MALANG - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Fakultas Sains, Teknologi dan Matematika Universitas Brawijaya Desa Pagedangan menyelenggarakan program kerja berjudul ECOAKSI (Eco Enzyme Untuk Aksi Lingkungan) pada Kamis, 2 Juli 2026, di Gedung Serbaguna Balai Desa Pagedangan. Kegiatan ini dihadiri oleh ibu-ibu PKK Desa Pagedangan sebagai bentuk edukasi mengenai pengelolaan limbah organik rumah tangga melalui pelatihan pembuatan eco enzyme. Program ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan serta keterampilan masyarakat dalam memanfaatkan limbah organik menjadi produk yang bernilai guna sekaligus mendukung terciptanya lingkungan yang lebih bersih dan berkelanjutan.
Dari Charity Run hingga Kesehatan Mental, Mengapa Tren Lari Terus Bertumbuh?6 Juli 2026 pukul 17.57Kegiatan diawali dengan pembukaan oleh pembawa acara, dilanjutkan sambutan dari Koordinator Desa Pagedangan serta Sekretaris Desa Pagedangan yang menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya program ECOAKSI. Dalam sambutannya, beliau berharap kegiatan ini mampu memberikan wawasan baru kepada masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan sampah organik sejak dari rumah serta mendorong terciptanya kebiasaan ramah lingkungan di lingkungan desa.
Memasuki sesi utama, penanggung jawab program yaitu Calista Humaira Syaqif menyampaikan materi mengenai eco enzyme, mulai dari pengertian, manfaat, hingga proses pembuatannya. Eco enzyme merupakan cairan hasil fermentasi limbah organik seperti sisa buah dan sayuran yang dapat dimanfaatkan sebagai pembersih alami, pupuk cair, hingga pengurang pencemaran lingkungan. Materi disampaikan secara interaktif agar peserta dapat memahami pentingnya mengolah limbah organik menjadi produk yang bermanfaat dan bernilai ekonomi.
Setelah pemaparan materi, peserta diajak mengikuti demonstrasi pembuatan eco enzyme secara langsung. Pada sesi ini, pemateri memperagakan setiap tahapan pembuatan eco enzyme secara bertahap, mulai dari pemilihan bahan, perbandingan komposisi, hingga proses fermentasi yang benar. Peserta terlihat antusias mengikuti demonstrasi dan aktif memperhatikan setiap langkah yang dijelaskan. Sebagai bentuk dukungan agar peserta dapat menerapkan materi yang telah diperoleh, panitia juga membagikan sampel eco enzyme kepada seluruh peserta sebagai contoh hasil fermentasi sekaligus referensi dalam praktik pembuatan eco enzyme secara mandiri di rumah.
Antusiasme peserta semakin terlihat pada sesi tanya jawab, di mana berbagai pertanyaan mengenai proses fermentasi, manfaat, dan cara penggunaan eco enzyme disampaikan kepada pemateri. Untuk mengukur pemahaman peserta, panitia juga mengadakan kuis interaktif dengan pemberian doorprize bagi peserta yang berhasil menjawab pertanyaan dengan benar.
Melalui program ECOAKSI, mahasiswa FSTEM KKN 39 Universitas Brawijaya berharap masyarakat Desa Pagedangan dapat menerapkan pengetahuan yang telah diperoleh dalam kehidupan sehari-hari. Pemanfaatan limbah organik menjadi eco enzyme diharapkan mampu mengurangi jumlah sampah rumah tangga, meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan, serta membangun kebiasaan hidup yang lebih ramah lingkungan. Program ini menjadi salah satu bentuk kontribusi nyata mahasiswa dalam mendukung pengelolaan lingkungan berbasis masyarakat sekaligus mewujudkan Desa Pagedangan yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan.







