SEMARANG - Tim PPK Ormawa BEM FISIP Universitas Diponegoro meresmikan solar dryer berkapasitas 5 kwintal di Desa Lanjan, Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang pada Minggu (30/8/2026). Peresmian ini menjadi bagian dari pelaksanaan Program Penguatan Kapasitas Ormawa (PPK Ormawa) bertajuk "Gerakan Kopi Berdaya" yang digagas oleh tim PPK Ormawa BEM FISIP UNDIP.
Solar dryer tersebut dihadirkan sebagai fasilitas penjemuran hasil panen kopi bagi warga Desa Lanjan, dengan kapasitas tampung mencapai 5 kwintal dalam sekali proses penjemuran. Kehadiran alat ini diharapkan dapat menjawab kebutuhan warga akan tempat pengeringan kopi yang lebih layak dan efisien dibandingkan metode penjemuran konvensional.
Selama ini, petani kopi di Desa Lanjan mengandalkan metode penjemuran konvensional yang rentan terhadap cuaca dan berdampak pada kualitas hasil panen. Kondisi tersebut menjadi salah satu perhatian program Gerakan Kopi Berdaya sejak awal dijalankan, sehingga kehadiran solar dryer menjadi salah satu luaran konkret dari pendampingan yang telah dilakukan tim PPK Ormawa BEM FISIP Undip di desa tersebut.
Acara diawali dengan penyampaian progres program Gerakan Kopi Berdaya oleh Ketua Tim PPK Ormawa BEM FISIP Undip, Listianisa. Sambutan kemudian dilanjutkan oleh Wakil Ketua BEM FISIP Undip Muhammad Haikal Adi Baktiyar, dosen pendamping Damaris Bernike Bellastuti, M.A., serta Kepala Dusun Kalibanger Bapak Saromin. Usai sambutan, dilakukan penyerahan Standar Operasional Prosedur (SOP) penggunaan fasilitas kepada warga sebagai pedoman resmi dalam pengoperasian dan perawatan solar dryer ke depannya.







