Runtut.com

Mahasiswa KKN 74 di Desa Sukaratu Laksanakan Program CAKAP (Catatan Keuangan Praktis), Dorong UMKM Kelola Keuangan secara Sederhana dan Praktis

Mahasiswa KKN Universitas Siliwangi Kelompok 74 Desa Sukaratu melaksanakan Program CAKAP untuk literasi keuangan dan kemampuan pengelolaan keuangan pelaku UMKM

3 menit baca
9
Mahasiswa KKN 74 di Desa Sukaratu Laksanakan Program CAKAP (Catatan Keuangan Praktis), Dorong UMKM Kelola Keuangan secara Sederhana dan Praktis
Pelaksanaan kegiatan — Dok. Pribadi

TASIKMALAYA - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Siliwangi Periode II Kelompok 74 Desa Sukaratu, Kecamatan Sukaresik melaksanakan salah satu program kerja unggulan di bidang pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui kegiatan CAKAP (Catatan Keuangan Praktis). Program ini dilaksanakan pada 24 Juni 2026, bertempat di Madrasah Al-Ikhlas Dusun Cimanggu dan ditujukan kepada pelaku UMKM sektor produksi makanan ringan di Dusun Cimanggu sebagai upaya meningkatkan kemampuan dalam mengelola keuangan secara sederhana dan tentunya berkelanjutan.

Berdasarkan hasil observasi dan wawancara selama pelaksanaan KKN, sebagian besar pelaku usaha telah mampu memproduksi dan memasarkan produknya dengan baik. Namun, pencatatan keuangan masih belum dilakukan sehingga pelaku saha mengalami kesulitan dalam mengetahui besarnya keuntungan, mengontrol keuangan, maupun merencanakan pengembangan usaha.

Diadakannya program ini adalah sebagai salah satu bentuk kepedulian mahasiswa terhadap kondisi UMKM yang masih menghadapi berbagai tantangan dalam pengelolaan keuangan Dalam program ini mahasiswa memberikan edukasi mengenai pentingnya pencatatan keuangan. Materi yang disampaikan meliputi pengenalan dasar manajemen keuangan, pentingnya memisahkan keuangan pribadi dan usaha, pencatatan utang piutang, hingga penyusunan cashflow yang sederhana yang dapat diterapkan dalam kegiatan usaha sehari-hari.

Tidak hanya penyampaian materi, program ini juga didukung dengan sesi tanya jawab dan praktik pencatatan secara langsung sesuai dengan study case yang terjadi pada kondisi usaha masing-masing. Ketua pelaksana program CAKAP menyampaikan bahwa program ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran pelaku UMKM mengenai pentingnya pengelolaan keuangan yang baik.

“Program ieu dilaksanakeun kalayan tujuan pikeun ngabantosan para pelaku UMKM dina ngatur sareung nyusun pencatatan kauangan anu sederhana, praktis, sareung gampang diterapkeun dina usaha sapopoe. Simkuring ngaharepkeun ku ayana kagiatan ieu, para pelaku usaha tiasa langkung ngartos pentingna pencatatan kauangan pikeun ngembangkeun usahana ka payunna.”

Program yang diikuti oleh 7 pelaku UMKM berlangsung secara interaktif. Para peserta berdiskusi mengenai kendala yang dihadapi sekaligus berbagi pengalaman selama menjalankan usahanya. Antusiasme peserta terlihat dalam sesi praktek pencatatan keuangan. Melalui program CAKAP, mahasiswa KKN berharap para pelaku UMKM di Dusun Cimanggu dapat mulai membiasakan diri melakukan pencatatan keuangan secara konsisten. Dengan pengelolaan keuangan yang lebih tertata, pelaku usaha diharapkan mampu mengetahui perkembangan usahanya, meningkatkan efisiensi operasional, serta menyusun strategi pengembangan usaha yang lebih baik di masa mendatang. Program ini menjadi salah satu bentuk kontribusi nyata mahasiswa KKN dalam mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui peningkatan literasi keuangan.

Tak hanya sampai disitu saja, sebagai bentuk tindak lanjut dari program CAKAP, mahasiswa KKN melakukan kegiatan monitoring dan evaluasi sekitar satu minggu setelah pelaksanaan sosialisasi. Kunjungan ini dilaksanakan pada hari Rabu, 1 Juli 2026 kegiatan monitoring dan evaluasi ini bertujuan untuk melihat sejauh mana para pelaku UMKM telah menerapkan pencatatan keuangan yang telah dipelajari selama kegiatan program berlangsung.

Dalam kegiatan monitoring, mahasiswa meninjau buku pencatatan yang telah digunakan oleh para pelaku UMKM serta memberikan masukan apabila masih terdapat kendala dalam proses pencatatan. Hasil pemantauan menunjukkan bahwa sebagian besar peserta telah mulai membiasakan diri mencatat setiap transaksi pemasukan dan pengeluaran usahanya secara lebih teratur. Meskipun masih memerlukan pendampingan dalam beberapa aspek, para pelaku UMKM menunjukkan perkembangan yang positif dan antusias untuk terus menerapkan pencatatan keuangan sebagai bagian dari pengelolaan usaha mereka.

Melalui kegiatan monitoring ini, mahasiswa juga memperoleh gambaran mengenai dampak awal dari program CAKAP. Kebiasaan mencatat transaksi yang mulai diterapkan diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam membangun budaya administrasi keuangan yang lebih baik, sehingga pelaku UMKM mampu memantau kondisi usahanya secara berkala, mengambil keputusan berdasarkan data, serta meningkatkan keberlanjutan dan daya saing usahanya di masa depan.

Punya keberatan terhadap pemberitaan ini? Ajukan Hak Jawab

Komentar

Email tidak akan dipublikasikan. Komentar dimoderasi sebelum tampil.

Memuat komentar...

Artikel Terkait

Lihat semua
Pembuatan Kurikulum dan Maintenance Ruang Belajar Oleh Kelompok 4 KKN STIT Hidayatunnajah Bekasi di TPQ Insan Mutiara
Ruang Kampus

Pembuatan Kurikulum dan Maintenance Ruang Belajar Oleh Kelompok 4 KKN STIT Hidayatunnajah Bekasi di TPQ Insan Mutiara

Mahasiswa KKN 4 STIT Hidayatunnajah Bekasi gelar pengabdian masyarakat di TPQ Insan Mutiara lewat penyusunan kurikulum dan perbaikan fasilitas belajar.

Ferdian Trikusuma· 4 hari lalu
KBGO Makin Marak Terjadi di Perguruan Tinggi, Pentingnya Pemahaman Gender di Kampus
Ruang Kampus

KBGO Makin Marak Terjadi di Perguruan Tinggi, Pentingnya Pemahaman Gender di Kampus

Kasus Kekerasan Berbasis Gender Online (KBGO) mulai mencuat di beberapa Perguruan Tinggi. Hal ini menunjukkan urgensi pendidikan gender di lingkungan kampus.

Khalda Syifa Ramadhani· 1 minggu lalu
Parkir Kampus Semrawut: Salah Mahasiswa atau Manajemen?
Ruang Kampus

Parkir Kampus Semrawut: Salah Mahasiswa atau Manajemen?

Puluhan sepeda motor memenuhi area parkir kampus Universitas Pamulang. Keterbatasan lahan membuat sebagian mahasiswa memarkir kendaraan di trotoar dan

Wardah Hafizhah· 1 minggu lalu
HIMA PBIN Universitas Cipasung Resmi Dikukuhkan Warek III di Tengah Semangat Mahasiswa Baru
Ruang Kampus

HIMA PBIN Universitas Cipasung Resmi Dikukuhkan Warek III di Tengah Semangat Mahasiswa Baru

HIMA Pendidikan Bahasa Indonesia (PBIN) Universitas Cipasung resmi dikukuhkan oleh Warek III pada orientasi mahasiswa baru (Momaru), Rabu (23/9/2026).

Maya Sintasari· 2 minggu lalu
KKN-T Unesa Olah Minyak Jelantah Menjadi Lilin Aromaterapi Bernilai Ekonomi di Desa Patokpicis
Ruang Kampus

KKN-T Unesa Olah Minyak Jelantah Menjadi Lilin Aromaterapi Bernilai Ekonomi di Desa Patokpicis

Program pelatihan pembuatan lilin aromaterapi berbahan dasar minyak jelantah merupakan keterampilan mengolah limbah menjadi produk bernilai jual

Naura Nancy Adellia · 2 minggu lalu
Langkah Mantap Menuju PIMNAS: Tim PKM-PM SERASI Paparkan Hasil Intervensi di PKP2
Ruang Kampus

Langkah Mantap Menuju PIMNAS: Tim PKM-PM SERASI Paparkan Hasil Intervensi di PKP2

Mahasiswa PKM STIKes Widya Dharma Husada terapkan terapi Tree of Life bagi WBS PSBL Harapan Sentosa 2 guna pulihkan konsep diri dan interaksi sosial.

Ferdian Trikusuma· 2 minggu lalu