Runtut.com

KKNT IPB Bersama KWT dan PKK Bubulak Dorong Ketahanan Pangan melalui Budidaya Sayuran

Mahasiswa KKNT IPB bersama KWT dan PKK tanam dan panen sayuran di Kelurahan Bubulak, Bogor guna optimalkan lahan produktif dan dukung ketahanan pangan.

3 menit baca
4
KKNT IPB Bersama KWT dan PKK Bubulak Dorong Ketahanan Pangan melalui Budidaya Sayuran
Penanaman Bersama di Lahan KWT — KKNT Inovasi IPB University

Bogor – Tim Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) I

Panen Bayam secara Gotong Royong
Panen Bayam secara Gotong Royong — KKNT Inovasi IPB University

novasi IPB University bersama masyarakat Kelurahan Bubulak melaksanakan penanaman hingga pemanenan sayuran di lahan Kelompok Wanita Tani (KWT) RT 01/RW 11, Kelurahan Bubulak, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor. Kegiatan tersebut menjadi bentuk kolaborasi antara mahasiswa, Pemerintah Kelurahan Bubulak, PKK, dan KWT dalam mengoptimalkan pemanfaatan lahan produktif sekaligus mendukung ketahanan pangan masyarakat.

Kegiatan tersebut juga melibatkan program Pokja II PKK Kelurahan Bubulak sebagai bagian dari upaya pemberdayaan masyarakat. Melalui pemanfaatan lahan KWT untuk budidaya sayuran, masyarakat tidak hanya memiliki ruang untuk bercocok tanam, tetapi juga dapat menghasilkan bahan pangan yang dimanfaatkan maupun memiliki nilai ekonomi.

Penanaman Bersama di Lahan KWT

Penanaman dilaksanakan pada 15 Juli 2026 dengan melibatkan ibu-ibu KWT, ibu-ibu PKK, Lurah Bubulak beserta tim kelurahan, serta Tim KKNT Inovasi IPB. Berbagai jenis sayuran ditanam secara gotong royong di lahan KWT RT 01/RW 11, meliputi cabai, kol, bayam hijau, dan bayam merah.

Proses penanaman dilakukan bersama-sama, mulai dari persiapan hingga penempatan tanaman pada lahan yang telah disediakan. Keterlibatan berbagai unsur masyarakat menjadi bagian dari upaya mengaktifkan dan mengoptimalkan lahan KWT sebagai ruang produktif yang dapat dikelola secara berkelanjutan.

Ketua TP PKK Kelurahan Bubulak, Fitria Wahyuni, berharap pemanfaatan lahan KWT dapat terus dikembangkan untuk mendukung upaya masyarakat dalam memperkuat ketahanan pangan di Kelurahan Bubulak. Budidaya sayuran juga diharapkan dapat dilanjutkan secara mandiri oleh KWT dan masyarakat setelah kegiatan bersama mahasiswa KKNT IPB berakhir.

Antusiasme terlihat dari ibu-ibu yang terlibat langsung dalam proses penanaman. Salah satu anggota PKK menyampaikan harapannya terhadap tanaman yang telah ditanam bersama.

“Semoga tumbuh dengan baik,” ujar salah satu ibu PKK Kelurahan Bubulak.

Setelah penanaman, tanaman dirawat hingga memasuki masa panen. Dari beberapa komoditas yang dibudidayakan, bayam hijau dan bayam merah menjadi sayuran yang dapat dipanen selama periode pelaksanaan KKNT.

Panen Bayam secara Gotong Royong

Hampir satu bulan setelah penanaman, tepatnya pada 13 Agustus 2026, bayam hijau dan bayam merah dipanen bersama di lahan KWT. Kegiatan panen kembali dilakukan secara gotong royong dengan melibatkan ibu-ibu KWT, ibu-ibu PKK, Fitria Wahyuni selaku Ketua TP PKK Kelurahan Bubulak, serta Tim KKNT Inovasi IPB.

Bayam yang telah dipanen kemudian dikumpulkan dan disiapkan untuk dipasarkan langsung kepada masyarakat sekitar. Hasil panen dijual dengan harga Rp10.000 untuk tiga ikat bayam, dengan berat sekitar 300 gram per ikat.

Pemanfaatan hasil panen tersebut menunjukkan bahwa budidaya di lahan KWT dapat mendukung penyediaan bahan pangan sekaligus memberikan nilai ekonomi bagi kelompok masyarakat. Rangkaian kegiatan mulai dari penanaman, perawatan, pemanenan, hingga pemasaran menjadi bentuk pemanfaatan lahan produktif di lingkungan Kelurahan Bubulak.

Kolaborasi antara KWT, PKK, Pemerintah Kelurahan Bubulak, dan Tim KKNT Inovasi IPB turut mendukung keberlanjutan kegiatan. Kehadiran mahasiswa diarahkan untuk mendukung kegiatan yang telah dikembangkan masyarakat dan kelurahan, sementara pengelolaan selanjutnya diharapkan dapat diteruskan secara mandiri.

Melalui kegiatan tersebut, Kelurahan Bubulak berharap lahan KWT RT 01/RW 11 dapat terus dimanfaatkan untuk membudidayakan berbagai komoditas pangan. Keberlanjutan kegiatan bersama KWT dan PKK diharapkan dapat memperkuat gotong royong, meningkatkan produktivitas lahan, serta menjadi salah satu langkah dalam mendukung ketahanan pangan masyarakat Kelurahan Bubulak.

Punya keberatan terhadap pemberitaan ini? Ajukan Hak Jawab

Komentar

Email tidak akan dipublikasikan. Komentar dimoderasi sebelum tampil.

Memuat komentar...

Artikel Terkait

Lihat semua
Pembuatan Kurikulum dan Maintenance Ruang Belajar Oleh Kelompok 4 KKN STIT Hidayatunnajah Bekasi di TPQ Insan Mutiara
Ruang Kampus

Pembuatan Kurikulum dan Maintenance Ruang Belajar Oleh Kelompok 4 KKN STIT Hidayatunnajah Bekasi di TPQ Insan Mutiara

Mahasiswa KKN 4 STIT Hidayatunnajah Bekasi gelar pengabdian masyarakat di TPQ Insan Mutiara lewat penyusunan kurikulum dan perbaikan fasilitas belajar.

Ferdian Trikusuma· 4 hari lalu
KBGO Makin Marak Terjadi di Perguruan Tinggi, Pentingnya Pemahaman Gender di Kampus
Ruang Kampus

KBGO Makin Marak Terjadi di Perguruan Tinggi, Pentingnya Pemahaman Gender di Kampus

Kasus Kekerasan Berbasis Gender Online (KBGO) mulai mencuat di beberapa Perguruan Tinggi. Hal ini menunjukkan urgensi pendidikan gender di lingkungan kampus.

Khalda Syifa Ramadhani· 1 minggu lalu
Parkir Kampus Semrawut: Salah Mahasiswa atau Manajemen?
Ruang Kampus

Parkir Kampus Semrawut: Salah Mahasiswa atau Manajemen?

Puluhan sepeda motor memenuhi area parkir kampus Universitas Pamulang. Keterbatasan lahan membuat sebagian mahasiswa memarkir kendaraan di trotoar dan

Wardah Hafizhah· 1 minggu lalu
HIMA PBIN Universitas Cipasung Resmi Dikukuhkan Warek III di Tengah Semangat Mahasiswa Baru
Ruang Kampus

HIMA PBIN Universitas Cipasung Resmi Dikukuhkan Warek III di Tengah Semangat Mahasiswa Baru

HIMA Pendidikan Bahasa Indonesia (PBIN) Universitas Cipasung resmi dikukuhkan oleh Warek III pada orientasi mahasiswa baru (Momaru), Rabu (23/9/2026).

Maya Sintasari· 2 minggu lalu
KKN-T Unesa Olah Minyak Jelantah Menjadi Lilin Aromaterapi Bernilai Ekonomi di Desa Patokpicis
Ruang Kampus

KKN-T Unesa Olah Minyak Jelantah Menjadi Lilin Aromaterapi Bernilai Ekonomi di Desa Patokpicis

Program pelatihan pembuatan lilin aromaterapi berbahan dasar minyak jelantah merupakan keterampilan mengolah limbah menjadi produk bernilai jual

Naura Nancy Adellia · 2 minggu lalu
Langkah Mantap Menuju PIMNAS: Tim PKM-PM SERASI Paparkan Hasil Intervensi di PKP2
Ruang Kampus

Langkah Mantap Menuju PIMNAS: Tim PKM-PM SERASI Paparkan Hasil Intervensi di PKP2

Mahasiswa PKM STIKes Widya Dharma Husada terapkan terapi Tree of Life bagi WBS PSBL Harapan Sentosa 2 guna pulihkan konsep diri dan interaksi sosial.

Ferdian Trikusuma· 2 minggu lalu