Foto Bersama Pemilik Toko Kelontong Toko Etik Sebelum Pemasangan MMT/Spanduk
— Tim KKN Universitas Slamet Riyadi
SRAGEN – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Slamet Riyadi (UNISRI) melaksanakan program kerja berupa pembuatan dan pemasangan MMT/spanduk usaha sebagai upaya meningkatkan branding UMKM di Desa Ketro, Kecamatan Tanon, Kabupaten Sragen. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada 13 Agustus 2026 dengan menyasar lima pelaku usaha di wilayah Desa Ketro dan sekitarnya.
Program ini bertujuan membantu pelaku UMKM meningkatkan identitas usaha, memperkenalkan jenis usaha kepada masyarakat, serta menyediakan media promosi yang lebih menarik dan mudah dikenali. Kegiatan tersebut mengangkat tema “Pembuatan dan Pemasangan MMT/Spanduk Usaha untuk Branding UMKM Desa”.
Pemilihan program didasarkan pada pentingnya identitas visual bagi sebuah usaha. MMT atau spanduk dapat menjadi salah satu media promosi sederhana yang membantu masyarakat mengenali nama dan jenis usaha, terutama bagi usaha yang berada di lingkungan permukiman dan sepanjang jalan desa.
Sebelum pembuatan MMT/spanduk, mahasiswa KKN melakukan koordinasi dengan masing-masing pemilik usaha untuk mengetahui kebutuhan dan informasi yang perlu ditampilkan pada media promosi. Informasi tersebut kemudian digunakan sebagai dasar dalam penyusunan desain agar sesuai dengan karakteristik dan jenis usaha masing-masing.
Desain dibuat dengan memperhatikan keterbacaan nama usaha, jenis produk atau layanan, serta tampilan visual yang dapat menarik perhatian masyarakat. Sebanyak lima UMKM menjadi sasaran dalam kegiatan ini.
UMKM pertama adalah Krupuk Lempit yang berlokasi di Kebayanan 2, Ketro, Kecamatan Tanon, Kabupaten Sragen. UMKM kedua adalah toko kelontong “Toko Etik” yang berlokasi di Glonggongan RT 23, Area Sawah, Ketro, Kecamatan Tanon, Kabupaten Sragen.
UMKM ketiga adalah toko sembako “Omah Endok” yang berlokasi di Canden RT 09, Kebayanan 1, Ketro, Kecamatan Tanon, Kabupaten Sragen. UMKM keempat adalah toko jasa servis “Beni Service” yang berlokasi di Jl. Dukuh Pantirejo, Desa Gabugan, Kebayanan 3, Ketro, Kecamatan Tanon, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah 57277.
Sementara itu, UMKM kelima adalah “Warung Pak Wagio”, sebuah warung makan yang menyediakan menu sarapan dan berlokasi di Canden RT 09, Kebayanan 1, Ketro, Kecamatan Tanon, Kabupaten Sragen.
Hasil Pemasangan MMT/Spanduk Branding pada Toko Sembako Omah Endok — Tim KKN Universitas Slamet Riyadi
Setelah proses desain dan pencetakan selesai, mahasiswa KKN melakukan pemasangan MMT/spanduk secara langsung di lokasi masing-masing usaha. Pemasangan dilakukan dengan mempertimbangkan posisi yang mudah terlihat oleh masyarakat dan pengguna jalan.
Mahasiswa juga berkoordinasi dengan pemilik usaha untuk menentukan posisi pemasangan yang sesuai dengan kondisi tempat usaha sehingga MMT/spanduk dapat berfungsi secara optimal sebagai media branding.
Pemasangan MMT/spanduk memberikan tampilan identitas yang lebih jelas pada masing-masing usaha. Nama dan jenis usaha menjadi lebih mudah dikenali oleh masyarakat yang berada di sekitar lokasi. Dengan adanya media branding tersebut, pelaku usaha memiliki sarana promosi luring yang dapat digunakan untuk memperkenalkan usaha kepada pelanggan maupun calon pelanggan.
Kegiatan ini juga memberikan pengalaman bagi mahasiswa KKN dalam melakukan pendampingan UMKM, khususnya dalam aspek branding dan pemasaran sederhana. Mahasiswa tidak hanya membantu menyediakan media promosi, tetapi juga terlibat dalam proses identifikasi kebutuhan usaha, penyusunan desain, hingga pemasangan media secara langsung di lokasi UMKM.
Melalui program pembuatan dan pemasangan MMT/spanduk ini, mahasiswa KKN UNISRI berharap kelima UMKM yang menjadi sasaran kegiatan dapat memiliki identitas usaha yang lebih kuat dan mudah dikenali oleh masyarakat. Program ini diharapkan dapat menjadi salah satu langkah sederhana dalam mendukung perkembangan UMKM Desa Ketro, meningkatkan daya tarik usaha, serta membantu pelaku UMKM memperkenalkan produk dan jasa yang mereka tawarkan kepada masyarakat secara lebih luas.