Runtut.com

Di Venus, Sehari Lebih Panjang daripada Setahun

Venus butuh 243 hari Bumi untuk berputar sekali, tetapi hanya 225 hari untuk mengitari Matahari. Ini cara ilmuwan mengukurnya.

2 menit baca
Di Venus, Sehari Lebih Panjang daripada Setahun

Ada planet tempat tahun berakhir sebelum satu hari selesai. Di sana, kamu sudah merayakan ulang tahun, tetapi matahari belum sempat terbenam. Planet itu bukan di galaksi yang jauh. Ia tetangga terdekat Bumi, yang pada 12 Oktober nanti akan tampak berdekatan dengan Bulan selepas senja, menurut IDN Times.

Dua angka yang bertabrakan

Venus memerlukan sekitar 243 hari Bumi untuk berputar sekali pada porosnya, tetapi hanya sekitar 225 hari Bumi untuk mengitari Matahari. Itulah sebabnya satu hari di Venus lebih panjang daripada satu tahunnya, seperti dirangkum Liputan6 mengutip Space.

Cara mengukur planet yang tak bisa dilihat

Venus diselimuti awan tebal, sehingga permukaannya tak tampak dari luar. Bagaimana ilmuwan tahu seberapa cepat ia berputar? Menurut CNN Indonesia, tim peneliti memancarkan gelombang radio ke Venus sebanyak 21 kali antara 2006 dan 2020 memakai antena Goldstone milik NASA di Gurun Mojave, California, lalu merekam pantulannya selama lebih dari satu dekade.

Bisnis.com melaporkan bahwa studi itu menghasilkan angka rotasi 243,0226 hari Bumi. Peneliti memperlakukan Venus seperti bola disko raksasa, karena titik-titik permukaan yang memantulkan radar bergerak seiring planet berputar. Dari situ juga dihitung kemiringan sumbunya, sekitar 2,64 derajat, sehingga Venus nyaris tak punya musim.

Matahari terbit dari barat

Venus berputar dari timur ke barat, berlawanan dengan sebagian besar planet. Karena itu, Matahari di sana terbit dari barat, menurut kumparan yang merujuk NASA Space Place. Karena arah putar dan arah orbit bertentangan, selang waktu dari satu matahari terbit ke matahari terbit berikutnya hanya sekitar 117 hari Bumi.

Mengapa rotasinya begitu lambat? Penjelasan yang beredar menyebut atmosfer padatnya dan gaya pasang surut Matahari yang kemungkinan besar berkontribusi, dan itu masih berupa dugaan, bukan jawaban pasti.

Lebih panas daripada tetangganya yang lebih dekat

Hal aneh lain, Venus lebih panas daripada Merkurius, padahal Merkurius lebih dekat ke Matahari. IDN Times mencatat suhu Merkurius sekitar 430°C, sedangkan Venus mencapai 462°C karena radiasi terperangkap di awan tebalnya dan memicu efek rumah kaca yang parah. Atmosfernya terdiri atas sekitar 96 persen karbon dioksida, menurut OIF UMSU. Sumber lain menyebut suhu permukaan hingga 471°C, jadi angkanya bergantung pada pengukuran.

Dibaca hati-hati

Ada dua hal yang perlu digarisbawahi. Pertama, rotasi Venus rata-rata 243 hari, dan studi di CNN Indonesia mencatat durasinya tidak sepenuhnya konsisten karena dipengaruhi massa planet dan ketebalan atmosfer. Kedua, pertanyaan "mengapa" masih terbuka, sementara pertanyaan "berapa" sudah terukur dengan teliti.

Planet kembar yang menjadi peringatan

Venus sering disebut kembaran Bumi karena ukurannya mirip. Namun dua planet yang mirip bisa berakhir sangat berbeda. Venus mengingatkan kita bahwa kondisi sebuah dunia ditentukan oleh hal-hal halus seperti atmosfer, bukan sekadar ukuran dan jarak. Malam nanti, saat bintang paling terang di barat itu terlihat selepas senja, kamu sedang menatap dunia yang tahunnya selesai lebih dulu daripada harinya.

Punya keberatan terhadap pemberitaan ini? Ajukan Hak Jawab

Komentar

Email tidak akan dipublikasikan. Komentar dimoderasi sebelum tampil.

Memuat komentar...

Artikel Terkait

Lihat semua
Cincin Saturnus yang Pernah Hilang Kini Terbuka Lagi
Planet

Cincin Saturnus yang Pernah Hilang Kini Terbuka Lagi

Saturnus beroposisi pada 4 Oktober 2026 dan tampak paling terang tahun ini. Cincinnya, yang sempat nyaris hilang pada 2025, kini terbuka lagi.

Tegar Herlambang· 8 jam lalu
Bukan Cuma Bulat, 5 Bulan Saturnus Ini Punya Bentuk yang UnikBreaking
Planet

Bukan Cuma Bulat, 5 Bulan Saturnus Ini Punya Bentuk yang Unik

Lima bulan Saturnus memiliki bentuk unik, dari Pan yang mirip ravioli hingga Hyperion yang menyerupai spons. Simak karakteristik dan fakta ilmiah di baliknya.

Muhammad Rafi Ashidiq· 17 jam lalu
Bintik Merah Besar Jupiter, Badai Raksasa yang Bertahan Selama Berabad-abad
Planet

Bintik Merah Besar Jupiter, Badai Raksasa yang Bertahan Selama Berabad-abad

Mengenal Bintik Merah Besar, fenomena badai raksasa di Jupiter yang menyimpan fakta menarik tentang dinamika atmosfer planet terbesar di Tata Surya.

Muhammad Rafi Ashidiq· 4 hari lalu
Memahami Keunikan Uranus, Planet Es yang Berputar Nyaris Mendatar
Planet

Memahami Keunikan Uranus, Planet Es yang Berputar Nyaris Mendatar

Kemiringan sumbu Uranus membuat planet ini memiliki pola siang, malam, dan musim yang berbeda jauh dari planet lain di tata surya.

Muhammad Rafi Ashidiq· 5 hari lalu
Robot Penjelajah NASA Rekam Fajar di Mars, Formasi Tebing 3 Miliar Tahun Mulai Terungkap
Planet

Robot Penjelajah NASA Rekam Fajar di Mars, Formasi Tebing 3 Miliar Tahun Mulai Terungkap

Panorama fajar Curiosity memperlihatkan yardang Mars yang terbentuk miliaran tahun lalu dan membuka petunjuk baru tentang sejarah geologi Mount Sharp.

Rachmaddani Rizki Saputra· 6 hari lalu
Cincin Saturnus Ternyata Tak Abadi, Perlahan Hilang Ditelan Atmosfer
Planet

Cincin Saturnus Ternyata Tak Abadi, Perlahan Hilang Ditelan Atmosfer

Di balik tampilan ikoniknya, cincin Saturnus terus mengalami perubahan. Material esnya perlahan jatuh ke atmosfer planet melalui ring rain.

Muhammad Rafi Ashidiq· 6 hari lalu