Runtut.com

Atasi Persoalan Sampah, Mahasiswa KKN-T IPB Bangun Insinerator sebagai Percontohan Pengelolaan Sampah Mandiri di Desa Bojong

Atasi persoalan sampah, mahasiswa KKN-T IPB bangun insinerator dan biopori di Desa Bojong, Nagreg sebagai percontohan fasilitas kelola sampah mandiri.

3 menit baca
9
Atasi Persoalan Sampah, Mahasiswa KKN-T IPB Bangun Insinerator sebagai Percontohan Pengelolaan Sampah Mandiri di Desa Bojong
Dokumentasi bersama — KKN-T Inovasi IPB University

Bandung — Persoalan sampah menjadi salah satu permasalahan yang ditemukan Tim KKN-T IPB selama melakukan observasi di Desa Bojong, Kecamatan Nagreg, Kabupaten Bandung. Tim KKN-T menemukan adanya penumpukan sampah di beberapa titik yang mendorong mahasiswa mencari alternatif pengelolaan sampah yang dapat diterapkan di lingkungan masyarakat.

Berdasarkan hasil observasi, Desa Bojong telah memiliki TPS 3R (Tempat Pengolahan Reduce, Reuse, Recycle) yang berada di Dusun 2 serta dua unit insinerator. Namun, pemanfaatan fasilitas tersebut belum berjalan secara optimal. Salah satu insinerator diketahui mengalami kerusakan sehingga penggunaannya menjadi terbatas.

Kondisi tersebut menjadi salah satu pertimbangan Tim KKN-T IPB dalam merancang program kerja pengelolaan sampah di Desa Bojong. Pada awalnya, Tim KKN-T IPB mengusulkan optimalisasi fasilitas yang telah tersedia. Namun, setelah melakukan beberapa diskusi bersama perangkat desa, Kepala Desa Bojong memberikan arahan untuk membangun satu unit insinerator baru agar pengelolaan sampah dapat menjangkau wilayah masyarakat.

Rencana pengelolaan sampah kemudian dibahas lebih lanjut bersama Kepala Dusun 3 dengan mempertimbangkan kondisi lingkungan serta kebutuhan masyarakat. Berdasarkan pembahasan tersebut, pembangunan diarahkan ke RT 01/RW 07 sebagai wilayah percontohan pengelolaan sampah secara mandiri. Selain membangun satu unit insinerator, Tim KKN-T IPB juga membuat tiga lubang biopori di lokasi yang sama.

Tim KKN-T IPB tidak hanya berfokus pada penggunaan insinerator, tetapi juga menekankan pentingnya pemilahan sampah sejak dari rumah. Pembangunan insinerator dan biopori di wilayah percontohan tersebut diharapkan dapat menjadi contoh bahwa pengelolaan sampah dapat dilakukan secara mandiri oleh masyarakat sekitar.

Program tersebut juga diharapkan dapat mendorong warga untuk tidak hanya membuang sampah pada tempatnya, tetapi mulai memahami proses pemilahan dan pengelolaannya.

Sebelum insinerator dan biopori digunakan, Tim KKN-T IPB melakukan sosialisasi bersama Ketua RT 01 di wilayah RW 07, Ketua RW 07, Kepala Dusun 3, warga sekitar, serta Karang Taruna pada Jumat (24/7/2026). Sosialisasi tersebut membahas permasalahan sampah di Desa Bojong sekaligus memperkenalkan cara pemilahan dan pengelolaan sampah secara mandiri.

Dalam sosialisasi tersebut, Tim KKN-T IPB mengajak masyarakat untuk terlibat dalam kegiatan kerja bakti dan simulasi penggunaan alat yang dilaksanakan pada Kamis (30/7/2026). Dalam kegiatan tersebut, masyarakat diajak mempraktikkan pemilahan sampah serta melihat secara langsung proses pembakaran sampah pada insinerator dan penggunaan biopori.

Dokumentasi bersama
Dokumentasi bersama — KKN-T Inovasi IPB University

Kegiatan ini bertujuan agar masyarakat tidak hanya memperoleh pemahaman secara teori, tetapi juga mengetahui secara langsung bagaimana sistem pengelolaan sampah dapat diterapkan di lokasi.

Sebagai tahap akhir, Tim KKN-T IPB melakukan pengecatan insinerator sebagai upaya memperkenalkan fasilitas tersebut sebagai sarana bersama yang dapat dimanfaatkan dan dijaga bersama oleh warga sekitar.

Melalui program tersebut, Tim KKN-T IPB berharap RT 01/RW 07 dapat menjadi contoh bagi lingkungan lainnya di Desa Bojong dalam menerapkan pengelolaan sampah secara mandiri. Keberlanjutan program diharapkan tidak hanya bergantung pada keberadaan fasilitas, tetapi juga keterlibatan masyarakat dalam memilah, mengelola, menggunakan, serta merawat fasilitas yang ada.

Tim KKN-T IPB juga berharap program ini dapat menjadi langkah awal menuju kebiasaan pengelolaan sampah secara mandiri dan berkelanjutan di Desa Bojong.

Punya keberatan terhadap pemberitaan ini? Ajukan Hak Jawab

Komentar

Email tidak akan dipublikasikan. Komentar dimoderasi sebelum tampil.

Memuat komentar...

Artikel Terkait

Lihat semua
Pembuatan Kurikulum dan Maintenance Ruang Belajar Oleh Kelompok 4 KKN STIT Hidayatunnajah Bekasi di TPQ Insan Mutiara
Ruang Kampus

Pembuatan Kurikulum dan Maintenance Ruang Belajar Oleh Kelompok 4 KKN STIT Hidayatunnajah Bekasi di TPQ Insan Mutiara

Mahasiswa KKN 4 STIT Hidayatunnajah Bekasi gelar pengabdian masyarakat di TPQ Insan Mutiara lewat penyusunan kurikulum dan perbaikan fasilitas belajar.

Ferdian Trikusuma· 1 hari lalu
KBGO Makin Marak Terjadi di Perguruan Tinggi, Pentingnya Pemahaman Gender di Kampus
Ruang Kampus

KBGO Makin Marak Terjadi di Perguruan Tinggi, Pentingnya Pemahaman Gender di Kampus

Kasus Kekerasan Berbasis Gender Online (KBGO) mulai mencuat di beberapa Perguruan Tinggi. Hal ini menunjukkan urgensi pendidikan gender di lingkungan kampus.

Khalda Syifa Ramadhani· 5 hari lalu
Parkir Kampus Semrawut: Salah Mahasiswa atau Manajemen?
Ruang Kampus

Parkir Kampus Semrawut: Salah Mahasiswa atau Manajemen?

Puluhan sepeda motor memenuhi area parkir kampus Universitas Pamulang. Keterbatasan lahan membuat sebagian mahasiswa memarkir kendaraan di trotoar dan

Wardah Hafizhah· 1 minggu lalu
HIMA PBIN Universitas Cipasung Resmi Dikukuhkan Warek III di Tengah Semangat Mahasiswa Baru
Ruang Kampus

HIMA PBIN Universitas Cipasung Resmi Dikukuhkan Warek III di Tengah Semangat Mahasiswa Baru

HIMA Pendidikan Bahasa Indonesia (PBIN) Universitas Cipasung resmi dikukuhkan oleh Warek III pada orientasi mahasiswa baru (Momaru), Rabu (23/9/2026).

Maya Sintasari· 1 minggu lalu
KKN-T Unesa Olah Minyak Jelantah Menjadi Lilin Aromaterapi Bernilai Ekonomi di Desa Patokpicis
Ruang Kampus

KKN-T Unesa Olah Minyak Jelantah Menjadi Lilin Aromaterapi Bernilai Ekonomi di Desa Patokpicis

Program pelatihan pembuatan lilin aromaterapi berbahan dasar minyak jelantah merupakan keterampilan mengolah limbah menjadi produk bernilai jual

Naura Nancy Adellia · 2 minggu lalu
Langkah Mantap Menuju PIMNAS: Tim PKM-PM SERASI Paparkan Hasil Intervensi di PKP2
Ruang Kampus

Langkah Mantap Menuju PIMNAS: Tim PKM-PM SERASI Paparkan Hasil Intervensi di PKP2

Mahasiswa PKM STIKes Widya Dharma Husada terapkan terapi Tree of Life bagi WBS PSBL Harapan Sentosa 2 guna pulihkan konsep diri dan interaksi sosial.

Ferdian Trikusuma· 2 minggu lalu