Mengukir Prestasi, Menumbuhkan Akhlak: Semarak Lomba Anak Sholeh dan Sholehah di Desa Tanjungsari
Mahasiswa KKN UIN Walisongo gelar Lomba Anak Sholeh dan Sholehah di Desa Tanjungsari, Kendal guna kembangkan potensi dan nilai keislaman anak sejak dini.
Dokumentasi bersama — KKN MIT UIN Walisongo Semarang Posko 160
KENDAL – Pada Jumat, 21 Agustus 2026, KKN MIT UIN Walisongo Semarang Posko 160 menyelenggarakan kegiatan Lomba Anak Sholeh dan Sholehah di Desa Tanjungsari. Kegiatan tersebut berlangsung mulai pukul 14.00 WIB hingga 16.00 WIB dan bertempat di musala kediaman Kepala Desa Tanjungsari, H. M. Sugiyanto.
Kegiatan lomba ini diselenggarakan sebagai salah satu upaya untuk memberikan wadah bagi anak-anak dalam mengembangkan potensi, bakat, kreativitas, dan keberanian, sekaligus meningkatkan semangat dalam mempelajari serta mengamalkan nilai-nilai keislaman sejak usia dini.
Dalam pelaksanaannya, Lomba Anak Sholeh dan Sholehah terdiri atas dua cabang perlombaan, yaitu Lomba Adzan dan Lomba Mewarnai Kaligrafi. Lomba Adzan diikuti oleh anak-anak sekolah dasar kelas IV, V, dan VI. Melalui perlombaan ini, para peserta diberikan kesempatan untuk menunjukkan kemampuan dalam mengumandangkan adzan dengan baik dan benar, mulai dari ketepatan bacaan, kelancaran, suara, hingga penghayatan dalam melafalkan adzan.
Sementara itu, Lomba Mewarnai Kaligrafi diikuti oleh anak-anak dengan rentang usia yang lebih beragam, mulai dari tingkat taman kanak-kanak hingga sekolah dasar. Dalam lomba tersebut, para peserta menunjukkan kreativitas dan kemampuan dalam mewarnai gambar kaligrafi dengan rapi, menarik, dan penuh kreativitas.
— KKN MIT UIN Walisongo Semarang Posko 160
Sejak kegiatan dimulai, para peserta terlihat antusias mengikuti setiap rangkaian perlombaan. Anak-anak hadir dengan semangat dan menunjukkan kemampuan terbaik sesuai dengan cabang lomba yang diikuti. Panitia KKN MIT UIN Walisongo Semarang Posko 160 turut mendampingi dan mengatur jalannya kegiatan agar pelaksanaan lomba berlangsung tertib dan lancar.
Seluruh peserta mengikuti perlombaan sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan. Sementara itu, proses penilaian dilakukan berdasarkan kriteria pada masing-masing cabang lomba untuk menentukan peserta terbaik.
Secara keseluruhan, kegiatan Lomba Anak Sholeh dan Sholehah berjalan dengan lancar, tertib, dan penuh semangat. Kegiatan ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga memberikan pengalaman positif serta motivasi kepada anak-anak untuk terus belajar, meningkatkan kemampuan, berani tampil di depan umum, mengembangkan kreativitas, dan menumbuhkan kecintaan terhadap nilai-nilai keagamaan.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan pula dapat terjalin hubungan yang baik antara mahasiswa KKN MIT UIN Walisongo Semarang Posko 160 dengan masyarakat, khususnya anak-anak di lingkungan setempat.