Runtut.com

Persela Gagal Geser Pemuncak Klasemen, Deltras FC Paksa Hasil Imbang 1-1

Persela Lamongan gagal merebut puncak klasemen usai ditahan imbang Deltras FC 1-1 di Stadion Surajaya dalam lanjutan Pegadaian Championship 2026/2027.

2 menit baca
9
Pertandingan Persela Lamongan vs Deltras FC
Pertandingan Persela Lamongan vs Deltras FC — Instagram: @perselafc

LAMONGAN – Persela Lamongan gagal memanfaatkan kesempatan untuk merebut posisi puncak klasemen sementara Grup B Pegadaian Championship 2026/2027. Bermain di hadapan pendukung sendiri di Stadion Surajaya, Lamongan, Minggu (11/10/2026), Laskar Joko Tingkir harus puas berbagi poin setelah ditahan imbang Deltras FC dengan skor 1-1.

Hasil ini terasa mengecewakan bagi Persela yang sempat memimpin lebih dahulu dan memiliki keunggulan jumlah pemain. Namun, Deltras mampu bertahan dari tekanan tuan rumah sebelum mencetak gol penyeimbang pada menit-menit akhir pertandingan.

Persela Unggul Lewat Titik Putih

Pertandingan berjalan ketat sejak babak pertama. Kedua tim berusaha membangun serangan untuk membuka keunggulan, sementara lini pertahanan masing-masing berupaya menjaga gawang agar tidak kebobolan.

Persela mendapatkan keuntungan ketika pemain Deltras FC, I Komang Ananta Krisna Putra, menerima kartu merah pada menit ke-38. Situasi tersebut membuat tim tamu harus melanjutkan pertandingan dengan 10 pemain.

Memasuki babak kedua, Persela akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-54. Jacinto Junior Conceicao Cabral sukses menjalankan tugasnya sebagai eksekutor penalti dan membawa tuan rumah unggul 1-0.

Gol tersebut menjadi momentum bagi Persela untuk mengendalikan jalannya pertandingan. Dengan dukungan suporter di Stadion Surajaya dan keunggulan jumlah pemain, peluang untuk mengamankan tiga poin pun terbuka lebar.

Namun, keunggulan satu gol belum cukup untuk memastikan kemenangan. Persela masih harus menjaga konsentrasi dan mengantisipasi upaya Deltras yang berusaha mencari celah untuk menyamakan kedudukan.

Deltras Bangkit di Pengujung Pertandingan

Meski bermain dengan 10 pemain, Deltras FC tidak menyerah begitu saja. Tim tamu tetap berusaha memberikan perlawanan dan mencari kesempatan untuk mengubah keadaan.

Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-88. Achmad Dwi Firmansyah berhasil mencetak gol penyeimbang yang mengubah skor menjadi 1-1.

Gol yang hadir menjelang akhir pertandingan itu mengubah situasi bagi kedua tim. Persela yang sebelumnya berada di posisi unggul harus kembali berjuang untuk mencari gol kemenangan, sementara Deltras berhasil menjaga peluang membawa pulang poin dari Lamongan.

Waktu pertandingan yang tersisa semakin terbatas bagi Persela untuk membalas gol tersebut. Hingga laga berakhir, skor tetap bertahan 1-1.

Persela Harus Menunda Ambisi ke Puncak Klasemen

Hasil imbang ini membuat Persela gagal memaksimalkan pertandingan kandang untuk mendekati atau merebut posisi teratas klasemen sementara Grup B. Kesempatan meraih tiga poin yang sempat terbuka akhirnya harus berakhir dengan tambahan satu poin.

Di sisi lain, Deltras FC berhasil mempertahankan peluangnya dalam persaingan papan atas. Satu gol pada menit ke-88 menjadi penentu yang membuat tim tamu terhindar dari kekalahan dalam pertandingan tersebut.

Persaingan di Pegadaian Championship 2026/2027 masih berlangsung panjang. Persela masih memiliki kesempatan untuk memperbaiki hasil dan kembali bersaing memperebutkan posisi puncak. Namun, konsistensi sepanjang pertandingan akan menjadi salah satu faktor penting jika tim asal Lamongan tersebut ingin mewujudkan ambisinya.

Punya keberatan terhadap pemberitaan ini? Ajukan Hak Jawab

Komentar

Email tidak akan dipublikasikan. Komentar dimoderasi sebelum tampil.

Memuat komentar...

Artikel Terkait

Lihat semua
Konvoi Motor Mahasiswa Trisakti Jadi Sorotan, Bantah Tudingan Bayaran 100 Ribu Saat Demonstrasi
Nasional

Konvoi Motor Mahasiswa Trisakti Jadi Sorotan, Bantah Tudingan Bayaran 100 Ribu Saat Demonstrasi

Aksi unjuk rasa mahasiswa Universitas Trisakti pada Kamis (29/10/2026) menyita perhatian publik setelah beredarnya rekaman konvoi massa

Maya Sintasari· 1 jam lalu
PBB Bidang HAM: Indonesia Perlu Mempertimbangkan Kembali Keterlibatannya dalam Dewan Perdamaian
Nasional

PBB Bidang HAM: Indonesia Perlu Mempertimbangkan Kembali Keterlibatannya dalam Dewan Perdamaian

Apabila tujuan bergabungnya Indonesia untuk misi perdamaian, Albanese menyarankan sebaiknya Indonesia bergabung dalam Grup Hague dibanding Dewan Perdamaian.

Andini Putri Lestari· 1 hari lalu
Peringati Sumpah Pemuda, BEM UI dan Komite Sadar Suarakan "5 Perintah Rakyat" di Jakarta
Nasional

Peringati Sumpah Pemuda, BEM UI dan Komite Sadar Suarakan "5 Perintah Rakyat" di Jakarta

BEM UI dan Komite Sadar mengusung 5 Perintah Rakyat dalam aksi Sumpah Pemuda di Jakarta, menyoroti isu lingkungan, ekonomi, pendidikan, hukum, dan HAM.

Lusianti Dwi Cahyani· 3 hari lalu
KMP Batumandi Terbakar, 460 Penumpang dan Kru Selamat
Nasional

KMP Batumandi Terbakar, 460 Penumpang dan Kru Selamat

Kapal Motor Penumpang (KMP) Batumandi milik PT ASDP terbakar saat hendak bersandar di Dermaga VI Pelabuhan Merak, Banten. 460 jiwa dengan selamat.

Lusianti Dwi Cahyani· 1 minggu lalu
Kebakaran di Gunung Sumbing Kian Meluas, Pemadaman Api Terkendala Medan Terjal
Nasional

Kebakaran di Gunung Sumbing Kian Meluas, Pemadaman Api Terkendala Medan Terjal

Kebakaran di Gunung Sumbing makin meluas. Terjalnya medan di gunung, keterbatasan sumber air, serta sulitnya akses menjadi kendala utama yang dialami petugas.

Nurul Hidayah· 1 minggu lalu
Pemerintah Respons Aksi Greenpeace dan Aspirasi Mahasiswa, Siapkan Stimulus Rp26,34 Triliun untuk Tekan Biaya Hidup
Nasional

Pemerintah Respons Aksi Greenpeace dan Aspirasi Mahasiswa, Siapkan Stimulus Rp26,34 Triliun untuk Tekan Biaya Hidup

Pemerintah merespons kritik Greenpeace soal krisis iklim dan biaya hidup serta lima tuntutan mahasiswa terkait lingkungan, ekonomi, demokrasi, dan pendidikan.

Rachmaddani Rizki Saputra· 1 minggu lalu