Mahasiswa MMD Universitas Brawijaya Implementasikan ASIH untuk Digitalisasi Pelayanan Posyandu Desa Pandansari
Malang — Dua mahasiswa Mahasiswa Membangun Desa (MMD) Universitas Brawijaya (UB) 2026 Kelompok 34, Muhammad Fadly Nur Hidayat dari Fakultas Ilmu Komputer dan Natalia Flourentin Mershelia Bupu dari Fakultas Vokasi, melaksanakan implementasi ASIH (Aplikasi Skrining Integrasi Sehat) di Balai Desa Pandansari, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang, pada Kamis (23/7/2026) pukul 15.00 WIB.
Kegiatan yang berada di bawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Dr. Ns. Mukhamad Fathoni, S.Kep., MNS. ini didukung pendanaan dari Direktorat Riset dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRPM) UB. Implementasi ASIH diikuti oleh Bidan Desa bersama ibu-ibu kader Posyandu Desa Pandansari sebagai bagian dari program kerja yang berfokus pada digitalisasi pelayanan kesehatan masyarakat.
ASIH dikembangkan sebagai aplikasi berbasis Progressive Web App (PWA) yang dirancang untuk membantu proses pencatatan, skrining, dan pengelolaan data kesehatan ibu dan anak secara terintegrasi. Kehadiran aplikasi ini diharapkan dapat mendukung pelayanan Posyandu agar berlangsung lebih efektif dan efisien.
Pengembangan ASIH dilatarbelakangi oleh penggunaan sistem pencatatan manual dalam pelayanan Posyandu yang membutuhkan waktu relatif lama dan berpotensi menimbulkan kesalahan dalam proses rekapitulasi data. Selain itu, keterbatasan akses internet di sejumlah wilayah menjadi salah satu tantangan dalam penerapan sistem pencatatan kesehatan berbasis digital.
Menjawab kondisi tersebut, ASIH mengusung konsep Offline-First, sehingga aplikasi tetap dapat digunakan ketika perangkat tidak terhubung dengan internet. Data kemudian dapat disinkronisasi secara otomatis ketika koneksi jaringan kembali tersedia. Konsep ini dirancang agar penggunaan aplikasi dapat menyesuaikan dengan kondisi akses internet di tingkat desa.








