Runtut.com
Tegar Herlambang
Editor

Tegar Herlambang

Hanya seorang pembelajar sepanjang hayat dan mencoba menjadi praktisi teknologi yang menaruh perhatian pada isu publik, transformasi digital, dan perubahan sosial.

91 tulisan
1.1k views
Edit 14 artikel
Viral! Prabowo Salah Sebut Gaji Guru Naik 300 Persen, Ternyata yang Dimaksud Hakim
Nasional

Viral! Prabowo Salah Sebut Gaji Guru Naik 300 Persen, Ternyata yang Dimaksud Hakim

Prabowo viral usai salah menyebut gaji guru naik hampir 300 persen. Faktanya, angka itu merujuk pada kenaikan penghasilan hakim.

Tegar Herlambang· 22 Mei 2026
Islam dan Rasa Cukup di Era Flexing
Sosial Budaya

Islam dan Rasa Cukup di Era Flexing

Islam mengajarkan qana’ah atau rasa cukup di tengah budaya flexing media sosial. Bukan berhenti berusaha, tetapi menjaga hati agar tidak hancur.

Tegar Herlambang· 21 Mei 2026
Kenapa di NU Banyak Banom dan Lembaga? Ini Cara Jam’iyah Mengurus Umat yang Sangat Luas
Sosial Budaya

Kenapa di NU Banyak Banom dan Lembaga? Ini Cara Jam’iyah Mengurus Umat yang Sangat Luas

NU memiliki banyak badan otonom dan lembaga bukan karena organisasi ini rumit tanpa alasan, tetapi karena umat yang dilayani sangat luas.

Tegar Herlambang· 21 Mei 2026
NU dan Muhammadiyah: Dua Jalan Dakwah, Satu Rumah Kebangsaan
Sosial Budaya

NU dan Muhammadiyah: Dua Jalan Dakwah, Satu Rumah Kebangsaan

NU dan Muhammadiyah sering berbeda dalam corak dakwah dan amaliyah, tetapi keduanya sama-sama menjadi tiang penting Islam Indonesia dan kebangsaan.

Tegar Herlambang· 21 Mei 2026
Kekerasan Seksual di Pesantren: Jangan Tutupi Luka Santri dengan Nama Baik Lembaga
Sosial Budaya

Kekerasan Seksual di Pesantren: Jangan Tutupi Luka Santri dengan Nama Baik Lembaga

Kasus dugaan kekerasan seksual di pesantren Pati menjadi alarm keras bagi dunia pendidikan Islam. Menjaga nama baik pesantren tidak boleh berarti menutup luka.

Tegar Herlambang· 21 Mei 2026
Profit MBG Wajib Zakat? Saat Program Negara Bertemu Etika Ekonomi Islam
Sosial Budaya

Profit MBG Wajib Zakat? Saat Program Negara Bertemu Etika Ekonomi Islam

Bahtsul Masail LBMNU Cianjur menegaskan profit dari jasa penyediaan makanan dalam Program Makan Bergizi Gratis dapat terkena zakat mal.

Tegar Herlambang· 21 Mei 2026
Generasi Sandwich: Antara Birrul Walidain dan Hak untuk Tidak Hancur Sendirian
Sosial Budaya

Generasi Sandwich: Antara Birrul Walidain dan Hak untuk Tidak Hancur Sendirian

Generasi sandwich sering terjepit antara kewajiban berbakti kepada orang tua dan tanggung jawab membangun keluarga sendiri.

Tegar Herlambang· 21 Mei 2026
Habibie Pulihkan Rupiah, Prabowo Perkeruh Arah
Perspektif

Habibie Pulihkan Rupiah, Prabowo Perkeruh Arah

Rupiah yang melemah membuka perbandingan antara BJ Habibie yang memulihkan kepercayaan pasar dan Prabowo yang dinilai memperkeruh arah lewat pernyataan.

Tegar Herlambang· 19 Mei 2026
Aksi Mabuk di Live Streaming: Hiburan Dewasa atau Risiko bagi Penonton Muda?
Kesehatan

Aksi Mabuk di Live Streaming: Hiburan Dewasa atau Risiko bagi Penonton Muda?

Konten live streaming yang menampilkan atau dipersepsikan sebagai kondisi mabuk bisa dianggap menghibur, tetapi tetap perlu dikritisi karena berisiko.

Tegar Herlambang· 19 Mei 2026
Warga Desa Tak Pakai Dolar, tapi Tetap Bisa Kena Dampaknya: Cara Kurs Masuk ke Dapur Rakyat
Sosial Budaya

Warga Desa Tak Pakai Dolar, tapi Tetap Bisa Kena Dampaknya: Cara Kurs Masuk ke Dapur Rakyat

Meski warga desa tidak bertransaksi dengan dolar, pelemahan rupiah tetap bisa berdampak pada harga barang, pupuk, energi, obat, dan kebutuhan sehari-hari.

Tegar Herlambang· 19 Mei 2026
Rupiah Melemah dan Negara yang Terlalu Percaya pada Narasinya Sendiri
Perspektif

Rupiah Melemah dan Negara yang Terlalu Percaya pada Narasinya Sendiri

Pelemahan rupiah dan pernyataan kontroversial Prabowo menunjukkan bahaya ketika pemerintah terlalu sibuk membangun narasi optimisme, tetapi kurang disiplin memb

Tegar Herlambang· 19 Mei 2026
Narasi Antek Asing dan Risiko Demokrasi: Ketika Kritik Publik Mudah Dicurigai
Hukum

Narasi Antek Asing dan Risiko Demokrasi: Ketika Kritik Publik Mudah Dicurigai

Narasi “antek asing” yang digunakan dalam merespons kritik pemerintah dinilai berisiko mempersempit kebebasan berpendapat dan melemahkan kontrol publik.

Tegar Herlambang· 19 Mei 2026