SURABAYA - Bagi banyak pelajar dan mahasiswa, mengikuti kompetisi bisa menjadi salah satu cara untuk mengembangkan diri sekaligus membangun prestasi. Namun, keinginan tersebut sering kali terhenti pada pertanyaan sederhana: harus mulai dari mana? Tidak semua peserta memiliki pengalaman, memahami strategi kompetisi, atau memiliki akses kepada mentor yang dapat membimbing mereka.
Berangkat dari keresahan tersebut, lima mahasiswa Universitas Airlangga (UNAIR) mengembangkan Mark-Up, sebuah platform mentoring yang hadir untuk membantu peserta mempersiapkan diri menghadapi kompetisi secara lebih terarah. Tim tersebut terdiri dari Irvan Betrando Banjarnahor, Nadia Annadhiifah, Nayla Rahma Mawardi, Nicco Cahya Permana, dan Putri Zahra.
Mark-Up menyediakan layanan on-demand mentoring yang memungkinkan peserta mendapatkan pendampingan sesuai kebutuhan. Peserta dapat berkonsultasi mengenai strategi kompetisi, membahas studi kasus, menyusun solusi, hingga mempersiapkan presentasi bersama mentor yang memiliki pengalaman di bidangnya.
“Kami melihat banyak mahasiswa sebenarnya ingin mengikuti kompetisi, tetapi masih bingung harus belajar dari siapa dan bagaimana mempersiapkannya. Karena itu, kami ingin menghadirkan akses mentoring yang lebih mudah dan sesuai dengan kebutuhan mereka,” ujar tim Mark-Up.







