Runtut.com

Unesa Hadirkan Pojok Baca untuk Tingkatkan Kualitas Hidup Lansia di Bondowoso

Pusat Literasi Unesa dorong budaya baca lansia melalui program literasi inklusif yang menggabungkan terapi cerita, kreativitas, dan interaksi sosial.

2 menit baca
12
Unesa Hadirkan Pojok Baca untuk Tingkatkan Kualitas Hidup Lansia di Bondowoso
Pusat Literasi Unesa bersama Selantang BKL Asoka Bondowoso menghadirkan terapi literasi untuk meningkatkan kualitas hidup lansia. — Dok. Pribadi/Pusat Literasi Unesa

BONDOWOSO — Keterbatasan bahan bacaan yang sesuai dengan kebutuhan lansia mendorong Pusat Literasi Unesa (PLU) menghadirkan terapi literasi melalui program Pojok Baca di Sekolah Lansia Tangguh (Selantang) BKL Asoka, Kabupaten Bondowoso. Program ini dirancang sebagai ruang aktivitas yang mampu menjaga kemampuan kognitif sekaligus memperkuat interaksi sosial para lansia.

Kegiatan bertajuk “Peningkatan Kualitas Kehidupan Lansia Melalui Terapi Literasi Pojok Baca” ini dilaksanakan di kediaman Sukadi, Perumahan Saliwiryo Pranowo, Kota Kulon, Bondowoso, pada Sabtu, 1 Agustus 2026.

Sebanyak 22 peserta lansia bersama pengurus Selantang BKL Asoka mengikuti rangkaian kegiatan yang menggabungkan edukasi literasi, pelatihan bercerita, serta pengembangan kreativitas.

Kepala Pusat Literasi Unesa, Kisyani, menyoroti masih minimnya ketersediaan buku yang secara khusus dirancang untuk kelompok lanjut usia. Menurutnya, industri perbukuan selama ini lebih banyak menghadirkan bacaan bagi anak-anak, remaja, dan kelompok usia produktif, sementara kebutuhan literasi lansia belum mendapat perhatian yang cukup.

Kondisi tersebut menjadi tantangan tersendiri di tengah meningkatnya penggunaan perangkat digital oleh lansia. Sebagian peserta mengaku lebih sering memanfaatkan gawai untuk mengakses hiburan digital, seperti drama Korea maupun drama China.

Meski demikian, keberadaan bacaan fisik tetap memiliki peran penting karena dapat memberikan aktivitas yang menenangkan sekaligus merangsang kemampuan berpikir.

Kepala Pusat Literasi Unesa saat menyampaikan materi dalam Peningkatan Kualitas Kehidupan Lansia Melalui Terapi Literasi Pojok Baca
Kepala Pusat Literasi Unesa saat menyampaikan materi dalam Peningkatan Kualitas Kehidupan Lansia Melalui Terapi Literasi Pojok Baca — Dok. Pribadi/Pusat Literasi Unesa

“Melalui diskusi ini terungkap bahwa lansia yang sudah memiliki cucu memiliki dorongan alami untuk bercerita. Aktivitas mendongeng dapat menjadi jembatan emosional antara lansia dan generasi muda,” ujar Guru Besar bidang Linguistik Unesa itu.

Dalam kegiatan ini, PLU memberikan pelatihan teknik bercerita tanpa buku (storytelling) dan teknik membacakan buku (read aloud). Metode ini bertujuan membantu lansia menjaga daya ingat, melatih kemampuan komunikasi, serta mempertahankan stimulasi kognitif melalui aktivitas literasi.

Selain sesi membaca dan bercerita, peserta juga diajak mengembangkan kreativitas melalui kegiatan merangkai pantun. Sebagai bentuk keberlanjutan program, Pusat Literasi Unesa menyerahkan sejumlah fasilitas pendukung berupa lemari buku, karpet, serta koleksi bacaan pilihan untuk membangun Pojok Baca.

Kepala Selantang BKL Asoka, Yulius Mujianto, bersama Sekretaris Selantang Vita Musyafiri menyambut baik program tersebut. Mereka menilai keberadaan Pojok Baca memberikan peluang bagi para lansia untuk tetap aktif belajar dan berinteraksi.

Melalui program ini, Pusat Literasi Unesa memperluas pemaknaan literasi sebagai bagian dari pemberdayaan masyarakat, sarana membangun kesehatan sosial, menjaga keterhubungan antar-generasi, dan menghadirkan ruang belajar bagi masyarakat dari berbagai kelompok usia.

Kontributor: Tarisa Adistia - S1 Sastra Indonesia Unesa

Punya keberatan terhadap pemberitaan ini? Ajukan Hak Jawab

Komentar

Email tidak akan dipublikasikan. Komentar dimoderasi sebelum tampil.

Memuat komentar...

Artikel Terkait

Lihat semua
KBGO Makin Marak Terjadi di Perguruan Tinggi, Pentingnya Pemahaman Gender di Kampus
Ruang Kampus

KBGO Makin Marak Terjadi di Perguruan Tinggi, Pentingnya Pemahaman Gender di Kampus

Kasus Kekerasan Berbasis Gender Online (KBGO) mulai mencuat di beberapa Perguruan Tinggi. Hal ini menunjukkan urgensi pendidikan gender di lingkungan kampus.

Khalda Syifa Ramadhani· 1 hari lalu
Parkir Kampus Semrawut: Salah Mahasiswa atau Manajemen?
Ruang Kampus

Parkir Kampus Semrawut: Salah Mahasiswa atau Manajemen?

Puluhan sepeda motor memenuhi area parkir kampus Universitas Pamulang. Keterbatasan lahan membuat sebagian mahasiswa memarkir kendaraan di trotoar dan

Wardah Hafizhah· 2 hari lalu
HIMA PBIN Universitas Cipasung Resmi Dikukuhkan Warek III di Tengah Semangat Mahasiswa Baru
Ruang Kampus

HIMA PBIN Universitas Cipasung Resmi Dikukuhkan Warek III di Tengah Semangat Mahasiswa Baru

HIMA Pendidikan Bahasa Indonesia (PBIN) Universitas Cipasung resmi dikukuhkan oleh Warek III pada orientasi mahasiswa baru (Momaru), Rabu (23/9/2026).

Maya Sintasari· 1 minggu lalu
KKN-T Unesa Olah Minyak Jelantah Menjadi Lilin Aromaterapi Bernilai Ekonomi di Desa Patokpicis
Ruang Kampus

KKN-T Unesa Olah Minyak Jelantah Menjadi Lilin Aromaterapi Bernilai Ekonomi di Desa Patokpicis

Program pelatihan pembuatan lilin aromaterapi berbahan dasar minyak jelantah merupakan keterampilan mengolah limbah menjadi produk bernilai jual

Naura Nancy Adellia · 1 minggu lalu
Langkah Mantap Menuju PIMNAS: Tim PKM-PM SERASI Paparkan Hasil Intervensi di PKP2
Ruang Kampus

Langkah Mantap Menuju PIMNAS: Tim PKM-PM SERASI Paparkan Hasil Intervensi di PKP2

Mahasiswa PKM STIKes Widya Dharma Husada terapkan terapi Tree of Life bagi WBS PSBL Harapan Sentosa 2 guna pulihkan konsep diri dan interaksi sosial.

Ferdian Trikusuma· 1 minggu lalu
Kembangkan Aplikasi BMI Berbasis IoT, Mahasiswa KKN UNY Dukung SDG 3 di Posyandu Dusun Terwilen 
Ruang Kampus

Kembangkan Aplikasi BMI Berbasis IoT, Mahasiswa KKN UNY Dukung SDG 3 di Posyandu Dusun Terwilen 

Mahasiswa KKN UNY kembangkan aplikasi BMI berbasis IoT untuk Posyandu Dusun Terwilen, Sleman guna permudah kader catat hasil ukur kesehatan lansia.

Ferdian Trikusuma· 1 minggu lalu