungkap Ibu Nurul.
Melalui pendampingan ini, kelompok UM BBM Desa Kasembon berharap terjadi transformasi digital pada UMKM lokal. Diharapkan ke depannya, para pelaku usaha mampu secara konsisten memanfaatkan platform digital untuk meningkatkan omzet dan jangkauan pasar yang lebih luas.







