Runtut.com

MMD UB 67: Dorong Promosi Digital UMKM Kelurahan Srengat melalui Pemanfaatan E-Katalog

Dorong digitalisasi, mahasiswa MMD Universitas Brawijaya dampingi pelaku UMKM Kelurahan Srengat, Blitar buat E-Katalog sebagai media promosi digital.

3 menit baca
6
MMD UB 67: Dorong Promosi Digital UMKM Kelurahan Srengat melalui Pemanfaatan E-Katalog
Dokumentasi bersama — MMD Universitas Brawijaya Kelompok 67

Blitar – Mahasiswa Membangun Desa (MMD) Universitas Brawijaya (UB) Kelompok 67 melaksanakan program kerja “Pemanfaatan E-Katalog sebagai Media Promosi Digital” bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kelurahan Srengat, Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar. Program individu ini merupakan bagian dari program kerja kelompok SRAWUNG (Srengat Wujudkan UMKM Unggul) yang diawali dengan sosialisasi pada 10 Juli 2026 dan dilanjutkan dengan pendampingan penyusunan E-Katalog secara door to door pada 14–17 Juli 2026.

Program tersebut diawali dengan survei dan koordinasi bersama perangkat Kelurahan Srengat. Dari hasil survei, mahasiswa menemukan bahwa sebagian besar pelaku UMKM telah memiliki produk yang siap dipasarkan, tetapi pemanfaatan media digital untuk promosi masih belum optimal. Sebagian pelaku usaha juga belum memiliki E-Katalog yang menyajikan informasi produk secara lengkap dan menarik. Padahal, E-Katalog dapat menjadi salah satu media untuk memudahkan pelaku usaha memperkenalkan produk kepada calon konsumen.

Melihat kondisi tersebut, mahasiswa MMD UB Kelompok 67 menghadirkan kegiatan sosialisasi dan pendampingan penyusunan E-Katalog. Program ini turut didukung oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Dr. Arif Yustian Maulana Noor, S.TP., M.Agr., yang mendorong pelaksanaan program kerja berbasis digitalisasi. Melalui kegiatan ini, mahasiswa berupaya meningkatkan pemahaman pelaku UMKM mengenai pemanfaatan E-Katalog sebagai media promosi sekaligus membantu mereka menghasilkan katalog yang sesuai dengan kebutuhan usaha.

Sosialisasi dilaksanakan di Kelurahan Srengat dan diikuti oleh ibu-ibu PKK, kader posyandu, serta bidan desa yang juga merupakan pelaku UMKM. Kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan sambutan dari lurah, kemudian dilanjutkan dengan pre-test untuk mengetahui pemahaman awal peserta mengenai pemanfaatan E-Katalog dalam promosi digital.

Materi kemudian disampaikan oleh Marcella Chandrianto, mahasiswa MMD UB Kelompok 67. Materi mencakup pentingnya promosi digital bagi UMKM, pengenalan E-Katalog dan manfaatnya, berbagai bentuk E-Katalog, hingga langkah-langkah penyusunannya. Pada akhir kegiatan, peserta kembali mengerjakan post-test untuk melihat pemahaman setelah mengikuti sosialisasi.

Setelah sosialisasi, mahasiswa melanjutkan kegiatan melalui pendampingan secara door to door kepada UMKM yang telah terdata. Mahasiswa mendatangi lokasi usaha dan membantu pelaku UMKM menyusun E-Katalog sesuai dengan kebutuhan masing-masing. Pendampingan mencakup pendataan informasi produk, penataan foto dan deskripsi produk, hingga penyusunan katalog yang siap digunakan sebagai media promosi. Kegiatan tersebut berlangsung selama empat hari, yaitu pada 14–17 Juli 2026.

Hasil pendampingan menunjukkan bahwa kebutuhan media promosi setiap UMKM berbeda. Sebanyak 20 UMKM dibuatkan E-Katalog yang diintegrasikan ke dalam platform UBrand, yaitu platform penelitian DPL yang mendukung digitalisasi UMKM. Sementara itu, tiga UMKM memilih menggunakan E-Katalog dalam format PDF yang dapat dibagikan kepada calon konsumen melalui WhatsApp. Beberapa UMKM lainnya memilih menggunakan E-Katalog melalui WhatsApp Business. Penyesuaian tersebut dilakukan agar media promosi dapat digunakan sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan masing-masing pelaku usaha.

Pendampingan tersebut membantu pelaku UMKM memiliki media promosi yang lebih rapi, lengkap, dan mudah dibagikan kepada calon pelanggan. Salah satu pelaku UMKM, Dina, pemilik usaha Oven Bu Dina, menyampaikan manfaat yang dirasakannya setelah mengikuti pendampingan.

“Terus terang saya tidak terlalu paham teknologi, tapi karena dibantu dan didampingi adik-adik mahasiswa, saya menjadi paham dan punya E-Katalog. Konsumen juga jadi tidak sulit dalam melihat menu usaha saya, tinggal kirim satu link sudah ada semua informasi,” ujar Dina.

Melalui program “Pemanfaatan E-Katalog sebagai Media Promosi Digital”, mahasiswa MMD UB Kelompok 67 berharap E-Katalog yang telah disusun dapat terus dimanfaatkan oleh pelaku UMKM di Kelurahan Srengat. Pemanfaatan media digital tersebut diharapkan dapat membantu memperluas jangkauan promosi, meningkatkan daya saing usaha, serta mendukung perkembangan sektor ekonomi kreatif dan perekonomian masyarakat di Kelurahan Srengat.

Punya keberatan terhadap pemberitaan ini? Ajukan Hak Jawab

Komentar

Email tidak akan dipublikasikan. Komentar dimoderasi sebelum tampil.

Memuat komentar...

Artikel Terkait

Lihat semua
KBGO Makin Marak Terjadi di Perguruan Tinggi, Pentingnya Pemahaman Gender di Kampus
Ruang Kampus

KBGO Makin Marak Terjadi di Perguruan Tinggi, Pentingnya Pemahaman Gender di Kampus

Kasus Kekerasan Berbasis Gender Online (KBGO) mulai mencuat di beberapa Perguruan Tinggi. Hal ini menunjukkan urgensi pendidikan gender di lingkungan kampus.

Khalda Syifa Ramadhani· 1 hari lalu
Parkir Kampus Semrawut: Salah Mahasiswa atau Manajemen?
Ruang Kampus

Parkir Kampus Semrawut: Salah Mahasiswa atau Manajemen?

Puluhan sepeda motor memenuhi area parkir kampus Universitas Pamulang. Keterbatasan lahan membuat sebagian mahasiswa memarkir kendaraan di trotoar dan

Wardah Hafizhah· 3 hari lalu
HIMA PBIN Universitas Cipasung Resmi Dikukuhkan Warek III di Tengah Semangat Mahasiswa Baru
Ruang Kampus

HIMA PBIN Universitas Cipasung Resmi Dikukuhkan Warek III di Tengah Semangat Mahasiswa Baru

HIMA Pendidikan Bahasa Indonesia (PBIN) Universitas Cipasung resmi dikukuhkan oleh Warek III pada orientasi mahasiswa baru (Momaru), Rabu (23/9/2026).

Maya Sintasari· 1 minggu lalu
KKN-T Unesa Olah Minyak Jelantah Menjadi Lilin Aromaterapi Bernilai Ekonomi di Desa Patokpicis
Ruang Kampus

KKN-T Unesa Olah Minyak Jelantah Menjadi Lilin Aromaterapi Bernilai Ekonomi di Desa Patokpicis

Program pelatihan pembuatan lilin aromaterapi berbahan dasar minyak jelantah merupakan keterampilan mengolah limbah menjadi produk bernilai jual

Naura Nancy Adellia · 1 minggu lalu
Langkah Mantap Menuju PIMNAS: Tim PKM-PM SERASI Paparkan Hasil Intervensi di PKP2
Ruang Kampus

Langkah Mantap Menuju PIMNAS: Tim PKM-PM SERASI Paparkan Hasil Intervensi di PKP2

Mahasiswa PKM STIKes Widya Dharma Husada terapkan terapi Tree of Life bagi WBS PSBL Harapan Sentosa 2 guna pulihkan konsep diri dan interaksi sosial.

Ferdian Trikusuma· 1 minggu lalu
Kembangkan Aplikasi BMI Berbasis IoT, Mahasiswa KKN UNY Dukung SDG 3 di Posyandu Dusun Terwilen 
Ruang Kampus

Kembangkan Aplikasi BMI Berbasis IoT, Mahasiswa KKN UNY Dukung SDG 3 di Posyandu Dusun Terwilen 

Mahasiswa KKN UNY kembangkan aplikasi BMI berbasis IoT untuk Posyandu Dusun Terwilen, Sleman guna permudah kader catat hasil ukur kesehatan lansia.

Ferdian Trikusuma· 1 minggu lalu