Runtut.com

Curva Boys dan LA Mania Bentangkan Koreografi untuk Choirul Huda, Kenang Sang Legenda Persela

Curva Boys dan LA Mania bentangkan koreografi dan bendera untuk mengenang Choirul Huda, legenda Persela Lamongan, dalam laga melawan Deltras FC di Surajaya.

3 menit baca
Kelompok suporter LA Mania membentangkan bendera bergambarkan Choirul Huda
Kelompok suporter LA Mania membentangkan bendera bergambarkan Choirul Huda — Instagram: @lamonganscrazyfootball

LAMONGAN – Nama Choirul Huda kembali mendapat tempat istimewa di hati pendukung Persela Lamongan. Dalam laga menghadapi Deltras FC di Stadion Surajaya, Minggu (11/10/2026), Curva Boys dan LA Mania menyampaikan penghormatan kepada legenda Laskar Joko Tingkir tersebut melalui koreografi dan bendera bergambar sang penjaga gawang.

Penghormatan itu menghadirkan suasana emosional di tribun stadion. Di tengah persaingan kedua tim di lapangan, para suporter menyempatkan diri mengenang sosok yang telah mengabdikan sebagian besar kariernya untuk Persela Lamongan.

Curva Boys Bentangkan Pesan “Legend Life Forever”

Curva Boys membentangkan koreografi bertuliskan “C. Huda 1”, disertai pesan “Legend Life Forever”. Tulisan tersebut menjadi simbol penghormatan kepada Choirul Huda, penjaga gawang yang identik dengan nomor punggung 1 dan memiliki tempat tersendiri dalam sejarah Persela. Bahkan Persela Lamongan telah memensiunkan nomor punggung 1 sebagai bentuk penghormatan kepada sosok legenda yang sudah 18 tahun bersama dan disandingkan dengan pemain lainnya seperti Paulo Maldini, Ryan Giggs, serta Francesco Totti yang disebut sebagai "One Man One Club".

Bagi para pendukung, Huda bukan sekadar pemain yang pernah menjaga gawang tim kebanggaan Lamongan. Ia merupakan sosok yang menunjukkan arti kesetiaan melalui pengabdiannya selama bertahun-tahun bersama klub.

Pesan yang dibentangkan Curva Boys menyampaikan makna sederhana, tetapi mendalam, yakni seorang legenda akan selalu hidup dalam ingatan para pendukungnya. Meski telah tiada, nama dan perjuangan Huda tetap menjadi bagian dari cerita panjang Persela.

Curva Boys membentangkan koreografi bertuliskan "C. Huda 1" dan "Legend Life Forever"
Curva Boys membentangkan koreografi bertuliskan "C. Huda 1" dan "Legend Life Forever" — Instagram: @bolalamongan

LA Mania Bentangkan Bendera Bergambar Choirul Huda

Penghormatan serupa juga datang dari LA Mania. Di tribun selatan Stadion Surajaya, kelompok suporter tersebut membentangkan bendera bergambar Choirul Huda dengan tulisan “Beristirahatlah dalam Kedamaian”.

Bendera itu menjadi bentuk penghormatan sekaligus ungkapan rindu kepada sosok yang pernah menjadi bagian penting dalam perjalanan Persela. Pesan yang tertera menggambarkan doa dan penghormatan dari para pendukung untuk sang legenda.

Bagi suporter yang mengikuti perjalanan Persela selama bertahun-tahun, sosok Huda menyimpan banyak kenangan. Kesetiaannya membela klub membuat namanya tidak mudah dilupakan, bahkan setelah kepergiannya meninggalkan duka bagi keluarga, rekan setim, dan para pendukung.

Koreografi Curva Boys dan bendera LA Mania pun menyampaikan pesan yang sejalan. Keduanya menunjukkan bahwa dukungan terhadap Persela bukan hanya tentang hasil pertandingan, tetapi juga tentang menjaga ingatan terhadap orang-orang yang telah memberikan banyak hal bagi klub.

Choirul Huda, Legenda yang Tak Pernah Hilang dari Ingatan

Sosok legenda Persela Lamongan: Choirul Huda
Sosok legenda Persela Lamongan: Choirul Huda — Bola.com

Choirul Huda merupakan salah satu figur paling ikonik dalam sejarah Persela Lamongan. Ia membela klub tersebut sejak 1999 hingga akhir hayatnya pada 2017. Dedikasi panjang itu menjadikannya simbol loyalitas bagi Laskar Joko Tingkir.

Huda meninggal dunia pada 15 Oktober 2017 setelah mengalami benturan dalam pertandingan Persela melawan Semen Padang. Kepergiannya menjadi salah satu momen paling memilukan bagi sepak bola Indonesia, khususnya masyarakat Lamongan.

Hingga kini, kenangan tentang Huda tetap melekat di hati para pendukung Persela. Penghormatan yang diberikan Curva Boys dan LA Mania dalam laga melawan Deltras FC menjadi pengingat bahwa waktu dapat berlalu, tetapi kenangan tentang seorang legenda tidak selalu ikut menghilang.

Melalui koreografi dan bendera yang terbentang di tribun Surajaya, para suporter kembali menyampaikan pesan bahwa Choirul Huda akan selalu menjadi bagian dari keluarga besar Persela.

Sebab bagi mereka, legenda tidak benar-benar pergi. Namanya tetap hidup dalam ingatan, dalam kesetiaan, dan dalam setiap cerita tentang Persela Lamongan.

Punya keberatan terhadap pemberitaan ini? Ajukan Hak Jawab

Komentar

Email tidak akan dipublikasikan. Komentar dimoderasi sebelum tampil.

Memuat komentar...

Artikel Terkait

Lihat semua
Persela Gagal Geser Pemuncak Klasemen, Deltras FC Paksa Hasil Imbang 1-1
Nasional

Persela Gagal Geser Pemuncak Klasemen, Deltras FC Paksa Hasil Imbang 1-1

Persela Lamongan gagal merebut puncak klasemen usai ditahan imbang Deltras FC 1-1 di Stadion Surajaya dalam lanjutan Pegadaian Championship 2026/2027.

Ferdian Trikusuma· 1 jam lalu
Pemerintah Rilis Perpres Ojol, Batasi Potongan Komisi Aplikator Maksimal 8 Persen
Nasional

Pemerintah Rilis Perpres Ojol, Batasi Potongan Komisi Aplikator Maksimal 8 Persen

Sah! Pemerintah rilis Perpres 27/2026. Menhub Dudy Purwagandhi tegaskan potongan komisi aplikator maksimal 8% demi pendapatan bersih mitra pengemudi.

Nurul Hidayah· 3 hari lalu
Warga HBI Kalsel Panik! Titik Api Karhutla Baru Mengamuk Dekat Permukiman Belakang Kampus UNISKA
Nasional

Warga HBI Kalsel Panik! Titik Api Karhutla Baru Mengamuk Dekat Permukiman Belakang Kampus UNISKA

Kebakaran lahan hebat melanda area belakang Kampus UNISKA, Kompleks HBI, Kalsel (7/10/2026). Api nyaris merembet ke permukiman padat dan memicu kepanikan warga.

Maya Sintasari· 4 hari lalu
DPR Sahkan UU Perlindungan Ketenagakerjaan, Ini 18 Poin Penting yang Diatur
Nasional

DPR Sahkan UU Perlindungan Ketenagakerjaan, Ini 18 Poin Penting yang Diatur

UU Perlindungan Ketenagakerjaan resmi disahkan DPR dengan aturan baru soal pesangon, cuti melahirkan, larangan tahan ijazah, dan kerja fleksibel.

Rachmaddani Rizki Saputra· 5 hari lalu
Ambisi Kudeta Puncak Klasemen, Persela Tantang Deltras di Kandang Sendiri!
Nasional

Ambisi Kudeta Puncak Klasemen, Persela Tantang Deltras di Kandang Sendiri!

Derby Jatim Liga 2 Persela vs Deltras Sidoarjo bakal sengit! Laskar Joko Tingkir incar posisi puncak klasemen, sementara Deltras ingin putus rekor tuan rumah.

Ferdian Trikusuma· 6 hari lalu
Update Ranking FIFA Indonesia Usai Juarai FIFA ASEAN Cup, Cuma Terpaut 0,15 Poin dari Kazakhstan
Nasional

Update Ranking FIFA Indonesia Usai Juarai FIFA ASEAN Cup, Cuma Terpaut 0,15 Poin dari Kazakhstan

Cek update rangking FIFA Timnas Indonesia setelah juara FIFA ASEAN Cup 2026. Indonesia peringkat 117, terpaut 0,15 poin dari Kazakhstan.

Nurul Hidayah· 6 hari lalu