Runtut.com
AsiaBreaking News

Buka Suara Soal Penyadapan Presiden, SBY: Kok Begini Liar Politik Kita

Respons skandal penyadapan Presiden Prabowo, SBY kritik tajam kondisi politik Indonesia yang dinilai halalkan segala cara demi kekuasaan.

2 menit baca
2
Mantan Presiden Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono
Mantan Presiden Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono — Sumber: YouTube @SBYudhoyono

RUNTUT.COM — Presiden ke-6 Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyampaikan keprihatinan mendalam terkait dinamika politik nasional melalui akun X pribadinya pada Rabu (4/11/2026). Cuitan tersebut sebagai respons SBY atas polemik penyadapan ilegal terhadap Presiden Prabowo Subianto.

Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat ini menyoroti maraknya praktik yang dinilai menghalalkan segala cara demi kekuasaan.

"Kok jadi begini negara kita. Kok begini liar politik kita. Sepertinya untuk mendapatkan kekuasaan (political power) cara apapun dibenarkan. Tidak peduli baik atau buruk. Bermoral atau tidak bermoral," tulis SBY di akun X pribadinya (4/11/2026).

Pernyataan keras itu muncul hanya berselang sehari setelah Bareskrim Polri menetapkan mantan Kapolri sekaligus Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Jenderal Polisi (Purn) Listyo Sigit Prabowo, sebagai tersangka.

Listyo Sigit bersama dua perwira tinggi Polri lainnya, Irjen Ahrie Sonta Nasution dan Irjen Eko Hadi Santoso, diduga terlibat dalam aksi penyadapan terhadap Presiden Prabowo Subianto serta sejumlah tokoh politik, jurnalis, dan pejabat negara sepanjang periode 2025–2026. SBY mengkhawatirkan atmosfer politik yang tidak sehat ini dapat memicu ketakutan publik.

"Saya khawatir kalau akhirnya rakyat merasa takut dan tidak tenteram hidup di negaranya sendiri," lanjut SBY.

Di akhir twitnya, SBY menyampaikan permohonan terbuka kepada Presiden Prabowo Subianto untuk mengambil langkah tegas guna memulihkan etika bernegara. Ia berharap kepala negara dapat menghidupkan kembali politik yang berkeadaban demi mengemban amanah rakyat.

"Sebagai warga bangsa yang sangat mencintai negeri ini, seperti warga negara Indonesia yang lain, saya bermohon kepada Presiden Prabowo untuk menghidupkan kembali politik yang berkeadaban. Ini panggilan sejarah. Ini amanah rakyat. Semoga Tuhan memberikan kekuatan dan tuntunan kepada Pak Prabowo untuk menjalankan misi mulia ini," pungkasnya.

Unggahan itu kontan viral di media sosial, memicu jutaan tayangan dan puluhan ribu respons dari netizen yang ikut berdiskusi hangat mengenai skandal penyadapan terbesar di lingkaran kekuasaan saat ini.

Punya keberatan terhadap pemberitaan ini? Ajukan Hak Jawab

Komentar

Email tidak akan dipublikasikan. Komentar dimoderasi sebelum tampil.

Memuat komentar...

Artikel Terkait

Lihat semua
Xi Jinping Singkirkan 33 Pejabat Partai Komunis China, Ada Apa di Baliknya?
Asia

Xi Jinping Singkirkan 33 Pejabat Partai Komunis China, Ada Apa di Baliknya?

China mengeluarkan 33 pejabat dari Partai Komunis, termasuk 16 tokoh militer. Pembersihan internal berlangsung menjelang Kongres PKC 2027.

Rachmaddani Rizki Saputra· 3 hari lalu
Prabowo Terima Menlu Singapura, Komunikasi Diplomatik Berlanjut di Hambalang
Asia

Prabowo Terima Menlu Singapura, Komunikasi Diplomatik Berlanjut di Hambalang

Presiden Prabowo menerima Menlu Singapura Vivian Balakrishnan di Hambalang pada 28 Oktober 2026 setelah Vivian mengajukan permohonan pertemuan langsung.

Rachmaddani Rizki Saputra· 1 minggu lalu
Indonesia-Singapura Sepakati Satuan Tugas Bersama Tangani Kebakaran Hutan
Asia

Indonesia-Singapura Sepakati Satuan Tugas Bersama Tangani Kebakaran Hutan

Indonesia dan Singapura sepakat membentuk satuan tugas bersama untuk menelusuri perusahaan terkait karhutla dan memperkuat penegakan hukum lintas negara.

Rachmaddani Rizki Saputra· 1 minggu lalu
Ribuan Warga Israel Demo Jelang Pemilu, Laporan CIA Soroti Risiko Perpecahan Internal
Asia

Ribuan Warga Israel Demo Jelang Pemilu, Laporan CIA Soroti Risiko Perpecahan Internal

Ribuan warga Israel demo menjelang pemilu 27 Oktober 2026, mendesak pertanggungjawaban Netanyahu di tengah laporan CIA soal risiko perpecahan internal.

Rachmaddani Rizki Saputra· 1 minggu lalu
"Pripun Kabare?" Begini Isi Pidato Bahasa Jawa Anggota Parlemen Malaysia Soal Asap Karhutla
Asia

"Pripun Kabare?" Begini Isi Pidato Bahasa Jawa Anggota Parlemen Malaysia Soal Asap Karhutla

"Pripun kabare?" momen ketika Kalam Salan mendadak berganti bahasa Jawa dalam sidang Dewan Rakyat Malaysia, desak soal penanganan asap karhutla Indonesia.

Nurul Hidayah· 1 minggu lalu
Anggota Parlemen Malaysia Desak Prabowo Atasi Karhutla dengan Serius
Asia

Anggota Parlemen Malaysia Desak Prabowo Atasi Karhutla dengan Serius

Anggota Parlemen Malaysia, Kalam Salan meminta penanganan serius masalah asap karhutla Indonesia yang sudah lintas batas ke Malaysia.

Nurul Hidayah· 1 minggu lalu