Runtut.com

KKN Kelompok 22 Universitas Bhakti Kencana Gelar Screening Kesehatan Gratis bagi Warga Desa Malasari

Mahasiswa KKN Universitas Bhakti Kencana (UBK) gelar layanan screening kesehatan gratis guna tingkatkan kesadaran sehat warga Desa Malasari, Bogor.

2 menit baca
3
KKN Kelompok 22 Universitas Bhakti Kencana Gelar Screening Kesehatan Gratis bagi Warga Desa Malasari
Dokumentasi bersama — KKN Kelompok 22 Universitas Bhakti Kencana

BOGOR — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 22 Universitas Bhakti Kencana (UBK) melaksanakan kegiatan screening kesehatan gratis bagi warga Desa Malasari, khususnya masyarakat di lingkungan RW 01, RT 02, RT 03, RT 05, dan RT 06. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa dalam meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga dan memantau kondisi kesehatan.

Kegiatan dilaksanakan pada Senin, 10 Agustus 2026, pukul 09.00 WIB di Aula Madrasah RT 06 RW 01 Desa Malasari. Sasaran kegiatan adalah para ibu yang sedang mengikuti pengajian rutin. Screening kesehatan ini merupakan bagian dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan oleh mahasiswa KKN, khususnya dari Program Studi D3 Keperawatan Universitas Bhakti Kencana.

Dalam kegiatan tersebut, masyarakat memperoleh layanan pemeriksaan kesehatan secara gratis yang meliputi pemeriksaan tekanan darah, gula darah sewaktu (GDS), dan kadar asam urat. Pemeriksaan dilakukan sebagai upaya awal untuk membantu masyarakat mengetahui kondisi kesehatan mereka.

Selain memberikan pelayanan pemeriksaan, mahasiswa juga menjadikan kegiatan ini sebagai sarana edukasi mengenai pentingnya melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala. Melalui pemeriksaan sederhana, masyarakat diharapkan dapat lebih mengenali kondisi tubuh dan faktor risiko kesehatan yang mungkin perlu mendapat perhatian lebih lanjut.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap kondisi kesehatan mereka. Pemeriksaan sederhana seperti tekanan darah, gula darah, dan asam urat dapat menjadi langkah awal untuk mengetahui adanya faktor risiko kesehatan,” ujar salah satu mahasiswa KKN Kelompok 22.

Antusiasme masyarakat terlihat dari partisipasi para ibu yang mengikuti rangkaian pemeriksaan. Setelah pemeriksaan dilakukan, mahasiswa turut memberikan penjelasan secara sederhana mengenai hasil pemeriksaan serta mengingatkan peserta untuk menerapkan pola hidup sehat. Bagi peserta dengan hasil pemeriksaan yang memerlukan perhatian, mahasiswa juga menyarankan untuk melakukan pemeriksaan lanjutan di fasilitas pelayanan kesehatan.

Kegiatan ini sekaligus menjadi kesempatan bagi mahasiswa D3 Keperawatan UBK untuk mengaplikasikan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh selama perkuliahan secara langsung di tengah masyarakat. Mahasiswa tidak hanya berperan dalam pelaksanaan pemeriksaan, tetapi juga memberikan edukasi sebagai bagian dari upaya promotif dan preventif di bidang kesehatan.

Melalui kegiatan screening kesehatan gratis ini, KKN Kelompok 22 berharap masyarakat Desa Malasari semakin menyadari pentingnya memantau kondisi kesehatan sejak dini. Semangat “lebih baik mengetahui lebih awal daripada terlambat menyadari” diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk lebih peduli terhadap kesehatan diri dan keluarga.

Kegiatan tersebut menjadi salah satu wujud komitmen mahasiswa Universitas Bhakti Kencana dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya melalui pengabdian kepada masyarakat. Melalui keterlibatan langsung di Desa Malasari, mahasiswa KKN berupaya menghadirkan kontribusi nyata sekaligus mendukung peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan.

Punya keberatan terhadap pemberitaan ini? Ajukan Hak Jawab

Komentar

Email tidak akan dipublikasikan. Komentar dimoderasi sebelum tampil.

Memuat komentar...

Artikel Terkait

Lihat semua
KBGO Makin Marak Terjadi di Perguruan Tinggi, Pentingnya Pemahaman Gender di Kampus
Ruang Kampus

KBGO Makin Marak Terjadi di Perguruan Tinggi, Pentingnya Pemahaman Gender di Kampus

Kasus Kekerasan Berbasis Gender Online (KBGO) mulai mencuat di beberapa Perguruan Tinggi. Hal ini menunjukkan urgensi pendidikan gender di lingkungan kampus.

Khalda Syifa Ramadhani· 3 hari lalu
Parkir Kampus Semrawut: Salah Mahasiswa atau Manajemen?
Ruang Kampus

Parkir Kampus Semrawut: Salah Mahasiswa atau Manajemen?

Puluhan sepeda motor memenuhi area parkir kampus Universitas Pamulang. Keterbatasan lahan membuat sebagian mahasiswa memarkir kendaraan di trotoar dan

Wardah Hafizhah· 4 hari lalu
HIMA PBIN Universitas Cipasung Resmi Dikukuhkan Warek III di Tengah Semangat Mahasiswa Baru
Ruang Kampus

HIMA PBIN Universitas Cipasung Resmi Dikukuhkan Warek III di Tengah Semangat Mahasiswa Baru

HIMA Pendidikan Bahasa Indonesia (PBIN) Universitas Cipasung resmi dikukuhkan oleh Warek III pada orientasi mahasiswa baru (Momaru), Rabu (23/9/2026).

Maya Sintasari· 1 minggu lalu
KKN-T Unesa Olah Minyak Jelantah Menjadi Lilin Aromaterapi Bernilai Ekonomi di Desa Patokpicis
Ruang Kampus

KKN-T Unesa Olah Minyak Jelantah Menjadi Lilin Aromaterapi Bernilai Ekonomi di Desa Patokpicis

Program pelatihan pembuatan lilin aromaterapi berbahan dasar minyak jelantah merupakan keterampilan mengolah limbah menjadi produk bernilai jual

Naura Nancy Adellia · 2 minggu lalu
Langkah Mantap Menuju PIMNAS: Tim PKM-PM SERASI Paparkan Hasil Intervensi di PKP2
Ruang Kampus

Langkah Mantap Menuju PIMNAS: Tim PKM-PM SERASI Paparkan Hasil Intervensi di PKP2

Mahasiswa PKM STIKes Widya Dharma Husada terapkan terapi Tree of Life bagi WBS PSBL Harapan Sentosa 2 guna pulihkan konsep diri dan interaksi sosial.

Ferdian Trikusuma· 2 minggu lalu
Kembangkan Aplikasi BMI Berbasis IoT, Mahasiswa KKN UNY Dukung SDG 3 di Posyandu Dusun Terwilen 
Ruang Kampus

Kembangkan Aplikasi BMI Berbasis IoT, Mahasiswa KKN UNY Dukung SDG 3 di Posyandu Dusun Terwilen 

Mahasiswa KKN UNY kembangkan aplikasi BMI berbasis IoT untuk Posyandu Dusun Terwilen, Sleman guna permudah kader catat hasil ukur kesehatan lansia.

Ferdian Trikusuma· 2 minggu lalu