Mahasiswa KKN-T 92 Tim II Universitas Diponegoro Tahun 2026 melaksanakan kegiatan edukasi SI JAGO PANGAN (Siaga Jajan Aman dan Makanan Sehat) di SDN 02 Ngemplak Simongan, Kecamatan Semarang Barat, Kota Semarang pada Jumat, 31 Juli 2026. Kegiatan ini diikuti oleh siswa kelas VI dengan tujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran mereka mengenai pentingnya memilih jajanan yang aman, sehat, dan bergizi sejak usia dini.
Pelaksanaan edukasi ini dilatarbelakangi oleh kebiasaan sebagian anak sekolah yang masih membeli jajanan tanpa memperhatikan aspek keamanan pangan, seperti kebersihan makanan, kondisi kemasan, maupun kandungan gizinya. Padahal, kebiasaan tersebut dapat meningkatkan risiko munculnya berbagai masalah kesehatan, mulai dari gangguan pencernaan, keracunan makanan, hingga menurunnya konsentrasi saat mengikuti proses pembelajaran. Oleh karena itu, pemberian edukasi sejak dini menjadi langkah yang penting agar siswa mampu menjadi konsumen yang lebih cermat dan bijak dalam memilih makanan.
Melalui media presentasi yang menarik dan interaktif, mahasiswa menyampaikan materi mengenai pengertian SI JAGO PANGAN, pentingnya mengonsumsi makanan sehat, serta dampak yang dapat ditimbulkan apabila mengonsumsi jajanan yang tidak aman. Siswa juga diajak menjadi "Detektif Jajanan" dengan mengenali ciri-ciri jajanan yang layak dikonsumsi, seperti tidak berbau, tidak mengalami perubahan warna, tidak berlendir, memiliki kemasan yang masih utuh, serta mencantumkan tanggal kedaluwarsa. Selain itu, siswa diberikan pemahaman mengenai pentingnya menghindari jajanan yang memiliki warna terlalu mencolok, dijual di lingkungan yang kurang bersih, maupun berada di dekat sumber pencemaran.
Untuk menciptakan suasana belajar yang lebih menyenangkan, kegiatan ini juga diselingi dengan sesi kuis interaktif yang membahas contoh makanan sehat serta jajanan yang aman untuk dikonsumsi. Antusiasme siswa terlihat dari keaktifan mereka dalam menjawab pertanyaan, mengikuti diskusi, serta berbagi pengalaman saat membeli jajanan di lingkungan sekolah.
Kegiatan edukasi SI JAGO PANGAN juga memperoleh apresiasi positif dari pihak SDN 02 Ngemplak Simongan. Guru yang mendampingi jalannya kegiatan menilai bahwa penyampaian materi secara interaktif yang dipadukan dengan sesi kuis edukatif mampu meningkatkan antusiasme dan partisipasi aktif siswa selama proses pembelajaran berlangsung.
"Penyampaian materi yang interaktif membuat siswa lebih bersemangat mengikuti kegiatan hingga selesai. Materi mengenai cara memilih jajanan yang aman dan sehat juga disampaikan dengan bahasa yang sederhana sehingga mudah dipahami oleh anak-anak. Saya berharap pengetahuan yang telah diperoleh tidak hanya berhenti pada kegiatan ini, tetapi juga dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari sehingga siswa menjadi lebih bijak dalam memilih jajanan yang aman, sehat, dan bergizi demi menjaga kesehatan mereka," ujar guru pendamping kegiatan.

Melalui kegiatan edukasi SI JAGO PANGAN ini, diharapkan siswa dapat membiasakan diri memilih makanan dan minuman yang aman, sehat, serta bergizi dalam kehidupan sehari-hari. Penanaman pengetahuan sejak usia sekolah diharapkan mampu membentuk perilaku konsumsi yang lebih baik sehingga dapat mendukung tumbuh kembang anak secara optimal, meningkatkan konsentrasi belajar, serta mengurangi risiko penyakit yang disebabkan oleh pangan yang tidak aman. Program ini juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) 3: Good Health and Well-being (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) melalui upaya promotif dan preventif dalam meningkatkan pengetahuan anak sekolah mengenai keamanan pangan serta mendorong terbentuknya kebiasaan memilih jajanan yang aman dan sehat sejak dini. Dengan demikian, kegiatan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam menciptakan generasi yang lebih sehat, cerdas, dan memiliki kebiasaan hidup sehat sejak usia sekolah.Melalui kegiatan edukasi SI JAGO PANGAN ini, diharapkan siswa dapat membiasakan diri memilih makanan dan minuman yang aman, sehat, serta bergizi dalam kehidupan sehari-hari. Penanaman pengetahuan sejak usia sekolah diharapkan mampu membentuk perilaku konsumsi yang lebih baik sehingga dapat mendukung tumbuh kembang anak secara optimal, meningkatkan konsentrasi belajar, serta mengurangi risiko penyakit yang disebabkan oleh pangan yang tidak aman. Program ini juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) 3: Good Health and Well-being (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) melalui upaya promotif dan preventif dalam meningkatkan pengetahuan anak sekolah mengenai keamanan pangan serta mendorong terbentuknya kebiasaan memilih jajanan yang aman dan sehat sejak dini. Dengan demikian, kegiatan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam menciptakan generasi yang lebih sehat, cerdas, dan memiliki kebiasaan hidup sehat sejak usia sekolah.
Penulis
Margareth Anggie Angeline
KKNT-92 Tim II Undip 2026
Program Studi Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Diponegoro
Dosen Pembimbing Lapangan
Dr. Khairul Anam, S.Si., M.Si







