Runtut.com

Stella Christie: Tiga Strategi Pendidikan Tinggi Bertahan di Era AI

"Di era AI, bagaimana pendidikan tinggi bisa bertahan? Menyeragamkan satu prodi AI-ology atau tidak menggunakan AI sama sekali? Kita harus mencari modus baru."

2 menit baca
1
Prof. Stella didampingi Rektor UB dan Dekan FEB UB
Prof. Stella didampingi Rektor UB dan Dekan FEB UB — Dok. Pribadi

Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Prof. Stella Christie menjelaskan tiga strategi agar perguruan tinggi dapat berkelanjutan di era Artificial Intelligent (AI) pada rapat terbuka Senat Akademik dan Orasi Ilmiah, Lustrum ke-13 Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Brawijaya, Senin (19/10/2026) di Gedung Auditorium UB.

"Di era AI, bagaimana pendidikan tinggi bisa bertahan? Menyeragamkan satu prodi AI-ology atau tidak menggunakan AI sama sekali? Kita harus mencari modus baru," tuturnya.

Modus baru yang dimaksudnya adalah creation of knowledge, transmission of knowledge, dan curration of knowledge.

Creation of knowledge, siapa yang mencipatkan pengetahuan tidak terbatas pada manusia atau AI saja, namun bisa keduanya. "Sewaktu menciptakan pengetahuan, kita perlu menanyai apa peran manusia disini, sebagai pengawas, atasan, klien atau hanya penyambung kabel?" Sebuah strategi untuk direnungkan bersama.

Transmission of knowledge yang berfokus pada tujuan. "Tujuan transfer ilmu ini apakah untuk kemajuan teknologi, mengendalikan AI, pengembangan diri, atau melestarikan pengetahuan?" kata Prof. Stella.

Curration of knowledge berfokus pada masih mampukah kita mengurasi pengetahuan. "Saya hanya perlu satu klik untuk mengetahui jawaban dari pertanyaan, berapa tinggi gunung Dhaulagiri? Apakah itu berarti saya benar-benar mengetahuinya? Hal ini jelas berbeda ketika saya mengatakan, 'saya menguasai bahasa perancis," jelasnya.

Baginya, pertanyaan-pertanyaan seperti demikian perlu untuk dipikirkan mulai sekarang jika tidak mau tertinggal nantinya.

Ia juga menegaskan, tidak ada satupun universitas, perusahaan, ataupun pemerintah yang sangat siap menghadapi AI, namun, ia optimis bahwa universitas mampu menghadapi itu, karena AI lahir dari pertemuan di Universitas juga pads 1956 di Danmouth.

"Jadi kalau itu lahir dari universitas, saya rasa universitas pasti akan mampu menghadapi itu dengan strategi tersebut," tutup Prof. Stella.

Punya keberatan terhadap pemberitaan ini? Ajukan Hak Jawab

Komentar

Email tidak akan dipublikasikan. Komentar dimoderasi sebelum tampil.

Memuat komentar...

Artikel Terkait

Lihat semua
Mendiktisaintek Minta Perguruan Tinggi Gabungkan Prodi Demi Ringankan Administrasi
Pendidikan

Mendiktisaintek Minta Perguruan Tinggi Gabungkan Prodi Demi Ringankan Administrasi

Mendiktisaintek dorong perguruan tinggi gabungkan prodi demi hemat biaya akreditasi & efisiensi administrasi. Simak arahan resminya di KONASPI XII Bali.

Mila Nabilah· 5 hari lalu
Kepemimpinan Kepala Sekolah dalam Mencegah Perundungan Sejak Dini
Pendidikan

Kepemimpinan Kepala Sekolah dalam Mencegah Perundungan Sejak Dini

Kebiasaan mengejek dengan nama orang tua di sekolah dasar menyoroti pentingnya kebijakan kepala sekolah, pembinaan karakter, dan pencegahan perundungan.

Erika Dewi Agustin· 1 minggu lalu
Sekolah Hancur Akibat Gempa Flores, Anak-Anak Kumpulkan Sisa Buku di Reruntuhan
Pendidikan

Sekolah Hancur Akibat Gempa Flores, Anak-Anak Kumpulkan Sisa Buku di Reruntuhan

Bencana gempa bumi di Flores menghancurkan gedung sekolah. Anak-anak terpaksa mengais sisa buku pelajaran di tengah reruntuhan untuk tetap belajar.

Maya Sintasari· 1 minggu lalu
Bukan Malas, Mungkin Kamu Sedang Burnout karena Kuliah
Pendidikan

Bukan Malas, Mungkin Kamu Sedang Burnout karena Kuliah

Lelah dan kehilangan semangat kuliah belum tentu malas. Kenali tanda, pemicu, dan cara mengatasi burnout secara realistis bagi mahasiswa.

Rayda Iskandar· 1 minggu lalu
Kenapa Barang Impor Bisa Jadi Lebih Mahal? Mengenal Tarif Perdagangan
Pendidikan

Kenapa Barang Impor Bisa Jadi Lebih Mahal? Mengenal Tarif Perdagangan

Tarif perdagangan membatasi barang impor untuk melindungi produk lokal, tetapi dapat membuat harga barang naik dan memengaruhi konsumen serta perdagan

Athia Aulia· 2 minggu lalu
Tim Dosen UPN “Veteran” Jawa Timur Gelar Empowering Community Program di Desa Segoro Tambak.
Pendidikan

Tim Dosen UPN “Veteran” Jawa Timur Gelar Empowering Community Program di Desa Segoro Tambak.

Tim dosen UPN “Veteran” Jatim menggelar Empowering Community Program untuk memperkuat administrasi, organisasi, dan PKK di Desa Segoro Tambak.

Evi Silvia Melina, S.AP., MPA· 2 minggu lalu