Dokumentasi bersama — Tim KKNT Inovasi IPB Desa Wado
Sumedang – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) Inovasi IPB Desa Wado menggelar program pengabdian masyarakat bertajuk “Si Cantik: Solusi Cerdas dalam Mengolah Ikan” untuk meningkatkan pengetahuan dan kreativitas masyarakat dalam mengolah ikan menjadi produk pangan yang lebih beragam. Kegiatan puncak program dilaksanakan pada Senin (3/8/2026) di rumah salah satu ibu kader di Dusun Kampung Baru, Desa Wado, Kecamatan Wado, Kabupaten Sumedang.
Program tersebut berangkat dari hasil survei dan identifikasi mahasiswa KKNT Inovasi IPB Desa Wado yang menemukan bahwa pemanfaatan ikan oleh masyarakat setempat masih didominasi metode pengolahan sederhana, seperti digoreng dan dibakar. Padahal, ikan nila merupakan salah satu potensi sumber daya perikanan yang tersedia di Desa Wado.
Melihat kondisi tersebut, mahasiswa KKNT menghadirkan inovasi pengolahan ikan yang lebih variatif melalui pembuatan bakso ikan nila. Program ini juga diarahkan untuk mendukung pemanfaatan pangan lokal sebagai salah satu sumber protein dalam menu masyarakat, khususnya bagi kelompok yang membutuhkan perhatian terhadap asupan gizi seperti balita dan ibu hamil.
Rangkaian kegiatan diawali dengan sosialisasi mengenai pemanfaatan ikan dan alternatif pengolahannya. Mahasiswa kemudian melakukan demonstrasi pembuatan bakso ikan nila sebelum mengajak ibu-ibu kader untuk mempraktikkannya secara langsung.
Dalam prosesnya, ikan nila diolah bersama sejumlah bahan pendukung, antara lain tepung tapioka, es batu, garam, bawang putih halus, bawang merah goreng, lada bubuk, gula, dan penyedap jamur. Ibu-ibu kader terlibat dalam berbagai tahapan, mulai dari persiapan bahan hingga proses pembentukan dan pemasakan bakso.
Setelah matang, bakso ikan nila kemudian dikemas dalam kantong plastik kecil yang berisi empat butir untuk dibagikan kepada balita dan ibu hamil yang hadir dalam kegiatan Posyandu. Pembagian tersebut menjadi bagian dari upaya mengenalkan alternatif olahan ikan yang dapat dikembangkan dengan memanfaatkan bahan pangan yang tersedia di lingkungan sekitar.
Ibu-ibu kader Dusun Kampung Baru menunjukkan antusiasme selama kegiatan berlangsung. Mereka tidak hanya mengikuti demonstrasi, tetapi juga terlibat langsung dalam proses pembuatan dan pengemasan produk. Kegiatan tersebut menjadi kesempatan bagi peserta untuk memperoleh pengalaman baru dalam mengolah ikan nila menjadi produk pangan yang lebih beragam.
— Tim KKNT Inovasi IPB Desa Wado
Melalui program “Si Cantik: Solusi Cerdas dalam Mengolah Ikan”, mahasiswa KKNT Inovasi IPB Desa Wado berharap masyarakat dapat semakin mengenali potensi ikan nila sebagai bahan pangan lokal yang dapat diolah menjadi berbagai produk. Pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh juga diharapkan dapat terus dikembangkan secara mandiri oleh masyarakat.
Program ini menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa KKNT Inovasi IPB dalam mendukung pemanfaatan potensi pangan lokal dan peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai pengolahan ikan. Dengan kreativitas dalam mengolah sumber daya yang tersedia, potensi perikanan Desa Wado diharapkan dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat secara berkelanjutan.