Runtut.com
AsiaBreaking News

Xi Jinping Singkirkan 33 Pejabat Partai Komunis China, Ada Apa di Baliknya?

China mengeluarkan 33 pejabat dari Partai Komunis, termasuk 16 tokoh militer. Pembersihan internal berlangsung menjelang Kongres PKC 2027.

2 menit baca
1
Runtut.com
Presiden China Xi Jinping memimpin Sidang Pleno Kelima Komite Sentral PKC ke-20 di Beijing. Forum tersebut mengesahkan pemecatan 33 pejabat dari keanggotaan partai, termasuk sejumlah petinggi militer dan sektor keuangan. — Getty Images/@Bloomberg

CHINA—Pembersihan internal Partai Komunis China (PKC) menjangkau sejumlah posisi strategis, mulai dari elite politik, pimpinan militer, hingga pejabat sektor keuangan. Sebanyak 33 pejabat senior dan anggota Komite Sentral resmi dikeluarkan dari partai dalam keputusan yang diumumkan pada 29 Oktober 2026.

Keputusan itu disahkan dalam Sidang Pleno Kelima Komite Sentral PKC ke-20 yang berlangsung selama empat hari di Beijing. Melalui komunike resmi, partai menyatakan tindakan tersebut berkaitan dengan pelanggaran serius terhadap disiplin dan hukum. Namun, pengumuman itu tidak merinci seluruh bentuk pelanggaran yang dilakukan masing-masing pejabat.

Salah satu nama yang menjadi sorotan ialah Zhang Youxia, mantan wakil ketua Komisi Militer Pusat China. Ia pernah menduduki posisi penting dalam struktur komando militer dan termasuk tokoh dengan pengaruh besar di lingkungan angkatan bersenjata. Selain Zhang, Liu Zhenli, mantan kepala Departemen Staf Gabungan Komisi Militer Pusat, juga masuk dalam daftar pejabat yang dikeluarkan dari partai.

Dari lingkungan pemerintahan, terdapat Ma Xingrui, mantan sekretaris partai wilayah Xinjiang, serta Liu Jianchao, mantan kepala Departemen Hubungan Internasional Komite Sentral PKC. Nama Yi Huiman, mantan ketua Komisi Regulasi Sekuritas China, turut tercantum. Sementara itu, Li Yunze, mantan kepala Administrasi Regulasi Keuangan Nasional, kehilangan jabatan partainya.

Menurut laporan Reuters pada 29 Oktober 2026, pengumuman tersebut mengonfirmasi keputusan disipliner terhadap 33 pejabat. Sejumlah nama sebelumnya telah lebih dahulu dicopot atau berada dalam proses pemeriksaan. Dari keseluruhan daftar, 16 orang berasal dari kalangan militer, sebagaimana dilaporkan South China Morning Post.

Porsi besar pejabat militer dalam daftar tersebut memperlihatkan bahwa penertiban internal juga menyentuh institusi pertahanan. Komisi Militer Pusat, lembaga yang memimpin angkatan bersenjata China, menjadi salah satu struktur yang terdampak. Dalam sidang pleno yang sama, Zhang Shengmin, wakil ketua komisi tersebut, diangkat menjadi anggota Politbiro, badan pengambil keputusan utama partai.

Xi Jinping telah menjalankan kampanye antikorupsi sejak mulai memimpin China pada 2012. Pemerintah China menyebut kebijakan itu sebagai upaya memperkuat disiplin dan membersihkan penyelenggaraan negara dari penyalahgunaan kekuasaan. Pada konferensi pers 30 Oktober, pejabat Komisi Pusat untuk Inspeksi Disiplin menyatakan sekitar 7,9 juta orang telah dijatuhi sanksi sejak kampanye tersebut dimulai.

Namun, sejumlah analis menilai pemberantasan korupsi juga berkaitan dengan penguatan kendali politik Xi terhadap partai dan militer. Penilaian tersebut muncul di tengah persiapan menuju Kongres Nasional PKC ke-21 pada paruh kedua 2027, forum yang akan menentukan susunan kepemimpinan partai berikutnya.

Besarnya jumlah pejabat yang tersingkir menunjukkan bahwa kampanye disiplin internal masih menjadi agenda utama kepemimpinan China. Meski demikian, tanpa rincian kasus individual, alasan dan proses hukum di balik setiap pemecatan belum dapat dinilai secara menyeluruh.

Punya keberatan terhadap pemberitaan ini? Ajukan Hak Jawab

Komentar

Email tidak akan dipublikasikan. Komentar dimoderasi sebelum tampil.

Memuat komentar...

Artikel Terkait

Lihat semua
Prabowo Terima Menlu Singapura, Komunikasi Diplomatik Berlanjut di Hambalang
Asia

Prabowo Terima Menlu Singapura, Komunikasi Diplomatik Berlanjut di Hambalang

Presiden Prabowo menerima Menlu Singapura Vivian Balakrishnan di Hambalang pada 28 Oktober 2026 setelah Vivian mengajukan permohonan pertemuan langsung.

Rachmaddani Rizki Saputra· 3 hari lalu
Indonesia-Singapura Sepakati Satuan Tugas Bersama Tangani Kebakaran Hutan
Asia

Indonesia-Singapura Sepakati Satuan Tugas Bersama Tangani Kebakaran Hutan

Indonesia dan Singapura sepakat membentuk satuan tugas bersama untuk menelusuri perusahaan terkait karhutla dan memperkuat penegakan hukum lintas negara.

Rachmaddani Rizki Saputra· 4 hari lalu
Ribuan Warga Israel Demo Jelang Pemilu, Laporan CIA Soroti Risiko Perpecahan Internal
Asia

Ribuan Warga Israel Demo Jelang Pemilu, Laporan CIA Soroti Risiko Perpecahan Internal

Ribuan warga Israel demo menjelang pemilu 27 Oktober 2026, mendesak pertanggungjawaban Netanyahu di tengah laporan CIA soal risiko perpecahan internal.

Rachmaddani Rizki Saputra· 6 hari lalu
"Pripun Kabare?" Begini Isi Pidato Bahasa Jawa Anggota Parlemen Malaysia Soal Asap Karhutla
Asia

"Pripun Kabare?" Begini Isi Pidato Bahasa Jawa Anggota Parlemen Malaysia Soal Asap Karhutla

"Pripun kabare?" momen ketika Kalam Salan mendadak berganti bahasa Jawa dalam sidang Dewan Rakyat Malaysia, desak soal penanganan asap karhutla Indonesia.

Nurul Hidayah· 1 minggu lalu
Anggota Parlemen Malaysia Desak Prabowo Atasi Karhutla dengan Serius
Asia

Anggota Parlemen Malaysia Desak Prabowo Atasi Karhutla dengan Serius

Anggota Parlemen Malaysia, Kalam Salan meminta penanganan serius masalah asap karhutla Indonesia yang sudah lintas batas ke Malaysia.

Nurul Hidayah· 1 minggu lalu
Pelarangan Hijab di Sekolah Azerbaijan Menuai Protes
Asia

Pelarangan Hijab di Sekolah Azerbaijan Menuai Protes

Sejumlah mahasiswa dilaporkan memboikot kelas hingga melakukan demonstrasi menentang keputusan tersebut. Demonstran menyerukan, “Hijab bukanlah dosa."

Andini Putri Lestari· 2 minggu lalu