Runtut.com

Program Desa Cantik Jadi Wadah Mahasiswa KKN UMG dalam Menyusun Basis Data Sosial Ekonomi Desa Manyarsidorukun

Program Desa Cantik BPS, Mahasiswa KKN UMG Susun Basis Data Sosial Ekonomi Desa Manyarsidorukun

4 menit baca
30
Program Desa Cantik BPS, Mahasiswa KKN UMG Susun Basis Data Sosial Ekonomi Desa Manyarsidorukun
Program Kegiatan KKN Mahasiswa UMG — Dok. Pribadi

GRESIK – Dalam rangka mendukung pembangunan desa berbasis data, Badan Pusat Statistik (BPS) melalui Program Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Gresik, Pemerintah Desa Manyarsidorukun, dan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG). Program yang dilaksanakan di Desa Manyarsidorukun, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik ini bertujuan meningkatkan kualitas pengelolaan data desa melalui penyusunan basis data sosial ekonomi masyarakat. Melalui pendataan yang dilakukan secara langsung ke rumah-rumah warga, mahasiswa KKN berkontribusi menghasilkan data yang akurat sebagai dasar penyusunan profil desa, perencanaan pembangunan, serta pengambilan kebijakan yang lebih tepat sasaran.

Sebelum turun ke lapangan, mahasiswa melakukan koordinasi dengan pemerintah desa mengenai mekanisme pendataan, pembagian wilayah, serta jadwal pelaksanaan agar proses pengumpulan data berjalan secara sistematis dan mendapat dukungan dari masyarakat. Pendataan dilakukan secara door-to-door dengan mendatangi rumah warga dan melakukan wawancara langsung menggunakan instrumen yang telah disiapkan. Pendekatan ini memungkinkan mahasiswa memperoleh informasi yang lebih akurat sekaligus membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat.

Selain melakukan pendataan, mahasiswa juga rutin mengadakan diskusi kelompok untuk membahas berbagai kendala yang ditemui di lapangan, seperti penyesuaian waktu dengan aktivitas warga maupun kelengkapan data yang diperoleh. Diskusi tersebut menjadi sarana untuk menyamakan pemahaman antaranggota sekaligus mencari solusi agar proses pendataan tetap berjalan dengan baik. "Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya belajar mengenai proses pengumpulan data statistik, tetapi juga memahami pentingnya data yang akurat sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan desa," ujar salah satu perwakilan Tim KKN UMG Kelompok 2.

Data yang dihimpun mencakup berbagai aspek sosial ekonomi masyarakat, mulai dari identitas kependudukan, jumlah anggota keluarga, tingkat pendidikan, pekerjaan, kondisi tempat tinggal, status kepemilikan rumah, akses terhadap air bersih, sumber listrik, sumber penghasilan, pengeluaran rumah tangga, hingga kepemilikan usaha. Selain itu, mahasiswa juga mengumpulkan informasi mengenai penerimaan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) serta persepsi masyarakat terhadap keberadaan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Gresik, termasuk dampaknya terhadap kesempatan kerja dan perkembangan ekonomi masyarakat.

Hasil pendataan menunjukkan bahwa sebanyak 976 kepala keluarga (KK) berhasil didata yang terdiri atas 3.127 anggota keluarga. Selain itu, mahasiswa juga mengidentifikasi 187 unit usaha milik masyarakat. Komposisi penduduk laki-laki dan perempuan di Desa Manyarsidorukun relatif seimbang dengan persentase 50,1% penduduk laki-laki dan 49,9% penduduk perempuan. Dari sisi pendidikan, mayoritas masyarakat telah menempuh pendidikan hingga jenjang SMA/sederajat sebanyak 1.324 orang.

Pendataan juga menunjukkan bahwa masyarakat Desa Manyarsidorukun memiliki latar belakang pekerjaan yang beragam, meliputi sektor industri, perdagangan, jasa, pertanian, perikanan, serta berbagai pekerjaan lainnya. Selain itu, teridentifikasi 187 unit usaha keluarga. Data tersebut memberikan gambaran mengenai karakteristik sosial ekonomi masyarakat yang dapat dimanfaatkan sebagai dasar penyusunan profil desa dan perencanaan pembangunan berbasis data.

Selain itu, pendataan mencatat 179 keluarga pernah menerima bantuan Corporate Social Responsibility (CSR). Mahasiswa juga memperoleh gambaran bahwa Desa Manyarsidorukun telah menerima berbagai bentuk dukungan CSR yang diwujudkan melalui pembangunan infrastruktur dan fasilitas umum. Keberadaan fasilitas tersebut menunjukkan bahwa program CSR tidak hanya menyasar masyarakat secara langsung, tetapi juga mendukung penyediaan sarana yang dapat dimanfaatkan bersama oleh warga. Pada aspek persepsi masyarakat, sebanyak 785 responden mendukung keberadaan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Gresik. Temuan ini menunjukkan bahwa mayoritas masyarakat memandang keberadaan KEK Gresik memberikan kontribusi positif terhadap perkembangan ekonomi dan peluang kerja di wilayah sekitar.

Seluruh data yang berhasil dikumpulkan kemudian direkap dan diolah menjadi basis data sosial ekonomi Desa Manyarsidorukun. Keberadaan basis data ini diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih komprehensif mengenai kondisi masyarakat sehingga mampu membantu pemerintah desa dalam menentukan prioritas pembangunan, menyusun program pemberdayaan, serta merancang kebijakan yang sesuai dengan kebutuhan warga. Dengan data yang lebih akurat dan mutakhir, pembangunan desa diharapkan dapat dilaksanakan secara lebih efektif, terarah, dan berbasis bukti.

Melalui Program Desa Cantik, mahasiswa KKN UMG tidak hanya memperoleh pengalaman dalam melakukan pendataan statistik, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Kolaborasi antara BPS, Pemerintah Kabupaten Gresik, Pemerintah Desa Manyarsidorukun, dan Universitas Muhammadiyah Gresik menjadi wujud sinergi dalam mendukung pembangunan desa berbasis data. Ke depan, diharapkan basis data sosial ekonomi yang telah disusun dapat terus diperbarui secara berkala dan dimanfaatkan secara optimal oleh pemerintah desa sebagai landasan dalam merumuskan kebijakan yang lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Selain itu, sinergi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan masyarakat diharapkan terus terjalin sehingga Program Desa Cantik dapat menjadi contoh praktik baik dalam mewujudkan pembangunan desa yang berkelanjutan, inklusif, dan berbasis data yang berkualitas.

Punya keberatan terhadap pemberitaan ini? Ajukan Hak Jawab

Komentar

Email tidak akan dipublikasikan. Komentar dimoderasi sebelum tampil.

Memuat komentar...

Artikel Terkait

Lihat semua
Pembuatan Kurikulum dan Maintenance Ruang Belajar Oleh Kelompok 4 KKN STIT Hidayatunnajah Bekasi di TPQ Insan Mutiara
Ruang Kampus

Pembuatan Kurikulum dan Maintenance Ruang Belajar Oleh Kelompok 4 KKN STIT Hidayatunnajah Bekasi di TPQ Insan Mutiara

Mahasiswa KKN 4 STIT Hidayatunnajah Bekasi gelar pengabdian masyarakat di TPQ Insan Mutiara lewat penyusunan kurikulum dan perbaikan fasilitas belajar.

Ferdian Trikusuma· 6 hari lalu
KBGO Makin Marak Terjadi di Perguruan Tinggi, Pentingnya Pemahaman Gender di Kampus
Ruang Kampus

KBGO Makin Marak Terjadi di Perguruan Tinggi, Pentingnya Pemahaman Gender di Kampus

Kasus Kekerasan Berbasis Gender Online (KBGO) mulai mencuat di beberapa Perguruan Tinggi. Hal ini menunjukkan urgensi pendidikan gender di lingkungan kampus.

Khalda Syifa Ramadhani· 1 minggu lalu
Parkir Kampus Semrawut: Salah Mahasiswa atau Manajemen?
Ruang Kampus

Parkir Kampus Semrawut: Salah Mahasiswa atau Manajemen?

Puluhan sepeda motor memenuhi area parkir kampus Universitas Pamulang. Keterbatasan lahan membuat sebagian mahasiswa memarkir kendaraan di trotoar dan

Wardah Hafizhah· 1 minggu lalu
HIMA PBIN Universitas Cipasung Resmi Dikukuhkan Warek III di Tengah Semangat Mahasiswa Baru
Ruang Kampus

HIMA PBIN Universitas Cipasung Resmi Dikukuhkan Warek III di Tengah Semangat Mahasiswa Baru

HIMA Pendidikan Bahasa Indonesia (PBIN) Universitas Cipasung resmi dikukuhkan oleh Warek III pada orientasi mahasiswa baru (Momaru), Rabu (23/9/2026).

Maya Sintasari· 2 minggu lalu
KKN-T Unesa Olah Minyak Jelantah Menjadi Lilin Aromaterapi Bernilai Ekonomi di Desa Patokpicis
Ruang Kampus

KKN-T Unesa Olah Minyak Jelantah Menjadi Lilin Aromaterapi Bernilai Ekonomi di Desa Patokpicis

Program pelatihan pembuatan lilin aromaterapi berbahan dasar minyak jelantah merupakan keterampilan mengolah limbah menjadi produk bernilai jual

Naura Nancy Adellia · 3 minggu lalu
Langkah Mantap Menuju PIMNAS: Tim PKM-PM SERASI Paparkan Hasil Intervensi di PKP2
Ruang Kampus

Langkah Mantap Menuju PIMNAS: Tim PKM-PM SERASI Paparkan Hasil Intervensi di PKP2

Mahasiswa PKM STIKes Widya Dharma Husada terapkan terapi Tree of Life bagi WBS PSBL Harapan Sentosa 2 guna pulihkan konsep diri dan interaksi sosial.

Ferdian Trikusuma· 3 minggu lalu