Bogor – Tim Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) I

novasi IPB University bersama masyarakat Kelurahan Bubulak melaksanakan penanaman hingga pemanenan sayuran di lahan Kelompok Wanita Tani (KWT) RT 01/RW 11, Kelurahan Bubulak, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor. Kegiatan tersebut menjadi bentuk kolaborasi antara mahasiswa, Pemerintah Kelurahan Bubulak, PKK, dan KWT dalam mengoptimalkan pemanfaatan lahan produktif sekaligus mendukung ketahanan pangan masyarakat.
Kegiatan tersebut juga melibatkan program Pokja II PKK Kelurahan Bubulak sebagai bagian dari upaya pemberdayaan masyarakat. Melalui pemanfaatan lahan KWT untuk budidaya sayuran, masyarakat tidak hanya memiliki ruang untuk bercocok tanam, tetapi juga dapat menghasilkan bahan pangan yang dimanfaatkan maupun memiliki nilai ekonomi.
Penanaman Bersama di Lahan KWT
Penanaman dilaksanakan pada 15 Juli 2026 dengan melibatkan ibu-ibu KWT, ibu-ibu PKK, Lurah Bubulak beserta tim kelurahan, serta Tim KKNT Inovasi IPB. Berbagai jenis sayuran ditanam secara gotong royong di lahan KWT RT 01/RW 11, meliputi cabai, kol, bayam hijau, dan bayam merah.
Proses penanaman dilakukan bersama-sama, mulai dari persiapan hingga penempatan tanaman pada lahan yang telah disediakan. Keterlibatan berbagai unsur masyarakat menjadi bagian dari upaya mengaktifkan dan mengoptimalkan lahan KWT sebagai ruang produktif yang dapat dikelola secara berkelanjutan.
Ketua TP PKK Kelurahan Bubulak, Fitria Wahyuni, berharap pemanfaatan lahan KWT dapat terus dikembangkan untuk mendukung upaya masyarakat dalam memperkuat ketahanan pangan di Kelurahan Bubulak. Budidaya sayuran juga diharapkan dapat dilanjutkan secara mandiri oleh KWT dan masyarakat setelah kegiatan bersama mahasiswa KKNT IPB berakhir.
Antusiasme terlihat dari ibu-ibu yang terlibat langsung dalam proses penanaman. Salah satu anggota PKK menyampaikan harapannya terhadap tanaman yang telah ditanam bersama.
“Semoga tumbuh dengan baik,” ujar salah satu ibu PKK Kelurahan Bubulak.
Setelah penanaman, tanaman dirawat hingga memasuki masa panen. Dari beberapa komoditas yang dibudidayakan, bayam hijau dan bayam merah menjadi sayuran yang dapat dipanen selama periode pelaksanaan KKNT.
Panen Bayam secara Gotong Royong
Hampir satu bulan setelah penanaman, tepatnya pada 13 Agustus 2026, bayam hijau dan bayam merah dipanen bersama di lahan KWT. Kegiatan panen kembali dilakukan secara gotong royong dengan melibatkan ibu-ibu KWT, ibu-ibu PKK, Fitria Wahyuni selaku Ketua TP PKK Kelurahan Bubulak, serta Tim KKNT Inovasi IPB.
Bayam yang telah dipanen kemudian dikumpulkan dan disiapkan untuk dipasarkan langsung kepada masyarakat sekitar. Hasil panen dijual dengan harga Rp10.000 untuk tiga ikat bayam, dengan berat sekitar 300 gram per ikat.
Pemanfaatan hasil panen tersebut menunjukkan bahwa budidaya di lahan KWT dapat mendukung penyediaan bahan pangan sekaligus memberikan nilai ekonomi bagi kelompok masyarakat. Rangkaian kegiatan mulai dari penanaman, perawatan, pemanenan, hingga pemasaran menjadi bentuk pemanfaatan lahan produktif di lingkungan Kelurahan Bubulak.
Kolaborasi antara KWT, PKK, Pemerintah Kelurahan Bubulak, dan Tim KKNT Inovasi IPB turut mendukung keberlanjutan kegiatan. Kehadiran mahasiswa diarahkan untuk mendukung kegiatan yang telah dikembangkan masyarakat dan kelurahan, sementara pengelolaan selanjutnya diharapkan dapat diteruskan secara mandiri.
Melalui kegiatan tersebut, Kelurahan Bubulak berharap lahan KWT RT 01/RW 11 dapat terus dimanfaatkan untuk membudidayakan berbagai komoditas pangan. Keberlanjutan kegiatan bersama KWT dan PKK diharapkan dapat memperkuat gotong royong, meningkatkan produktivitas lahan, serta menjadi salah satu langkah dalam mendukung ketahanan pangan masyarakat Kelurahan Bubulak.







