Sepatan Timur - Rangkaian kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) dan Program Pemberdayaan Masyarakat (PKM) Kelompok 17 di Desa Gempol Sari, Kecamatan Sepatan Timur, resmi selesai dilaksanakan pada 21 September 2026. Kegiatan yang berlangsung selama periode 1–21 September 2026 tersebut diisi dengan berbagai kegiatan pemberdayaan, edukasi, pelayanan masyarakat, serta pemanfaatan teknologi untuk mendukung kebutuhan masyarakat dan lingkungan pendidikan.

Selama pelaksanaan kegiatan, anggota KKN Kelompok 17 berkolaborasi dengan pemerintah desa, masyarakat, Karang Taruna, PKK, serta lingkungan pendidikan di Desa Gempol Sari. Berbagai program dilaksanakan dengan menyesuaikan kebutuhan dan potensi yang ditemukan selama kegiatan berlangsung.

Salah satu hasil dari pelaksanaan program adalah serah terima website beserta modul untuk pengelolaan iuran sampah yang dibuat oleh anggota KKN Kelompok 17, Mison Wenda. Website tersebut dikembangkan sebagai salah satu bentuk pemanfaatan teknologi untuk membantu mendukung pengelolaan administrasi iuran sampah agar dapat dilakukan dengan lebih terstruktur.

Selain website iuran sampah, Kelompok 17 juga menyerahkan aplikasi permainan edukasi bahasa Inggris dasar “Let’s Learn English” beserta modul pembelajarannya. Aplikasi tersebut merupakan karya anggota KKN Kelompok 17, Oktaviona Rahmadani Putri, yang sebelumnya digunakan dalam kegiatan belajar mengajar bersama anak-anak SPS Mutiara Gemilang.

Aplikasi Let’s Learn English dirancang sebagai media pembelajaran yang membantu anak-anak mengenal bahasa Inggris dasar melalui pendekatan yang lebih interaktif. Dengan disertai modul, aplikasi tersebut diharapkan dapat menjadi media pendukung pembelajaran yang dapat dimanfaatkan setelah kegiatan KKN berakhir.

Penutupan Menjadi Momentum Serah Terima Hasil Program

Berakhirnya kegiatan KKN dan PKM pada 21 September 2026 menjadi momentum bagi mahasiswa untuk menyerahkan hasil karya dan program yang telah dikembangkan selama berada di Desa Gempol Sari. Serah terima tersebut menjadi bagian dari upaya agar hasil kegiatan tidak berhenti setelah periode KKN selesai, tetapi dapat terus dimanfaatkan oleh pihak terkait.

Berbagai program yang telah dilaksanakan selama periode kegiatan juga memberikan pengalaman bagi mahasiswa dalam berinteraksi secara langsung dengan masyarakat. Mulai dari kegiatan pemberdayaan UMKM, literasi digital, kegiatan bersama Karang Taruna, kegiatan pendidikan, hingga keterlibatan dalam kegiatan kemasyarakatan menjadi bagian dari rangkaian pengabdian Kelompok 17.

Melalui pelaksanaan KKN dan PKM ini, mahasiswa tidak hanya menjalankan program yang telah direncanakan, tetapi juga berusaha menghasilkan karya yang dapat digunakan oleh masyarakat. Website iuran sampah dan aplikasi Let’s Learn English menjadi dua bentuk hasil pemanfaatan teknologi yang diserahkan sebagai bagian dari keberlanjutan program.