Runtut.com

Universitas Riau Goes to KKN International Student Community Engagement 2026

Sebuah cerita oleh delegasi UNRI di KKN ISCE 2026 Desa Batukaras, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat.

5 menit baca
16
KKN ISCE The 3rd
KKN ISCE The 3rd — Pribadi

Pangandaran – Kuliah Kerja Nyata International Student Community Engagement (KKN ISCE) 2026 adalah wadah pengabdian nyata bagi mahasiswa lintas perguruan tinggi yang diselenggarakan oleh Konsorsium Badan Kerja Sama Perguruan Tinggi Negeri (BKS-PTN) Wilayah Barat. Kegiatan ini tidak hanya membagikan cerita tentang kekayaan SARA di Indonesia, tetapi juga membawanya ke jenjang internasional. Di sini, saya menceritakan dan menjadikan tulisan ini sebagai bukti rekam jejak saya sebagai salah satu delegasi terpilih dari Universitas Riau pada kegiatan pengabdian di Desa Batukaras, Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran.

Mengenal KKN ISCE 2026: Wadah Pengabdian Mahasiswa Lintas Negara

Kuliah Kerja Nyata International Student Community Engagement (KKN ISCE) merupakan program pengabdian masyarakat berskala internasional yang mempertemukan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi negeri di bawah naungan BKS-PTN Wilayah Barat serta mahasiswa mancanegara. Program ini dirancang untuk melatih kepemimpinan, kolaborasi lintas budaya, serta pemecahan masalah nyata di tengah masyarakat.

Pada tahun 2026, KKN ISCE dilaksanakan di dua kabupaten di Jawa Barat, yaitu Kabupaten Pangandaran dan Kabupaten Tasikmalaya, dengan co-host utama Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Bandung dan Universitas Siliwangi (Unsil). Mengusung tema besar “Inclusive Smart Tourism and Creative Economy through Arts and Cultural Empowerment for SDGs“. yang berfokus pada isu-isu strategis seperti pariwisata cerdas (smart tourism), ekonomi kreatif, pemajuan seni budaya, serta pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs).

Kegiatan ini berlangsung secara serentak pada 22 Juli – 24 Agustus 2026 selama 34 hari penuh. Universitas Riau sendiri menyaring para mahasiswanya melalui serangkaian tahapan seleksi sebelum melepaskan mereka sebagai delegasi resmi, salah satunya adalah kemampuan berbahasa inggris. Pembukaan resmi digelar pada 22 Juli 2026 di kampus Universitas Siliwangi, Kota Tasikmalaya, yang menjadi momen pertama seluruh peserta dari berbagai daerah dan latar belakang saling bertukar sapa dan memulai perjalanan kolaborasi.

Seluruh peserta KKN ISCE 2026 terbagi ke dalam puluhan kelompok yang tersebar di wilayah Pangandaran dan Tasikmalaya. Kampus-kampus di Indonesia seperti Universitas Riau, ISBI Bandung, ISBI Aceh, IPB University, UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan, Universitas Andalas, Universitas Siliwangi serta berbagai universitas anggota BKS-PTN Barat turut hadir mengirimkan mahasiswa terbaiknya. Ditambah lagi dengan keterlibatan mahasiswa internasional dari berbagai negara sahabat seperti Thailand, Malaysia, Pakistan dan lainnya, program ini menjadi arena pertukaran budaya yang sangat hidup.

Di Bawah Cakrawala Batukaras: Perjumpaan Rasa dan Budaya

Dari delegasi Universitas Riau, kami ditempatkan di tiga desa yang berbeda yaitu Desa Sukaresik dan Desa Batukaras di Kabupaten Pangandaran, serta Desa Cikalong di Kabupaten Tasikmalaya. Penulis sendiri mendapat kehormatan untuk mengabdi di Desa Batukaras, sebuah bentang alam elok dengan suguhan cakrawala nila dan ombak pesisirnya yang legendaris.

Desa Batukaras dikenal secara global sebagai surga destinasi wisata bahari dan olahraga selancar (surfing). Kendati dikelilingi latar belakang budaya dan asal daerah peserta yang beragam di dalam kelompok nasional ini, semangat kebersamaan melintasi batasan geografis tersebut.

Menariknya, pada bulan yang sama, pengabdian di Desa Batukaras tidak hanya dijalankan oleh tim KKN ISCE 2026. Ada tiga kelompok KKN lainnya yang turut mengabdi bersamaan, yaitu dari Universitas Gadjah Mada (UGM), Institut Pertanian Bogor (IPB), dan UIN Saizu Purwokerto. Kehadiran berbagai tim ini tidak memicu sekat, melainkan melahirkan ruang kolaborasi dan bertukar gagasan karena kami mengusung visi tunggal yang sejalan yaitu memberikan dampak positif terbaik bagi kemajuan Desa Batukaras.

Merajut Cerita lewat Karya: 34 Hari Pengabdian Nyata

Selama 34 hari masa pengabdian, tercatat berbagai program kerja individu maupun kelompok yang berhasil direalisasikan. Namun pada artikel ini akan penulis deskripsikan 4 Program Kerja Utama dan 1 Kegiatan Besar yang kami jalankan dan hadiri:

Pengubahan & Aransemen Ulang Lagu Karatagan

Kami merancang dan menyusun kembali musik lagu daerah Karatagan khas desa. Lagu ini kemudian dilatih dan dinyanyikan langsung oleh ibu-ibu PKK Desa Batukaras, hingga akhirnya ditampilkan secara memukau dalam panggung EXPO KKN ISCE 2026 dan ISBI BANDUNG 2026. Tak hanya itu, kami juga memproduksi Music Video resmi sebagai dokumentasi karya seni tersebut.

Link terkait:


Penelusuran Sejarah Sembah Agung

Pada kegiatan ini kami melakukan riset dan penelusuran sejarah lokal sosok Sembah Agung yang disucikan di Batukaras. Hasilnya dituangkan dalam pembaruan artikel Wikipedia serta penulisan narasi sejarah yang ditempatkan langsung di titik lokasi wisata bersejarah. Kegiatan penelusuran ini turut didokumentasikan dalam bentuk video edukatif.

Link terkait: https://youtu.be/wpM8kBg6cdA

Pengembangan Bank Sampah Desa

Sebagai bentuk keberlanjutan pengabdian, kami melanjutkan dan menyempurnakan program kerja Bank Sampah yang diinisiasi oleh KKN UGM. Program ini difokuskan pada pemilahan sampah warga dan pengelolaan lingkungan pesisir berbasis partisipasi masyarakat. Memanfaatkan barang bekas dan juga bekerja sama dengan masyarakat desa, program ini berjalan dengan semestinya.

Pembuatan Film Dokumenter Fiksi (After Movie)

Bukan sekadar penutupan biasa, kami mengemas pertanggungjawaban visual 30 hari KKN dalam bentuk film fiksi pendek. Selama prosesnya, kami menerapkan kaidah sinematografi profesional, mulai dari blocking, penyusunan call sheet, hingga proses pengambilan gambar bertema pengabdian di Batukaras ataupun keseharian di posko kecil kami. Film ini juga ditampilkan di EXPO KKN ISCE 2026 dan ISBI BANDUNG 2026.

Link terkait: https://youtu.be/J6kIi4K-WgU

Dukungan & Partisipasi di Batukaras Surf Festival 2026

Dalam perhelatan festival tahunan ini, dua anggota kelompok kami dipercaya untuk tampil di panggung utama. Kami juga memanfaatkan momen festival untuk mempromosikan serta memberdayakan kerajinan seni ukir kayu lokal karya Pak Engkos dan Pak Awang. Selain itu, kami turut memeriahkan pagelaran Tari Ronggeng, Wayang Golek, serta Lomba Nasi Liwet antardusun.

The 4th ISCE 2027 Estafet Pengabdian Menuju UMRAH 2027

Perjalanan pengabdian KKN ISCE 2026 di Kabupaten Pangandaran dan Tasikmalaya melahirkan banyak catatan berharga dan dampak nyata bagi masyarakat pesisir. Estafet kepemimpinan dan pengabdian antar-perguruan tinggi ini dipastikan akan terus berlanjut.

Pada tahun berikutnya, KKN ISCE 2027 yaitu The 4th ISCE dijadwalkan akan dilaksanakan dengan tuan rumah Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) di Kepulauan Riau. Mengusung tema kemaritiman yang erat dengan Kepulauan Riau. KKN ISCE 2027 siap membawa semangat kolaborasi mahasiswa nasional dan internasional ke gerbang kemaritiman Indonesia.

Artikel ini tidak hanya sebagai kenangan visual dan dokumentasi perjalanan semata, tetapi juga sebagai refleksi atas kontribusi nyata yang telah diberikan. Menjadi bukti bahwa keterbatasan geografis dan perbedaan budaya bukanlah penghalang untuk menyatukan langkah demi mengabdi pada masyarakat.

Akhir Kata

Penulis menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Ibu Mirna Nurmala, S.Sn., M.Sn. dan Ibu Dr. Nur Asiah, S. Pi., M. Si selaku DPL dan Koordinator Pusat Pelayanan Kuliah Kerja Nyata Universitas Riau atas bimbingan dan arahannya, serta kepada Bapak Kepala Desa Batukaras beserta seluruh perangkat desa, Bapak Rohandi (Ketua RW), para Ketua RT, dan Bapak Kepala Dusun yang telah memberikan fasilitas, dukungan, dan kemudahan koordinasi selama pengabdian. Ucapan hangat juga ditujukan kepada seluruh warga Desa Batukaras atas sambutan kekeluargaan dan partisipasi aktifnya, seluruh rekan keluarga kecilku KKN INTROS ISCE Batukaras 2026 dan dua rekan delegasi Universitas Riau atas kebersamaan dan perjuangannya, serta seluruh pihak yang telah memberikan bantuan dan doa hingga kegiatan KKN ini dapat terlaksana sampai akhir. 

— KKN ISCE 2026
— KKN ISCE 2026


 

Tentang Penulis
RN
Raissa Nabila Putri Riski

Mahasiswa Teknik Informatika di Universitas Riau

Artikel ini merupakan tulisan kontribusi. Isi dan pendapat sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis dan tidak mencerminkan sikap redaksi Runtut.com.

Punya keberatan terhadap pemberitaan ini? Ajukan Hak Jawab

Komentar

Email tidak akan dipublikasikan. Komentar dimoderasi sebelum tampil.

Memuat komentar...

Artikel Terkait

Lihat semua
Kenapa Barang Impor Bisa Jadi Lebih Mahal? Mengenal Tarif Perdagangan
Pendidikan

Kenapa Barang Impor Bisa Jadi Lebih Mahal? Mengenal Tarif Perdagangan

Tarif perdagangan membatasi barang impor untuk melindungi produk lokal, tetapi dapat membuat harga barang naik dan memengaruhi konsumen serta perdagan

Athia Aulia· 1 hari lalu
Tim Dosen UPN “Veteran” Jawa Timur Gelar Empowering Community Program di Desa Segoro Tambak.
Pendidikan

Tim Dosen UPN “Veteran” Jawa Timur Gelar Empowering Community Program di Desa Segoro Tambak.

Tim dosen UPN “Veteran” Jatim menggelar Empowering Community Program untuk memperkuat administrasi, organisasi, dan PKK di Desa Segoro Tambak.

Evi Silvia Melina, S.AP., MPA· 5 hari lalu
Belajar Tata Kelola Pemerintahan melalui Program Magang Berdampak di Bagian Organisasi Sekretariat Daerah Kabupaten Mojokerto
Pendidikan

Belajar Tata Kelola Pemerintahan melalui Program Magang Berdampak di Bagian Organisasi Sekretariat Daerah Kabupaten Mojokerto

Pengalaman mahasiswa Administrasi Publik mengikuti Magang Berdampak untuk mengenal tata kelola pemerintahan di Kabupaten Mojokerto.

Nabilla Tasya Putri Kuswanto, Evi Silvia Melina, S.AP., MPA· 5 hari lalu
Harlah ke-27 PC PMII Mojokerto Bahas Peran Pemuda Merawat Tradisi melalui Sinau Bareng Mas Sabrang
Pendidikan

Harlah ke-27 PC PMII Mojokerto Bahas Peran Pemuda Merawat Tradisi melalui Sinau Bareng Mas Sabrang

PC PMII Mojokerto menggelar Sinau Bareng Mas Sabrang dalam malam puncak harlah ke-27 dengan tema Merawat Tradisi untuk Negeri.

Rachmaddani Rizki Saputra· 1 minggu lalu
IPNU-IPPNU Mojokerto Bentuk 9 Komisariat Pendidikan, 500 Pelajar dan Mahasiswa Dikukuhkan
Pendidikan

IPNU-IPPNU Mojokerto Bentuk 9 Komisariat Pendidikan, 500 Pelajar dan Mahasiswa Dikukuhkan

IPNU-IPPNU Mojokerto memperkuat kaderisasi pelajar melalui pembentukan sembilan komisariat pendidikan di Yayasan Nurul Islam.

Rachmaddani Rizki Saputra· 3 minggu lalu
Kolaborasi Riset Lintas Kampus Hasilkan Situationship Scale, Alat Ukur Dampak Psikologis HTS bagi Remaja
Pendidikan

Kolaborasi Riset Lintas Kampus Hasilkan Situationship Scale, Alat Ukur Dampak Psikologis HTS bagi Remaja

Situationship Scale SHTS mengukur dampak psikologis hubungan tanpa status, membantu memahami ketidakpastian emosional remaja dan dewasa muda.

Rachmaddani Rizki Saputra· 3 minggu lalu