Runtut.com
PlanetBreaking News

Sinyal Radio dari Eksoplanet Beta Pictoris b Terdeteksi, Astronom Ungkap Petunjuk Medan Magnet Raksasa

Astronom menemukan sinyal radio dari Beta Pictoris b yang membuka peluang baru untuk mengkaji medan magnet dan evolusi planet jauh.

3 menit baca
1
Runtut.com
Ilustrasi Beta Pictoris b, eksoplanet yang diduga memancarkan sinyal radio pertama dari planet di luar tata surya. — science.nasa.gov

RUNTUT.COM - Para astronom berhasil mendeteksi sinyal radio yang diduga berasal langsung dari sebuah planet di luar tata surya untuk pertama kalinya. Sinyal tersebut berasal dari eksoplanet Beta Pictoris b yang berjarak sekitar 63 tahun cahaya dari Bumi dan memberikan petunjuk mengenai keberadaan medan magnet yang sangat kuat pada planet tersebut.

Temuan ini diperoleh melalui pengamatan menggunakan MeerKAT, jaringan teleskop radio yang terdiri atas 64 antena di Afrika Selatan. Tim astronom memantau sistem Beta Pictoris dan menemukan emisi radio berulang yang kemudian dilokalisasi berasal dari planet Beta Pictoris b, bukan dari bintang induknya.

Beta Pictoris b merupakan planet raksasa gas dengan massa sekitar 12 kali lebih besar dari Jupiter. Planet ini mengorbit bintang muda Beta Pictoris yang diperkirakan berusia sekitar 23 juta tahun, jauh lebih muda dibandingkan usia tata surya yang mencapai sekitar 4,5 miliar tahun.

Profesor astronomi Harvard, Edo Berger, menjelaskan bahwa sinyal radio tersebut kemungkinan berkaitan dengan aktivitas medan magnet planet. Fenomena yang terjadi diduga serupa dengan proses terbentuknya aurora di Bumi, ketika partikel bermuatan bergerak mengikuti garis medan magnet dan menghasilkan pancaran cahaya sekaligus gelombang radio.

“Untuk mendeteksi gelombang radio pada frekuensi yang kami amati, diperlukan medan magnet yang sangat kuat,” ujar Berger, dikutip dari CNN, Sabtu (3/10/2026).

Analisis awal menunjukkan medan magnet Beta Pictoris b kemungkinan memiliki kekuatan setidaknya 200 kali lebih besar dibandingkan medan magnet Jupiter. Kondisi tersebut membuat planet ini menjadi objek penting untuk memahami bagaimana medan magnet terbentuk dan berkembang pada planet di luar tata surya.

Sebelumnya, emisi radio dari beberapa objek luar tata surya pernah terdeteksi. Namun, para ilmuwan menghadapi tantangan dalam memastikan apakah sinyal tersebut berasal dari planet atau justru dari bintang induknya. Dalam penelitian terbaru ini, tim astronom mengklaim berhasil memisahkan sumber sinyal sehingga menunjukkan lokasi emisi berada pada Beta Pictoris b.

Joseph Callingham dari Anton Pannekoek Institute for Astronomy, Universitas Amsterdam, yang tidak terlibat dalam penelitian, menyebut kemampuan melokalisasi sumber sinyal menjadi salah satu bagian penting dari temuan tersebut.

Meski demikian, hasil penelitian ini masih membutuhkan verifikasi lebih lanjut. Makalah penelitian yang memuat temuan tersebut telah diunggah melalui platform pracetak arXiv dan masih menunggu proses penelaahan oleh komunitas ilmiah.

Jika nantinya dikonfirmasi, deteksi gelombang radio dari Beta Pictoris b dapat membuka metode baru dalam mempelajari eksoplanet. Melalui pancaran radio, astronom dapat mengamati karakteristik medan magnet, atmosfer, serta hubungan antara planet dengan lingkungan ruang angkasa di sekitarnya.

Tim peneliti saat ini mengajukan pengamatan tambahan untuk memahami lebih jauh penyebab Beta Pictoris b memiliki medan magnet yang jauh lebih kuat dibandingkan perkiraan sebelumnya. Penelitian lanjutan juga diharapkan dapat memberikan gambaran baru mengenai proses evolusi planet-planet muda di luar tata surya.

Punya keberatan terhadap pemberitaan ini? Ajukan Hak Jawab

Komentar

Email tidak akan dipublikasikan. Komentar dimoderasi sebelum tampil.

Memuat komentar...

Artikel Terkait

Lihat semua