Runtut.com

Mengenal WJNC, Karnaval Malam yang Membawa Kisah Wayang ke Jalanan Jogja

Wayang Jogja Night Carnival menjadi agenda budaya tahunan Yogyakarta yang memadukan cerita pewayangan, seni pertunjukan, dan kreativitas warga.

2 menit baca
3
Wayang Jogja Night Carnival tahun 2026
Wayang Jogja Night Carnival tahun 2026 — Sumber: @wjnc.official

RUNTUT.COM — Kota Yogyakarta memperingati hari jadinya setiap 7 Oktober. Salah satu agenda budaya yang rutin hadir dalam perayaan tersebut ialah Wayang Jogja Night Carnival (WJNC), yang telah diselenggarakan sejak 2016.

Mengutip situs resmi WJNC, kegiatan tahunan ini digelar bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Yogyakarta. Konsepnya berupa karnaval jalanan bertema pewayangan yang berlangsung di kawasan Sumbu Filosofi.

Pertunjukan tersebut memadukan sejumlah unsur seni, mulai dari koreografi, busana, musik kontemporer, hingga tata cahaya. Setiap penyelenggaraan mengangkat tema yang bersumber dari cerita pewayangan dan melibatkan peserta dari 14 kemantren di Kota Yogyakarta.

Seiring perkembangannya, konsep karnaval ini kemudian bergerak ke bentuk street art. Meski mengalami perubahan konsep, sejumlah elemen utama tetap dipertahankan, seperti Tugu Jogja, kendaraan hias, tokoh wayang, serta pertunjukan yang digelar pada malam hari.

Perjalanan perhelatan tersebut juga tercatat dalam ajang Karisma Event Nusantara (KEN). WJNC masuk dalam daftar TOP 110 KEN selama tiga tahun berturut-turut pada 2021 hingga 2023. Pada 2024 dan 2025, agenda tersebut kembali masuk dalam daftar TOP 10 KEN.

Kemegahan pertunjukan Wayang Jogja Night Carnival di sepanjang Kawasan Sumbu Filosofi Kota Yogyakarta
Kemegahan pertunjukan Wayang Jogja Night Carnival di sepanjang Kawasan Sumbu Filosofi Kota Yogyakarta — Sumber: @wjnc.official

Tema WJNC 2026

Pada 2026, perhelatan ini mengusung tema “Gala Kalajaya”. Tema tersebut merujuk pada karya Sri Sultan Hamengku Buwono X yang dibuat pada 2021. Cerita itu menggambarkan perjuangan Bathara Gana dalam menghadapi Nilarudraka.

Dalam pemaknaannya, Gana menggambarkan kekuatan masyarakat, Kala merujuk pada tantangan zaman, sedangkan Jaya berarti kejayaan bersama. Tema tersebut membawa pesan tentang keteguhan masyarakat dalam menghadapi perubahan dan tantangan zaman serta upaya untuk terus bergerak menuju kemajuan.

Sebagai bagian dari perayaan HUT Kota Yogyakarta, agenda ini menjadi ruang pertunjukan bagi masyarakat untuk menampilkan kreativitas melalui seni dan budaya. Cerita pewayangan dikemas dengan pendekatan pertunjukan jalanan yang memadukan unsur tradisi dan perkembangan seni pertunjukan.

Busana, musik, koreografi, kendaraan hias, dan tata cahaya menjadi bagian dari konsep pertunjukan. Perpaduan tersebut membentuk karakter karnaval malam yang mengangkat cerita pewayangan dalam kemasan pertunjukan masa kini.

Konsistensi penyelenggaraannya dalam Karisma Event Nusantara juga menempatkan perhelatan tersebut sebagai salah satu agenda budaya dan pariwisata Kota Yogyakarta. Kegiatan ini mempertemukan seni pertunjukan, keterlibatan masyarakat, serta aktivitas wisata dalam satu rangkaian perayaan hari jadi kota.

Punya keberatan terhadap pemberitaan ini? Ajukan Hak Jawab

Komentar

Email tidak akan dipublikasikan. Komentar dimoderasi sebelum tampil.

Memuat komentar...

Artikel Terkait

Lihat semua
Stupa Induk Candi Borobudur Dipugar, Akses Naik Dibatasi Sementara
Sosial Budaya

Stupa Induk Candi Borobudur Dipugar, Akses Naik Dibatasi Sementara

Stupa induk Candi Borobudur tengah dipugar hingga akhir Oktober 2026. Simak aturan alur kunjungan terbaru dan batasan lantai bagi wisatawan reguler di sini.

Nurul Hidayah· 1 hari lalu
KKN Kelompok 17 dan Program PKM Resmi Selesai, Tutup Rangkaian Pengabdian di Desa Gempol Sari
Sosial Budaya

KKN Kelompok 17 dan Program PKM Resmi Selesai, Tutup Rangkaian Pengabdian di Desa Gempol Sari

Artikel ini membahas berakhirnya kegiatan KKN dan Program Pemberdayaan Masyarakat (PKM) Kelompok 17 di Desa Gempol Sari, Kecamatan Sepatan Timur, pada

Naira Khairani Aryadi· 1 minggu lalu
RE COMIC Season 6 Buka Kesempatan bagi Komika Umum, Simak Syarat Pendaftaran dan Jadwalnya
Sosial Budaya

RE COMIC Season 6 Buka Kesempatan bagi Komika Umum, Simak Syarat Pendaftaran dan Jadwalnya

Standupindo Cilegon membuka kesempatan bagi komika baru dengan total hadiah mencapai jutaan rupiah.

Rachmaddani Rizki Saputra· 3 minggu lalu
Seniman Bersatu Gelar Aksi di Balai Kota DKI: Suarakan TRITURA FPS-TIM, Tolak Komersialisasi Taman Ismail Marzuki oleh Jakpro
Sosial Budaya

Seniman Bersatu Gelar Aksi di Balai Kota DKI: Suarakan TRITURA FPS-TIM, Tolak Komersialisasi Taman Ismail Marzuki oleh Jakpro

Seniman FPS-TIM menggelar aksi di Balai Kota dan DPRD DKI menolak komersialisasi TIM oleh Jakpro, menyerukan pemulihan marwah dan fungsi kebudayaan.

Mila Nabilah· 12 Agustus 2026
Paduan Suara SMAN 15 Surabaya Cetak Prestasi 2 Medali Emas di Ajang Internasional
Sosial Budaya

Paduan Suara SMAN 15 Surabaya Cetak Prestasi 2 Medali Emas di Ajang Internasional

Paduan Suara SMAN 15 Surabaya meraih 2 medali emas di ajang internasional. Prestasi Libels Voice mengharumkan nama Indonesia di Taiwan.

Betriani · 5 Agustus 2026
Jembatan Enang-Enang hingga Restorasi Hutan, Kiprah Partisipatoris Jerhemy Owen di Aceh
Sosial Budaya

Jembatan Enang-Enang hingga Restorasi Hutan, Kiprah Partisipatoris Jerhemy Owen di Aceh

Dari Jembatan Enang-Enang hingga pemulihan hutan Aceh Tamiang, Jerhemy Owen mengajak masyarakat berkolaborasi dalam aksi nyata menjaga lingkungan.

Mila Nabilah· 6 Juli 2026