Runtut.com

IPNU-IPPNU Mojokerto Bentuk 9 Komisariat Pendidikan, 500 Pelajar dan Mahasiswa Dikukuhkan

IPNU-IPPNU Mojokerto memperkuat kaderisasi pelajar melalui pembentukan sembilan komisariat pendidikan di Yayasan Nurul Islam.

2 menit baca
74
Runtut.com
Ratusan pelajar dan mahasiswa Yayasan Nurul Islam mengikuti Pelantikan Akbar dan Makesta IPNU-IPPNU Kabupaten Mojokerto yang mengukuhkan sembilan Pimpinan Komisariat di berbagai jenjang pendidikan. — Tim Media PC IPNU-IPPNU Kab. Mojokerto

JAWA TIMUR — Sebanyak 500 pelajar dan mahasiswa dari sembilan unit pendidikan Yayasan Nurul Islam Mojokerto resmi dikukuhkan sebagai pengurus Pimpinan Komisariat (PK) IPNU-IPPNU dalam agenda Pelantikan Akbar dan Masa Kesetiaan Anggota (Makesta) pada Sabtu (12/9/2026).

Pembentukan struktur organisasi secara serentak di satu kawasan pendidikan tersebut menjadi langkah penguatan kaderisasi pelajar Nahdlatul Ulama di lingkungan pendidikan formal.

Kegiatan yang berlangsung di Gedung Serbaguna (GSG) Nurul Islam 2 itu melibatkan sembilan lembaga pendidikan di bawah naungan Yayasan Nurul Islam. Unit tersebut meliputi MTs 1, MTs 2, SMP 1 UBQ, SMP 2 Trans Sains, MA 1, MA 2 Addauliyah, SMA Global School, SMK UBP, serta Institut Nurul Islam.

Pembentukan sembilan PK tersebut mencakup jenjang pendidikan dasar hingga perguruan tinggi. Skema ini menjadi upaya memperluas ruang kaderisasi IPNU-IPPNU melalui jalur pendidikan formal, dengan menempatkan pelajar dan mahasiswa sebagai bagian dari penggerak organisasi di lingkungan masing-masing.

Pengasuh Utama Yayasan Nurul Islam, Ahmad Siddiq, menyambut pembentukan struktur komisariat tersebut. Menurutnya, organisasi pelajar memiliki peran dalam membangun karakter generasi muda melalui penguatan kapasitas intelektual, kemandirian, dan nilai-nilai akhlak.

“Wadah organisasi seperti ini penting untuk memberikan ruang kepada generasi muda agar mampu berkembang secara seimbang, baik dalam bidang akademik, keterampilan, maupun pembentukan karakter,” ujarnya.

Runtut.com
Pengurus IPNU-IPPNU Kabupaten Mojokerto menyampaikan arahan dalam agenda Pelantikan Akbar dan Masa Kesetiaan Anggota (Makesta) Pimpinan Komisariat Nurul Islam. — Tim Media PC IPNU-IPPNU Kab. Mojokerto

Ketua PC IPNU Kabupaten Mojokerto, Yus Sahril Shobirin, bersama Ketua PC IPPNU Kabupaten Mojokerto, Ayunin Uswatun Chasanah, menyampaikan bahwa pembentukan sembilan PK tersebut melalui proses kajian dan koordinasi bersama pihak terkait. Langkah itu dilakukan untuk memastikan keberadaan komisariat mampu berjalan sesuai kebutuhan pelajar di masing-masing lembaga.

Setelah pelantikan, kepengurusan baru di setiap komisariat diarahkan untuk menyusun program kerja yang berfokus pada pengembangan literasi, kepemimpinan, serta peningkatan kapasitas anggota.

Program tersebut diharapkan dapat menjadi ruang bagi pelajar untuk mengembangkan potensi organisasi sekaligus memperkuat budaya belajar di lingkungan sekolah dan kampus.

Keterlibatan ratusan pelajar dan mahasiswa dalam satu agenda kaderisasi menjadi salah satu model pengembangan struktur organisasi berbasis lembaga pendidikan. Pola pembentukan komisariat secara terpadu ini dapat menjadi referensi bagi wilayah lain dalam memperluas jangkauan kaderisasi IPNU-IPPNU, dengan tetap menyesuaikan karakteristik dan kebutuhan masing-masing daerah.

Melalui pembentukan sembilan komisariat tersebut, IPNU-IPPNU Kabupaten Mojokerto menargetkan adanya kesinambungan kaderisasi dari tingkat pendidikan menengah hingga perguruan tinggi.

Punya keberatan terhadap pemberitaan ini? Ajukan Hak Jawab

Komentar

Email tidak akan dipublikasikan. Komentar dimoderasi sebelum tampil.

Memuat komentar...

Artikel Terkait

Lihat semua
Tim Dosen UPN “Veteran” Jawa Timur Gelar Empowering Community Program di Desa Segoro Tambak.
Pendidikan

Tim Dosen UPN “Veteran” Jawa Timur Gelar Empowering Community Program di Desa Segoro Tambak.

Tim dosen UPN “Veteran” Jatim menggelar Empowering Community Program untuk memperkuat administrasi, organisasi, dan PKK di Desa Segoro Tambak.

Evi Silvia Melina, S.AP., MPA· 2 hari lalu
Belajar Tata Kelola Pemerintahan melalui Program Magang Berdampak di Bagian Organisasi Sekretariat Daerah Kabupaten Mojokerto
Pendidikan

Belajar Tata Kelola Pemerintahan melalui Program Magang Berdampak di Bagian Organisasi Sekretariat Daerah Kabupaten Mojokerto

Pengalaman mahasiswa Administrasi Publik mengikuti Magang Berdampak untuk mengenal tata kelola pemerintahan di Kabupaten Mojokerto.

Nabilla Tasya Putri Kuswanto, Evi Silvia Melina, S.AP., MPA· 2 hari lalu
Harlah ke-27 PC PMII Mojokerto Bahas Peran Pemuda Merawat Tradisi melalui Sinau Bareng Mas Sabrang
Pendidikan

Harlah ke-27 PC PMII Mojokerto Bahas Peran Pemuda Merawat Tradisi melalui Sinau Bareng Mas Sabrang

PC PMII Mojokerto menggelar Sinau Bareng Mas Sabrang dalam malam puncak harlah ke-27 dengan tema Merawat Tradisi untuk Negeri.

Rachmaddani Rizki Saputra· 4 hari lalu
Universitas Riau Goes to KKN International Student Community Engagement 2026
Pendidikan

Universitas Riau Goes to KKN International Student Community Engagement 2026

Sebuah cerita oleh delegasi UNRI di KKN ISCE 2026 Desa Batukaras, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat.

Raissa Nabila Putri Riski· 2 minggu lalu
Kolaborasi Riset Lintas Kampus Hasilkan Situationship Scale, Alat Ukur Dampak Psikologis HTS bagi Remaja
Pendidikan

Kolaborasi Riset Lintas Kampus Hasilkan Situationship Scale, Alat Ukur Dampak Psikologis HTS bagi Remaja

Situationship Scale SHTS mengukur dampak psikologis hubungan tanpa status, membantu memahami ketidakpastian emosional remaja dan dewasa muda.

Rachmaddani Rizki Saputra· 3 minggu lalu
16 Mahasiswa KKN FAI UM Metro Resmi Dilepas di PCM Bantul Metro Selatan
Pendidikan

16 Mahasiswa KKN FAI UM Metro Resmi Dilepas di PCM Bantul Metro Selatan

16 mahasiswa KKN FAI UM Metro diserahkan ke PCM Bantul Metro Selatan. Akan mengabdi 70 hari di bidang dakwah, pendidikan & sosial

Diqie Shodiq Permono· 13 Juli 2026