Runtut.com

Belajar Tata Kelola Pemerintahan melalui Program Magang Berdampak di Bagian Organisasi Sekretariat Daerah Kabupaten Mojokerto

Pengalaman mahasiswa Administrasi Publik mengikuti Magang Berdampak untuk mengenal tata kelola pemerintahan di Kabupaten Mojokerto.

2 menit baca
22
Mahasiswa Magang Berdampak bersama pegawai Bagian Organisasi Sekretariat Daerah Kabupaten Mojokerto.
Mahasiswa Magang Berdampak bersama pegawai Bagian Organisasi Sekretariat Daerah Kabupaten Mojokerto. — Dokumentasi Pribadi

Mojokerto (30/09/2026) — Program Magang Berdampak menjadi salah satu ruang bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman langsung di lingkungan kerja sekaligus menghubungkan pengetahuan yang diperoleh selama perkuliahan dengan praktik di lapangan. Melalui program ini, mahasiswa dapat mengenal lebih dekat bagaimana proses kerja dan tata kelola pemerintahan berlangsung dalam lingkungan instansi pemerintah.

Salah satu pengalaman tersebut dijalani oleh mahasiswa Program Studi Administrasi Publik melalui pelaksanaan Magang Berdampak di Bagian Organisasi Sekretariat Daerah Kabupaten Mojokerto. Lingkungan pemerintahan menjadi ruang pembelajaran bagi mahasiswa untuk memahami berbagai proses administrasi dan pengelolaan organisasi secara lebih nyata.

Mahasiswa Magang Berdampak bersama pegawai Bagian Organisasi Sekretariat Daerah Kabupaten Mojokerto.
Mahasiswa Magang Berdampak bersama pegawai Bagian Organisasi Sekretariat Daerah Kabupaten Mojokerto. — Dokumentasi Pribadi

Bagi mahasiswa Administrasi Publik, pengalaman magang tidak hanya berkaitan dengan pelaksanaan tugas, tetapi juga menjadi kesempatan untuk memahami bagaimana konsep-konsep yang dipelajari di bangku perkuliahan diterapkan dalam dunia kerja. Mahasiswa dapat melihat secara langsung pentingnya koordinasi, komunikasi, ketelitian, serta kerja sama dalam mendukung pelaksanaan pekerjaan di lingkungan pemerintahan.

Selama mengikuti Magang Berdampak, mahasiswa memperoleh pengalaman mengenai dinamika kerja di lingkungan Bagian Organisasi. Berbagai proses yang ditemui selama pelaksanaan magang memberikan gambaran bahwa penyelenggaraan pemerintahan membutuhkan keterlibatan berbagai pihak serta proses kerja yang terkoordinasi.

Pengalaman tersebut juga memberikan pembelajaran mengenai pentingnya administrasi dan pengelolaan organisasi dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan. Hal ini menjadi pengalaman yang relevan bagi mahasiswa Administrasi Publik karena memberikan pemahaman yang lebih konkret mengenai dunia kerja sektor publik.

Selain menambah wawasan, kegiatan magang juga menjadi proses pembelajaran untuk mengembangkan kemampuan mahasiswa dalam beradaptasi dengan lingkungan kerja. Interaksi dengan pegawai dan lingkungan instansi memberikan pengalaman dalam membangun komunikasi, bekerja sama, mengikuti alur kerja, serta menjalankan tanggung jawab secara disiplin.

Magang Berdampak pada akhirnya tidak hanya menjadi bagian dari proses akademik mahasiswa, tetapi juga menjadi kesempatan untuk mengenal dunia kerja secara lebih dekat. Pengalaman di lingkungan pemerintahan dapat menjadi bekal bagi mahasiswa untuk memahami tantangan dan kebutuhan dalam penyelenggaraan administrasi publik.

Melalui pengalaman tersebut, mahasiswa diharapkan mampu membawa pengetahuan yang diperoleh selama magang kembali ke lingkungan akademik dan menjadikannya sebagai pembelajaran untuk mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja setelah menyelesaikan pendidikan.

Tentang Penulis
NT
Nabilla Tasya Putri Kuswanto, Evi Silvia Melina, S.AP., MPA

Mahasiswa Program Studi Administrasi Publik Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur

Artikel ini merupakan tulisan kontribusi. Isi dan pendapat sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis dan tidak mencerminkan sikap redaksi Runtut.com.

Punya keberatan terhadap pemberitaan ini? Ajukan Hak Jawab

Komentar

Email tidak akan dipublikasikan. Komentar dimoderasi sebelum tampil.

Memuat komentar...

Artikel Terkait

Lihat semua
Stella Christie: Tiga Strategi Pendidikan Tinggi Bertahan di Era AI
Pendidikan

Stella Christie: Tiga Strategi Pendidikan Tinggi Bertahan di Era AI

"Di era AI, bagaimana pendidikan tinggi bisa bertahan? Menyeragamkan satu prodi AI-ology atau tidak menggunakan AI sama sekali? Kita harus mencari modus baru."

Andini Putri Lestari· 1 hari lalu
Mendiktisaintek Minta Perguruan Tinggi Gabungkan Prodi Demi Ringankan Administrasi
Pendidikan

Mendiktisaintek Minta Perguruan Tinggi Gabungkan Prodi Demi Ringankan Administrasi

Mendiktisaintek dorong perguruan tinggi gabungkan prodi demi hemat biaya akreditasi & efisiensi administrasi. Simak arahan resminya di KONASPI XII Bali.

Mila Nabilah· 6 hari lalu
Kepemimpinan Kepala Sekolah dalam Mencegah Perundungan Sejak Dini
Pendidikan

Kepemimpinan Kepala Sekolah dalam Mencegah Perundungan Sejak Dini

Kebiasaan mengejek dengan nama orang tua di sekolah dasar menyoroti pentingnya kebijakan kepala sekolah, pembinaan karakter, dan pencegahan perundungan.

Erika Dewi Agustin· 1 minggu lalu
Sekolah Hancur Akibat Gempa Flores, Anak-Anak Kumpulkan Sisa Buku di Reruntuhan
Pendidikan

Sekolah Hancur Akibat Gempa Flores, Anak-Anak Kumpulkan Sisa Buku di Reruntuhan

Bencana gempa bumi di Flores menghancurkan gedung sekolah. Anak-anak terpaksa mengais sisa buku pelajaran di tengah reruntuhan untuk tetap belajar.

Maya Sintasari· 1 minggu lalu
Bukan Malas, Mungkin Kamu Sedang Burnout karena Kuliah
Pendidikan

Bukan Malas, Mungkin Kamu Sedang Burnout karena Kuliah

Lelah dan kehilangan semangat kuliah belum tentu malas. Kenali tanda, pemicu, dan cara mengatasi burnout secara realistis bagi mahasiswa.

Rayda Iskandar· 2 minggu lalu
Kenapa Barang Impor Bisa Jadi Lebih Mahal? Mengenal Tarif Perdagangan
Pendidikan

Kenapa Barang Impor Bisa Jadi Lebih Mahal? Mengenal Tarif Perdagangan

Tarif perdagangan membatasi barang impor untuk melindungi produk lokal, tetapi dapat membuat harga barang naik dan memengaruhi konsumen serta perdagan

Athia Aulia· 2 minggu lalu