Runtut.com

Mahasiswa KKN-T UNDIP Edukasi SI JAGO PANGAN dengan Siswa SDN 02 Ngemplak Simongan untuk Meningkatkan Kesadaran Memilih Jajanan Aman dan Sehat sebagai Implementasi SDGs 3

Mahasiswa KKN-T 92 Undip edukasi siswa SDN 02 Ngemplak Simongan melalui SI JAGO PANGAN tentang pentingnya memilih jajanan aman, sehat, dan bergizi.

3 menit baca
12
Mahasiswa KKN-T UNDIP Edukasi SI JAGO PANGAN dengan Siswa SDN 02 Ngemplak Simongan untuk Meningkatkan Kesadaran Memilih Jajanan Aman dan Sehat sebagai Implementasi SDGs 3
Pemaparan Materi Edukasi SI JAGO PANGAN — Dok. Pribadi

Mahasiswa KKN-T 92 Tim II Universitas Diponegoro Tahun 2026 melaksanakan kegiatan edukasi SI JAGO PANGAN (Siaga Jajan Aman dan Makanan Sehat) di SDN 02 Ngemplak Simongan, Kecamatan Semarang Barat, Kota Semarang pada Jumat, 31 Juli 2026. Kegiatan ini diikuti oleh siswa kelas VI dengan tujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran mereka mengenai pentingnya memilih jajanan yang aman, sehat, dan bergizi sejak usia dini.

Pelaksanaan edukasi ini dilatarbelakangi oleh kebiasaan sebagian anak sekolah yang masih membeli jajanan tanpa memperhatikan aspek keamanan pangan, seperti kebersihan makanan, kondisi kemasan, maupun kandungan gizinya. Padahal, kebiasaan tersebut dapat meningkatkan risiko munculnya berbagai masalah kesehatan, mulai dari gangguan pencernaan, keracunan makanan, hingga menurunnya konsentrasi saat mengikuti proses pembelajaran. Oleh karena itu, pemberian edukasi sejak dini menjadi langkah yang penting agar siswa mampu menjadi konsumen yang lebih cermat dan bijak dalam memilih makanan.

Melalui media presentasi yang menarik dan interaktif, mahasiswa menyampaikan materi mengenai pengertian SI JAGO PANGAN, pentingnya mengonsumsi makanan sehat, serta dampak yang dapat ditimbulkan apabila mengonsumsi jajanan yang tidak aman. Siswa juga diajak menjadi "Detektif Jajanan" dengan mengenali ciri-ciri jajanan yang layak dikonsumsi, seperti tidak berbau, tidak mengalami perubahan warna, tidak berlendir, memiliki kemasan yang masih utuh, serta mencantumkan tanggal kedaluwarsa. Selain itu, siswa diberikan pemahaman mengenai pentingnya menghindari jajanan yang memiliki warna terlalu mencolok, dijual di lingkungan yang kurang bersih, maupun berada di dekat sumber pencemaran.

Untuk menciptakan suasana belajar yang lebih menyenangkan, kegiatan ini juga diselingi dengan sesi kuis interaktif yang membahas contoh makanan sehat serta jajanan yang aman untuk dikonsumsi. Antusiasme siswa terlihat dari keaktifan mereka dalam menjawab pertanyaan, mengikuti diskusi, serta berbagi pengalaman saat membeli jajanan di lingkungan sekolah.

Kegiatan edukasi SI JAGO PANGAN juga memperoleh apresiasi positif dari pihak SDN 02 Ngemplak Simongan. Guru yang mendampingi jalannya kegiatan menilai bahwa penyampaian materi secara interaktif yang dipadukan dengan sesi kuis edukatif mampu meningkatkan antusiasme dan partisipasi aktif siswa selama proses pembelajaran berlangsung.

"Penyampaian materi yang interaktif membuat siswa lebih bersemangat mengikuti kegiatan hingga selesai. Materi mengenai cara memilih jajanan yang aman dan sehat juga disampaikan dengan bahasa yang sederhana sehingga mudah dipahami oleh anak-anak. Saya berharap pengetahuan yang telah diperoleh tidak hanya berhenti pada kegiatan ini, tetapi juga dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari sehingga siswa menjadi lebih bijak dalam memilih jajanan yang aman, sehat, dan bergizi demi menjaga kesehatan mereka," ujar guru pendamping kegiatan.

Penyampaian Materi Edukasi SI JAGO PANGAN
Penyampaian Materi Edukasi SI JAGO PANGAN — Dok. Pribadi

Melalui kegiatan edukasi SI JAGO PANGAN ini, diharapkan siswa dapat membiasakan diri memilih makanan dan minuman yang aman, sehat, serta bergizi dalam kehidupan sehari-hari. Penanaman pengetahuan sejak usia sekolah diharapkan mampu membentuk perilaku konsumsi yang lebih baik sehingga dapat mendukung tumbuh kembang anak secara optimal, meningkatkan konsentrasi belajar, serta mengurangi risiko penyakit yang disebabkan oleh pangan yang tidak aman. Program ini juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) 3: Good Health and Well-being (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) melalui upaya promotif dan preventif dalam meningkatkan pengetahuan anak sekolah mengenai keamanan pangan serta mendorong terbentuknya kebiasaan memilih jajanan yang aman dan sehat sejak dini. Dengan demikian, kegiatan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam menciptakan generasi yang lebih sehat, cerdas, dan memiliki kebiasaan hidup sehat sejak usia sekolah.Melalui kegiatan edukasi SI JAGO PANGAN ini, diharapkan siswa dapat membiasakan diri memilih makanan dan minuman yang aman, sehat, serta bergizi dalam kehidupan sehari-hari. Penanaman pengetahuan sejak usia sekolah diharapkan mampu membentuk perilaku konsumsi yang lebih baik sehingga dapat mendukung tumbuh kembang anak secara optimal, meningkatkan konsentrasi belajar, serta mengurangi risiko penyakit yang disebabkan oleh pangan yang tidak aman. Program ini juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) 3: Good Health and Well-being (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) melalui upaya promotif dan preventif dalam meningkatkan pengetahuan anak sekolah mengenai keamanan pangan serta mendorong terbentuknya kebiasaan memilih jajanan yang aman dan sehat sejak dini. Dengan demikian, kegiatan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam menciptakan generasi yang lebih sehat, cerdas, dan memiliki kebiasaan hidup sehat sejak usia sekolah.

Penulis
Margareth Anggie Angeline 
KKNT-92 Tim II Undip 2026
Program Studi Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Diponegoro

Dosen Pembimbing Lapangan
Dr. Khairul Anam, S.Si., M.Si


Punya keberatan terhadap pemberitaan ini? Ajukan Hak Jawab

Komentar

Email tidak akan dipublikasikan. Komentar dimoderasi sebelum tampil.

Memuat komentar...

Artikel Terkait

Lihat semua
Pembuatan Kurikulum dan Maintenance Ruang Belajar Oleh Kelompok 4 KKN STIT Hidayatunnajah Bekasi di TPQ Insan Mutiara
Ruang Kampus

Pembuatan Kurikulum dan Maintenance Ruang Belajar Oleh Kelompok 4 KKN STIT Hidayatunnajah Bekasi di TPQ Insan Mutiara

Mahasiswa KKN 4 STIT Hidayatunnajah Bekasi gelar pengabdian masyarakat di TPQ Insan Mutiara lewat penyusunan kurikulum dan perbaikan fasilitas belajar.

Ferdian Trikusuma· 4 hari lalu
KBGO Makin Marak Terjadi di Perguruan Tinggi, Pentingnya Pemahaman Gender di Kampus
Ruang Kampus

KBGO Makin Marak Terjadi di Perguruan Tinggi, Pentingnya Pemahaman Gender di Kampus

Kasus Kekerasan Berbasis Gender Online (KBGO) mulai mencuat di beberapa Perguruan Tinggi. Hal ini menunjukkan urgensi pendidikan gender di lingkungan kampus.

Khalda Syifa Ramadhani· 1 minggu lalu
Parkir Kampus Semrawut: Salah Mahasiswa atau Manajemen?
Ruang Kampus

Parkir Kampus Semrawut: Salah Mahasiswa atau Manajemen?

Puluhan sepeda motor memenuhi area parkir kampus Universitas Pamulang. Keterbatasan lahan membuat sebagian mahasiswa memarkir kendaraan di trotoar dan

Wardah Hafizhah· 1 minggu lalu
HIMA PBIN Universitas Cipasung Resmi Dikukuhkan Warek III di Tengah Semangat Mahasiswa Baru
Ruang Kampus

HIMA PBIN Universitas Cipasung Resmi Dikukuhkan Warek III di Tengah Semangat Mahasiswa Baru

HIMA Pendidikan Bahasa Indonesia (PBIN) Universitas Cipasung resmi dikukuhkan oleh Warek III pada orientasi mahasiswa baru (Momaru), Rabu (23/9/2026).

Maya Sintasari· 2 minggu lalu
KKN-T Unesa Olah Minyak Jelantah Menjadi Lilin Aromaterapi Bernilai Ekonomi di Desa Patokpicis
Ruang Kampus

KKN-T Unesa Olah Minyak Jelantah Menjadi Lilin Aromaterapi Bernilai Ekonomi di Desa Patokpicis

Program pelatihan pembuatan lilin aromaterapi berbahan dasar minyak jelantah merupakan keterampilan mengolah limbah menjadi produk bernilai jual

Naura Nancy Adellia · 2 minggu lalu
Langkah Mantap Menuju PIMNAS: Tim PKM-PM SERASI Paparkan Hasil Intervensi di PKP2
Ruang Kampus

Langkah Mantap Menuju PIMNAS: Tim PKM-PM SERASI Paparkan Hasil Intervensi di PKP2

Mahasiswa PKM STIKes Widya Dharma Husada terapkan terapi Tree of Life bagi WBS PSBL Harapan Sentosa 2 guna pulihkan konsep diri dan interaksi sosial.

Ferdian Trikusuma· 2 minggu lalu