Runtut.com

Tikus Merajalela, Mahasiswa IPB Kenalkan Bioyoso dan Emposan di Pekon Adiluwih

Sebanyak delapan mahasiswa KKN-T Inovasi IPB University meluncurkan program SATRIA TANI di Desa Adiluwih, Kabupaten Pringsewu, guna mengatasi serangan

3 menit baca
10
Sebanyak delapan mahasiswa KKN-T Inovasi IPB University meluncurkan program SATRIA TANI di  Balai Desa Adiluwih
Sebanyak delapan mahasiswa KKN-T Inovasi IPB University meluncurkan program SATRIA TANI di Balai Desa Adiluwih — Dokumentasi Pribadi Mahasiswa KKNT

Pringsewu – Serangan hama tikus yang menggerogoti tanaman padi warga Desa Adiluwih, Kecamatan Adiluwih, Kabupaten Pringsewu, mendorong delapan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Inovasi IPB University turun tangan. Selama pelaksanaan KKN-T pada 6 Juli–14 Agustus 2026, mereka memperkenalkan program SATRIA TANI (Strategi Adaptif Tanggulangi Risiko Penyakit Pertanian) kepada 27 petani setempat, dengan dua inovasi andalannya yaitu pestisida nabati Bioyoso dan metode pengasapan Emposan untuk mengusir tikus dari area persawahan, yang dilaksanakan pada tanggal 23 Juli 2026.

Ketua Pelaksana KKN-T Adiluwih, M. Adziez As Siddiq, menjelaskan bahwa serangan hama tikus muncul di tengah masa tanam yang sedang berjalan, serta kemunculan hama tersebut baru kerap sering terjadi pada masa periode tanam kali ini, sehingga petani belum sempat menyiapkan langkah antisipasi sejak awal. Metode gropyokan yang biasa digunakan warga dinilai kurang efektif karena berisiko merusak tanaman padi yang sudah memasuki separuh masa tanam dan membutuhkan banyak orang untuk turun bersamaan ke sawah. Penggunaan racun tikus pun hanya mampu mengendalikan sebagian populasi karena tikus cenderung menghindari umpan yang sudah mereka kenali.

“Kami ingin memperkenalkan cara pengendalian hama yang lebih sederhana, murah, dan bisa dibuat sendiri oleh petani dari bahan-bahan yang mudah didapat,” ujar Adziez.

Sebelum turun ke lapangan, tim mahasiswa lebih dulu melakukan survei ke salah satu lahan petani yang mengalami serangan tikus cukup parah, dilanjutkan dengan uji coba (trial and error) pembuatan Bioyoso dan Emposan hingga diperoleh formulasi yang siap diterapkan. Setelah formulasi matang, penyuluhan digelar bersama Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) dan Kelompok Wanita Tani, disertai demonstrasi dan praktik langsung pembuatan kedua produk bersama warga. Bioyoso dibuat sebagai alternatif pengendalian tikus berbahan alami, sementara Emposan berfungsi sebagai metode pengasapan untuk membantu mengusir tikus dari liangnya tanpa harus menggerakkan banyak warga sekaligus seperti pada gropyokan. Kedua produk kemudian dibagikan kepada petani agar dapat langsung diterapkan di lahan masing-masing sesuai kondisi serangan yang dihadapi.

Tidak berhenti di tahap pembagian, tim mahasiswa juga melakukan evaluasi dengan mengunjungi sejumlah petani untuk memantau penerapan Bioyoso dan Emposan di lahan mereka, sekaligus mengidentifikasi kendala yang muncul di lapangan. Pendampingan lanjutan turut diberikan agar petani dapat menerapkan kedua inovasi tersebut secara mandiri sesuai kondisi lahan masing-masing.

Program ini dinilai memiliki potensi keberlanjutan yang cukup besar. Selain bahan bakunya mudah diperoleh di lingkungan sekitar, pengetahuan dan keterampilan yang telah dikuasai 27 petani diharapkan dapat ditularkan kepada petani lain di Desa Adiluwih. Bioyoso dan Emposan bahkan berpotensi dikembangkan lebih jauh menjadi kegiatan ekonomi produktif, misalnya diproduksi secara berkelompok melalui Gapoktan untuk memenuhi kebutuhan petani di wilayah sekitar atau dijadikan produk yang diperjualbelikan.

Program SATRIA TANI merupakan satu dari enam program kerja yang dijalankan tim KKN-T Inovasi IPB University di Desa Adiluwih, bersama GEMAWIRA ADILUWIH (penguatan UMKM), SINARI ADILUWIH (pangan lokal dan edukasi gizi), SIMPONIK (edukasi pertanian dan perikanan bagi pelajar), SEDAYANA ADILUWIH (pengolahan limbah bonggol jagung), dan SATWIKA (kesehatan ternak). Seluruh program tersebut berada di bawah payung besar “Optimalisasi Agro-Pastoral Desa Adiluwih melalui Hilirisasi MOCAF, Penguatan UMKM, dan Ekonomi Sirkular Menuju Swasembada Pangan”.

Melalui SATRIA TANI, tim mahasiswa berharap petani Desa Adiluwih memiliki strategi pengendalian hama yang lebih adaptif dan tidak lagi bergantung sepenuhnya pada gropyokan massal, sehingga produktivitas padi dapat terjaga pada musim tanam berikutnya.

Tentang Penulis
MA
M Adziez As Siddiq

Mahasiswa KKNT Inovasi IPB 2026 Pekon Adiluwih Kecamatan Adiluwih Kabupaten Pringsewu

Artikel ini merupakan tulisan kontribusi. Isi dan pendapat sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis dan tidak mencerminkan sikap redaksi Runtut.com.

Punya keberatan terhadap pemberitaan ini? Ajukan Hak Jawab

Komentar

Email tidak akan dipublikasikan. Komentar dimoderasi sebelum tampil.

Memuat komentar...

Artikel Terkait

Lihat semua
Pembuatan Kurikulum dan Maintenance Ruang Belajar Oleh Kelompok 4 KKN STIT Hidayatunnajah Bekasi di TPQ Insan Mutiara
Ruang Kampus

Pembuatan Kurikulum dan Maintenance Ruang Belajar Oleh Kelompok 4 KKN STIT Hidayatunnajah Bekasi di TPQ Insan Mutiara

Mahasiswa KKN 4 STIT Hidayatunnajah Bekasi gelar pengabdian masyarakat di TPQ Insan Mutiara lewat penyusunan kurikulum dan perbaikan fasilitas belajar.

Ferdian Trikusuma· 9 jam lalu
KBGO Makin Marak Terjadi di Perguruan Tinggi, Pentingnya Pemahaman Gender di Kampus
Ruang Kampus

KBGO Makin Marak Terjadi di Perguruan Tinggi, Pentingnya Pemahaman Gender di Kampus

Kasus Kekerasan Berbasis Gender Online (KBGO) mulai mencuat di beberapa Perguruan Tinggi. Hal ini menunjukkan urgensi pendidikan gender di lingkungan kampus.

Khalda Syifa Ramadhani· 3 hari lalu
Parkir Kampus Semrawut: Salah Mahasiswa atau Manajemen?
Ruang Kampus

Parkir Kampus Semrawut: Salah Mahasiswa atau Manajemen?

Puluhan sepeda motor memenuhi area parkir kampus Universitas Pamulang. Keterbatasan lahan membuat sebagian mahasiswa memarkir kendaraan di trotoar dan

Wardah Hafizhah· 5 hari lalu
HIMA PBIN Universitas Cipasung Resmi Dikukuhkan Warek III di Tengah Semangat Mahasiswa Baru
Ruang Kampus

HIMA PBIN Universitas Cipasung Resmi Dikukuhkan Warek III di Tengah Semangat Mahasiswa Baru

HIMA Pendidikan Bahasa Indonesia (PBIN) Universitas Cipasung resmi dikukuhkan oleh Warek III pada orientasi mahasiswa baru (Momaru), Rabu (23/9/2026).

Maya Sintasari· 1 minggu lalu
KKN-T Unesa Olah Minyak Jelantah Menjadi Lilin Aromaterapi Bernilai Ekonomi di Desa Patokpicis
Ruang Kampus

KKN-T Unesa Olah Minyak Jelantah Menjadi Lilin Aromaterapi Bernilai Ekonomi di Desa Patokpicis

Program pelatihan pembuatan lilin aromaterapi berbahan dasar minyak jelantah merupakan keterampilan mengolah limbah menjadi produk bernilai jual

Naura Nancy Adellia · 2 minggu lalu
Langkah Mantap Menuju PIMNAS: Tim PKM-PM SERASI Paparkan Hasil Intervensi di PKP2
Ruang Kampus

Langkah Mantap Menuju PIMNAS: Tim PKM-PM SERASI Paparkan Hasil Intervensi di PKP2

Mahasiswa PKM STIKes Widya Dharma Husada terapkan terapi Tree of Life bagi WBS PSBL Harapan Sentosa 2 guna pulihkan konsep diri dan interaksi sosial.

Ferdian Trikusuma· 2 minggu lalu